Mau kemesjid naik motor? biasakan tetap menggunakan celana panjang dan helm

Halo brother bikers… Sebagian dari anda pasti pernah melihat atau mengalami sendiri ketika mau kemasjid menggunakan sepeda motor, busana yang digunakan hanya Baju koko, Sarung (gak tau pake CD apa nggak :mrgeen: ), Picis dan sandal 😀 dengan asumsi perjalanan yang relatif dekat, maka faktor keselamatan dan kelengkapan berkendarapun diabaikan. “Ingat !!kecelakaan biasanya terjadi pada saat riding menempuh perjalanan jarak dekat” kalau anda masih sayang nyawa dan keluarga, lebih baik tetap menggunakan celana panjang dan helm. Berikut beberapa alasan yang mendukungnya 😀 :

1. Dengan berkendara motor menggunakan Helm dan celana panjam (minimum safety gear), akan mengurangi resiko bila terjadi kecelakaan.

2. Dengan berkendara motor menggunakan celana panjang, otomatis dompet beserta surat-surat kendaraan anda seperti SIM dan STNK tetap terbawa 😀 .. jadi kalau seandainya pas pulang jum’ata ada razia pulisi, andapun tidak perlu repot2 kena tilang 😀

3. Bila berkendara motor menggunakan celana panjang dan helm, seandainya anda telat jumatan.. contoh : sepuluh meter lagi hampir sampai kemesjid..eh..ternyata jum’atannya sudah selesai dan orang-orang sudah berjalan keluar dari masjid..anda bisa dengan mudah “mlengos” tanpa malu..pura-pura dalam perahu :mrgreen: coba kalau tetep pake sarung dan picis terus gak jadi kemesjid dan dilihatin tetangga…wuaaa..ketahuan musuh 😆

Semoga berguna 😀

13 Komentar

  1. setuju, kira2 mesjid yang dituju ceweknya sedikit dan ga bening bisa langsung gaspol menuju masjid lainnya,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.