Pengalaman touring dan tidur diemperan toko diBrebes

Yudibatang.com – Halo brother biker πŸ˜€ … sekedar cerita touring yang membuat saya sendiri tersenyum-senyum kalau mengingatnya kembali, sebenarnya cerita touring ini sambungan dari artikel Pengalaman riding hampir dibegal diJalan kaci-Gebang Cirebon πŸ˜€ Setelah selamat dari pembegal, saya dan rekan-rekan YVC Batang melanjutkan perjalanan. kami riding pelan-pelan, kecepatan sekitar 50-60 km/jam karena disamping waktu malam, kami semua kecapaian setelah tiga hari mengikuti acara Jambore nasional YVC Indonesia diJakarta πŸ˜€

naik motor3

Memasuki kota brebes, Bro Sigit ketua YVC Batang selaku road capatain mulai menunjukan perilaku aneh dalam berkendara. Sebentar-sebentar kencang, sebentar-sebantar pelan, kadang-kadang ngloyor mau keluar badan jalan, kadang-kadang hampir ketengah jalan. Saya yang kondisinya lumayan masih normal segera maju kedepan dan meminta rombongan berhenti sejenak. Ternyata kondisi BroSigit ngantuk berat euiy… Setelah diskusi, lebih baik rombongan istirahat dulu dikota brebes. Waktu menunjukan jam 03.30 pagi.

Masjid_Agung_Brebes

Samapi dikota brebes, 1 motor memisahkan diri mau mampir kerumah sodaranya, Akhirnya diputuskan kami berempat (tiga motor) mampir keMesjid agung Brebes yang letaknya persis didepan Alun-alun brebes. di Masjid agung brebes ini terdapat anak tangga sebelum masuk keteras masjid dan disamping anak tangga ada semacam pipa besi untuk pegangan. karena kondisi lelah dan mengantuk berat, tanpa dikomando kami masing-masing mencari tempat sendiri-sendiri dimasjid tersebut. Seingat saya broSigit tidur ditangga kedua dari bawah, dua rekan yang lain (broFaundra dan Brohusen )tidur dianak tangga ketiga dan keempat. sementara saya tidur diteras masjid disamping saka. basa jawanya nih tidur langsung “Bek sek” πŸ˜€
Lagi enak-enak tidur tiba-tiba terdengar suara “theng..theng..theng..theng..tangi!!..tangi!!..tangi!! (bangun!!..bangun!!..bangun!!..). Saya segera bangun ternyata sang penjaga masjid yang menyuruh kami bangun sambil memukul-mukul besi pipa disamping anak tangga sambil menggerutu… “woh..ora sembayang mukur andon turu thok” ( Woh..nggak solat cuman numpang tidur doang) :mrgreen: Saya lihat dua rekan saya mulai bangun, namun broSigit masih terlelap tidur sambil mulutnya terbuka dan mendengkur :mrgreen: .

YVC Batang

segera saya bangunkan broSigit dan mengajak segera pindah dari masjid karena azan subuh sudah mulai dikumandangkan dan tentunya akan banyak orang berdatangan yang akan menunaikan sholat subuh. kami berempat segera menuju parkiran motor, saya segera memakai sepatu, jaket dan safety gear lainnya. Setelah saya siap, saya lihat dua rekan saya juga sudah siap, tapi..ternyata bro sigit malah tidur lagi sambil jongkok disamping motor..Jiah!!..malah tidur lagi.. :mrgreen: saya segera membangunkannya kembali.. “pakguru!!..pak guru!!.. tangi!..tangi!!.. ayo ndang pindah golek tempat liane nggo turu” (Pakguru!!..pakguru!!..bangun!!..bangun!.. ayo segera pindah dari sini cari tempat lain buat tidur” ) Oh..iya..saya biasa memanggil bro sigit dengan sebutan pakguru, karena beliau bekerja sebagai tenaga pengajar disebuah SMP diBatang πŸ˜€ Brosigitpun bangun, walau masih males-malesan dia segera menggunakan safety gear dan kamipun pindah ketempat lain.

biker tidur diemperan toko

*Poto ilustrasi dari google

Masuk kejalan raya, kami terus riding walau terlihat motor brosigit masih “sempoyongan” :mrgreen: dan Ketemulah sebuah toko yang memiliki teras lumayan lebar, akhirnya kami berhenti dan melanjutkan tidur (Seumur-umur bari ngerasain melihat emperan toko laksana kasur busa yang empuk :mrgreen: ). Tak terasa jam enam pagi kami terbangun, saya dan Faundra bangun belakangan sementara Brosigit dan broHusein sudah bangun duluan dan sedang menikmati sebatang rokok setelah menyantap semangkuk bubur ayam. (sial saya nggak dibangunin ). jalanan mulai ramai dan pemilik toko sudah membuka pintu tokonya. Terlihat ibu-ibu pemilik toko tersenyum dan mempersilahkan kami untuk memakai teras tokonya. karena hari semakin siang dan orang-orang mulai berlalu lalang, kamipun segera melanjutkan perjalanan.
Demikianlah pengalaman touring dan tidur diemperan toko πŸ˜€

20 Comments

  1. koyo pas balik dari kampung lebaran kemaren.aku gak bisa nyopir jadi adik ipar yg nyopir.
    kalo ngantuk dikandani suruh berhenti dulu ngeyel.akhire nyerah juga. tidur dulu di pom bensin.daerah brebes.


    untung nggak diuncali recehan mas

  2. hahahaha…..
    Semalem saya malah ketiduran diemperan indomaret dipantura, setelah ikut konvoi bareng ratusan MIO jkt, abis sweeperin malah ngantuk terpaksa menepi sendirian…

    Setelah 1jam tidur sendirian di emperan indomaret, dateng rombongan scorpio club jkt ada 8 motor mau kePonorogo, mereka bangunin saya & menanyakan knp tidur disini sendirian. hahaha saya pun malu, akhirnya lanjutin perjalanan sama2…

  3. waktu Malang-Jogja saya juga tidur di Musholah daerah ngawi
    Pulang dari Bali menuju Malang tidur di POM bensin.,

    efek ngantuk n capek

  4. ngunu yo arek2 nek turing,masjid mung gawe nunut turu tok,sholat wae ora…hahahhaaa
    saya juga kalo capek lebih memilih masjid untuk istirahat,tapi juga sholat ketika udah masuk waktunya.

1 Trackback / Pingback

  1. » Solusi tempat menginap untuk biker petoring dengan dana cekak

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.