jump to navigation

Profil salah satu polisi lalu lintas yang baik February 20, 2012

Posted by yudibatang in : Uncategorized , trackback

Halo brother biker πŸ˜€ .. Menanggapi salah satu komentator pengunjung blog yang memberikan masukan selain membahas “Oknum” Polisi lalu lintas, ada baiknya juga membahas Polisi lalu lintas yang baik biar adil πŸ˜€ Polisi baik yang paling saya tahu adalah Jendral Polisi Hoegeng atau Hoegeng Imam Santoso (lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 14 Oktober 1921 – meninggal 14 Juli 2004 pada umur 82 tahun) tempat kelahiran Pak Maestro Polisi ini tidak jauh dari rumah yudibatang, sekitar 8 kilometeranlah πŸ˜€
Konon, Saking bersihnya bapak Maestro Polisi Indonesia ini, hingga ada anekdot yang muncul dimasyarakat β€œPolisi yang tidak bisa disuap hanya ada dua, yang pertama pak Hoegeng dan yang kedua polisi tidur” :mrgreen:

Namun dijaman sekarang ini, disaat kepercayaan masyarakat Indonesia menurun kepada kepolisian republik Indonesia, sebenarnya masih ada polisi-polisi yang baik dan jujur. Namun keberadaan mereka prosentasinya sangat sediiiiikiiiiit sekali. Nah..Kebetulan saya pernah ketemu dengan salah satu polisi lalu lintas yang baik menurut pandangan saya. Begini awal mulanya saya tahu pakpolisi ini : (Cerita dulu ya.. πŸ˜€ )
Dulu sekitar tahun 2009, pada waktu itu pas hari Jumat sekitar jam 11 siang kebetulan saya sedang berada dirumah. Tiba-tiba didepan rumah terdengar suara motor mengerem mendadak…cciiiitt…gusrak…. lalu terdengar langkah kaki seperti terburu-buru.. “gedebag..gedebug..gedebag..gedebug… glothak!!” kemudian terdengar suara laki-laki seperti lagi adu mulut. Reflek saya langsung ambil golok dan segera bergegas menuju teras rumah..karena bayangan saya ada orang lagi “ribut” didepan rumah.. Setelah saya sampai diteras rumah,.. woh.. ternyata ada pak Polisi yang lagi menceramahi tetangga saya yang memiliki usaha konter HP. dengan posisi tetangga saya duduk dibangku panjang dan pakPolisi berdiri didepaannya sambil memberikan wejangan πŸ˜€ Wedeh.. ternyata nggak ada orang berantem, langsung balik kucing naroh golok :mrgreen:
*Poto ilustrasi sumber blogbiker.wordpress.com

Saya kembali keluar rumah dan ternyata pakPolisi sudah pergi, namun saya ingat betul wajah polisi tersebut. Tetangga saya masih duduk “njublek” dibangku panjang dengan wajah pucat. Setelah saya tanya kenapa bisa diceramahi polisi?.. Ternyata tetangga saya kabur naik motor bebek ketika mau ditegur PakPolisi yang tadi karena tetangga saya tidak memakai helm. Namun pakPolisi mengejarnya dan berhasil “menangkap” tetangga saya. Herannya, walau sudah jelas tetangga saya bersalah pakpolisi ini tidak emosi, tidak menyita surat-surat kendaraan dan tidak melakukan tindak kekerasan serta tidak menilangnya. malah pakPolisi memberikan wejangan kepada tetangga saya ini dengan bahasa yang sopan namun suara pak polisi ini terdengar keras πŸ˜€ Setelah kejadian itu tetangga saya mulai tertib dalam berlalu lintas walau belakangan ini mulai lupa sering nggak pake helm.

Waktu terus berjalan… tak disangka-sangka ditahun 2010 saya ketemu lagi dengan pakPolisi ini diacara Deklarasi Yamaha Vixion Club Batang. PakPolisi ini adalah tamu undangan dari Kepolisian Batang untuk memberikan sambutan atas terbentuknya YVC Batang. Karena saya adalah member paling tua, maka saya ikut duduk dikursi paling depan menemani pakPolisi ini. sayapun mulai membuka percakapan…dan beliau menjawab dengn ramah πŸ˜€ ternyata beliau bernama pakSutrisno Kanit Lantas Polresta Batang πŸ˜€ banyak topik yang kami bicarkan, dari masalah tertib lalu lintas, perilaku berkendar, klub motor dll. πŸ˜€ PakSutrisno bercerita putranya dua orang sudah lulus kuliah dan bekerja disalah satu instansi pemerintah.

yudibatang ketika motornya ditempeli stiker Change oleh Bapak Royke ditlantas Ploda metrojaya diultah Kpboy ke2
*Poto bodats.wordpress.com

Satu wejangan yang saya ingat dari beliau adalah “Tua itu datang dengan sendirinya, seiring berjalannya waktu “ maksudnya bukan tua orangnya yah..tapi tua dlam sikapnya.. contohnya begini, dulu waktu kita masih remaja tentu perilaku kita juga masih suka mencoba-coba, Kalau riding masih belum memperhatikan safety riding..seiring bertambahnya usia dan pengalaman, maka sikap kita juga akan berubah. yang bikin saya kaget, pak Sutrisno mengira saya masih berumur 25an :mrgreen: padahal saya sudah berumur kepala tiga xixii.. :mrgreen:
Setelah pakSutrisno memberikan sambutannya, beliaupun pamit pulang. banyak info dari teman dan sodara Pak Sutrisno ini orangnya terkenal baik dan jujur:D . Selanjutnya para tamu acara deklarasi inipun joget dangdutan :mrgreen:

Comments»

1. zaidanFarros - 20th February 2012

Klo saya seumur2 blm prnh ktmu polisi yg baik,,termasuk polisi tidur itu jg bikin bete

2. zaidanFarros - 20th February 2012

Walah ga nyangka dpt pertamax plus

3. antiselip - 20th February 2012

pertamax di blog mas yudi :)

4. antiselip - 20th February 2012

yah diovertake dloan..

5. Maskur - 20th February 2012

Kepala 3, kirain kepala 4..
Yah ABG tua lah…..

http://maskurblog.wordpress.com/2012/02/20/mio-j-kunci-magnetiknya-beda/

6. Aryoningrat - 20th February 2012

Dulu kapolsek doro,akp legito(sekarang kalo ga salah,jd kapolsek sragi) itu juga baik orangnya,jika ada kasus disuruh damai,walau beliau orang berpangkat,tapi suka keliling pasar,ngobrol dgn masyarakat di warung2 ato pedagang kaki lima,tutur bahasanya lembut,sopan,pokoke orange nyedulur n gak arogan kayak polkis yg lain

7. sendal bolong - 20th February 2012

satu lagi kang ,
patung polisi…
xixixi…

8. dowey - 20th February 2012

itu gambar nomer dua… naek motor, ngeliatin cewek jalan, tangan kirinya ngapain tuh…. πŸ˜€

9. bennythegreat - 20th February 2012

bekicot detected

10. tahu - 20th February 2012

semoga artikel ini juga dibaca oleh polisi2 lain dan dicontoh suri tauladannya.

suwun mas yud

11. gogo - 20th February 2012

jarang2 neh ada polkish kek gitu.. gambar ilustrasi kurang action..

12. red komar - 20th February 2012

kl anakny pak sutrisno jd polisi psti akan ketularan jd polisi baik n benar.bi2t spt itu harusny dikelola dng baik.mudah2 dibekasi ada figur polisi spt pak trisno,biar jd tenang berkendara,amin.

13. Dwitri Dudu Oktaria - 20th February 2012

Saya pernah melanggar lampu merah di bilangan Jakarta Pusat. Bukannya ditilang, tetapi di nasihati sekitar 1/2 jam, karena sebelumnya saya langsung mengaku salah. Orang di sebelah saya mengaku2 memiliki kerabat orang TNI, langsung dibuatkan surat tilang. Nasihatnya dalem bgt, Mas. Nama Polisinya saya lupa lagi…

14. sugiedane - 20th February 2012

kalau lalu lintas yg nangani bukan polisi Tapi AD atau AL nangis2 dah pelanggar lalu lintas hukumanya suruh pus-up di trotoar kalau sopir angkot ngetem suruh pus-up di atap angkotnya panas2 dah, disuruh gigit helmnya sambil jalan, itu pengalaman yg saya lihat di sekitaran KKO cilandak
nitip pak Yud : http://sugiedane.wordpress.com/2012/02/20/mbahnya-honda-beat/

15. boerhunt - 20th February 2012

susah emang nyari polisi kyk gitu, bukan hanya karena memang langka, tetapi sering dimusuhi karena lain sendiri dibanding yg lain..

http://boerhunt.wordpress.com/2012/02/20/kenapa-ganti-ukuran-ring-velgban-akurasi-speedometer-berubah-mungkin-ini-jawabannya/

16. finunu - 20th February 2012

bawa golok mau apaa om yud?

17. ms - 20th February 2012

hanya orang yang kuat, bisa tetap baik di lingkungan yang buruk.

18. dimz - 21st February 2012

dl jg prnh ada oprasi dsblh timur terminal PKL aq lupa bawa stnk mlh dsuruh plg suruh ngambil…xixixi…
Polisi yg bijak…

19. whitesmilee - 21st February 2012

polisi?

belum pernah ketemu yang baik, kadang polisi jg berdalih layaknya masyarakat biasa dan manusia biasa yang jauh dari kesempurnaan

namun harapan ane sbg masyarakat biasa, toh polisi layaknya dijadikan cerminan, dan melalui seragamnya bisa ngemong dan membimbing bukan nakut2in, malak, dan berbuat seenaknya dibalik kebesaran nama “bajunya”

jadi di mata masyarakat kadang sudah menjadi stigma buruk sama kata “polisi” ini

kenapa? ya banyak yang tahulah klo ane curhat dikira “black campaign” walaupun ane ada pengalaman menusuk hati, mengiris-iris ampe bikin ane pada level “benci” banget #lebay πŸ˜€

klo tentara? laen cerita, ane pernah ketemu tentara baik, tentara perbatasan yang sedang singgah, yang tiba2 ngajak kupi2 bareng saat hujan deras malah mau nraktir makan sate, tp dia bukan homo atau gay:maho

rupanya dengan polosnya dibalik tubuhnya yang kekar dan besar :maho, beliau minta didoakan buat kelahiran si jabang bayi, kebetulan istrinya sedang hamil tua pada saat itu πŸ˜€

tp kenapa harus minta doa dari saya? (mungkin karena melihat ane kedinginan, kayak kucing nyemplung got, jadi kasian kali ya) πŸ˜€

20. olala - 21st February 2012

memang semakin susah mencari prfi yang baik baik diantara semua profesi…klo polisi lebih susah lagi…

21. az3angle - 21st February 2012

kalo ada polisi yang jujur itu mah CUMA OKNUM saja….
sekarang di tiap2 kpolisisan sudah rahasia umum klo plisi itu hrus nyetor sejumblah dana ke “atas”
nah apabila dana nya kurang otomatis mereka akan di kucilkan ato dipindah di daerah pelosok
jadi yah gitu deh….ngobjek mau tak mau

22. Blitz - 21st February 2012

ane pun belum pernah ketemu yg baik,,

23. Biker Ngonthel - 22nd February 2012

harusnya POLISI yg suka cari uang dg cara yg ga bener itu DIBINA !
(DIBINAsakan)
:) :)

24. ipanase - 1st March 2012
25. prast - 7th June 2012

Duh indahnya seandainya polisi kayak gitu tapi kapan ya?



?php do_action('wp_footer');