About these ads
jump to navigation

Nasib pengguna motor TVS…susahnya mendapatkan spare part December 7, 2012

Posted by yudibatang in : Bikers, Info parts motor, TVS , trackback

Halo brother biker 😀 ..minggu ini ada email masuk dari seseorang yang bernama broPran yang menanyakan dimana dealer atau toko yang menjual spare part untu motor TVS didaerah semarang. Yah…saya jawab belum tahu, soalnya seperti artikel saya disini.. kebanyakan dealer TVs diwilayah jawa tengah sudah pada tutup.
corp-banner-2

Yang mengagetkan, BroPran membalas kembali email saya dan menuliskan bahwa respon saya lebih cepat dibandingkan website resminya 😯 Padahal saya tidak setiap hari on line nongkrongin komputer lho..Terus pada kemana Customer carenya?? Kiranya artikel ini bisa menjadi masukkan untuk TVS, agar memperbaiki layanan 3Snya diIndonesia 😀
email tvs

About these ads
Tags:

Comments»

1. ipanase - 7th December 2012
2. archnine - 7th December 2012

nasib sama seperti blutut :nohope

Zuhry - 7th December 2012

jauh beda deh perasaan, sparepart sedia mulu selama ini dari jogja ampe sekarang di mataram lombok oke2 aja, kalo mungkin lagi indent tinggal calling anak2 pulsar yang jualin part individal (banyak pula yang jual n bersedia ngirim tuh), estimasi ongkir juga totalnya tetep lebih murah dari merk jepun ori….., mungkin komen lo cocok kali ya kalo di papua

steven - 11th December 2012

hehehe, biasa ajah bro. kita sama2 konsumen. klo merasa dirugikan, kita berhak komplain. ngapain kok malah ditutup tutupi :).

3. ipy - 7th December 2012

golek part opo tho….

4. yudha depp - 7th December 2012

artikel di atas merupakan masukan dan kritik yang membangun untuk TVS.
jangan kecewakan konsumenmu TVS kalau engkau ingin berkembang
http://yudhadepp.blogspot.com/2012/12/honda-k18-bakalan-suram-kalau-begini.html?m=0

hadi - 7th December 2012

ya…kecuali engkau (ATPM) mau membeli lagi bekasnya dgn harga wajar…..karena engkau (utk daerah semarang) sudah tutup. (kira2 begitu imho).

pengamat - 7th December 2012

ATPM belum ikutan jd dealer you know lah modalnya besar, dealer resmi kebanyakan fihak ke-2. tp kalo populasi sedikit dealer gak ada coz rugi ini sebab akibat. buat brand baru ky tvs tugas dealernya harus bisa ngejual barang dengan aktif promo seperti : nyebar brosur. bikin iven2 kompare dengan produk sebelah, test drive, jadi sponsor club2 tvs dll. biaya2 promo minta insentif atpm mis harga unit motor khusus dealer. biasanya dealer diberi hak service sparepart & seles atas area tertentu setahu saya ada tiap kota2 besar mis banyuwangi, gersik, jejang, jember, kediri, lumajang dll . kalo dealer yg di semarang tutup berarti ” BELUM BISA BISNIS ” jadi dealer. sangat disayangkan padahal tvs banyak keunggulannya dibandingkan produk jepang harusnya gak terlalu sulit ngejualnya.

5. rusmanjay - 7th December 2012

ga jauh beda sama tetangganya

6. hadi - 7th December 2012

itulah salah satu akibatnya membeli motor non jepang……spt kasus mocin dan kymco terjadi lagi……

7. Imouto - 7th December 2012

padahal dah ada pabriknya kan di sini.

8. Maskur - 7th December 2012

mending cered abang

9. fian - 7th December 2012
10. susilo bambang banaran - 7th December 2012

katanya ada pabriknya di indonesia? kok kacau begini? harusnya tivi’es kerjasama dg pabrikan jepang utk segi pemasarannya sprti yg dilakukan saudara sebangsanya bajaj yg bermitra dg kawasaki.
klo cuma singke fighter ya bgini nie akhirnya… lama2 gak laku.

joko - 7th December 2012

pabrik ada tapi diekspor semua produknya

11. brigade jalan raya - 7th December 2012

Pantes tutup. Hayo siapa berani jadi investornya. xixi 🙂

12. BolaGebok - 7th December 2012

beli motor yang sudah pasti saja, harga beda sedikit tapi pelayanan 3S gak mumpuni dan harga jual kembali terjun bebas #HuftBanget

13. Blue Moon - 7th December 2012

benar banget itu, hal ini bisa menjadi masukan bagi dealer resmi atau outlet selling motor TVS….hal tersebut sebenarnya maslah klasik namun biasanya konsumen dan perusahaan dan dealer resminya ngak siap dan mentanggulangi masalah seperti ini…

14. irza4627 - 7th December 2012
15. fitready - 7th December 2012

inilah resiko beli barang bagus tp murah.

16. Tyang Bandar Batang Blado - 7th December 2012

Yang kurang perhitungan menurut saya ya yang beli.
Makanya, kalau mau beli Motor ya jangan asal merk pinggir jalan, yang sudah pasti-pasti aja deh di setiap lapak ada..contohnya merek “Y” dan “H”, bisa dipastikan banyak substitusinya kalau parts originalnya tidak ada.
Sedangkan merk “S” mungkin lagi fokus jualan Ertiga kali yak?

17. Esha Putra - 7th December 2012

Mencoba bantu yaa. Tadi saya share artikel ini ke Rekan2 dari Komunitas TVS Apache di Bandung dan kemudian diteruskan ke pihak TVS terkait dan mendapatkan balasan. Berikut jawaban dari pihak TVS tersebut:
================
Kami siap membantu dalam hal penyediaan sparepart…segera bergabung dengan group kami
http://www.facebook.com/groups/solusisparepart

Apapun masalah anda dengan senang hati kami akan bantu …

Dan untuk bengkel sekarang kita sdah kerjasama dengan mr montir dan mungkin sekarang masih area jogja ….tapi semarang tahun depan pasti sdah ada..
Info lengkap bisa hubungi kami 081311536342

Maaf kami blm bisa seperti brand brand lain tapi dengan adanya ini kami berharap bisa membantu hanya bagaimana user TVS bisa segera mengetahuinya …dengan berjalannya waktu dan semangat dari semua kami yakin kita akan lebih maju dari sekarang…
mohon dukungannya.
=================

Moga-moga hal itu bisa sedikit membantu kesulitan rekan2 pengguna TVS disana. 🙂

Salam satu aspal…

Ike - 7th December 2012

Hatur nuhun untuk kang Esha ( Pegasus )

yhaza apache red - 9th December 2012

yyyyyoooyoiii slam brotherhood to evoel dkk…

18. wawan - 7th December 2012

tadi saya lewat dealer tvs yang di daerah jati uwung tangerang, ada banner tvs jika dalam 2 hari spare part tidak tersedia kami berikan gratis.

pengamat - 7th December 2012

MoU jadi dealer resmi TVS mengharuskan menyediakan sparepart semua motor tvs kalo tidak konsekuensinya “dalam 2 hari spare part tidak tersedia kami berikan gratis” . sistem yang dibuat tvs udah bagus tinggal pemodal yang jadi dealernya aja yang belum banyak. cimiww

19. antoyou - 7th December 2012

tragis skali nasib TVS

20. gogo - 7th December 2012

penyebab ane gagal meminang pulsar..

21. pengamat - 7th December 2012

Pelan tapi pasti tvs pasti bangkit dan menjadi besar. bukan tidak mungkin menjadi “ATPM terpercaya” di Indonesia. ane bukan sales bro cuma Tormax lovers.

22. uikjoss - 7th December 2012

Di Purwokerto, Dealer TVS udah tutup kayaknya, kemaren lewat siang hari ndak buka, beda sama dealer Pulsar yang makin ramai di Purwokerto….. ada satu pengguna TVS yang kalau malam minggu kopdarnya ikutan club Pulsar…. hehehehe

23. Ike - 7th December 2012

Saya pengguna TVS khususnya Apache..alhamdulillah masalah sparepart selalu tersedia…Malah sekarang ada SOLUSI SPAREPART yg siap membantu 24 jam untuk masalah tersebut….Gak usah khawatir masalah itu karna stok di pabrik selalu ada.Dan saya sudah 2x kunjungan ke pabrik di karawang..Masalah dealer / beres banyak yg tutup itu salah satu PR…Malah dibandung sendiri dealer ada lebih dari 4 (empat).Apa bila pengguna TVS khususnya daerah semarang & Jateng yg memerlukan sparepart bisa bergabung dan Kami siap membantu dalam hal penyediaan sparepart…segera bergabung dengan group kami
http://www.facebook.com/groups/solusisparepart

ngiler - 9th December 2012

tepat sekali! saya juga mau meminang tormax. pertama kuatir masalah 3Snya. tapi karena valuenya kena banget dan saya bukan tipe manusia yang menjadikan motor sebagai aset, dan ada grup SolusiSparepart di FB, jadi ga begitu kuatir lagi deh.
ini masih nabung buat bayar DPnya. :mrgreen:
beli tormax yang harganya lebih murah dari axelo kopling manual, tapi dapat semua fitur dari axelo + Jupi MX + Athlete? Wow banget!

vegadeth - 27th March 2013

gan kenapa musti pusing, wong substitusinya aja byk. bisa pk punya honda, yamaha, dan suzuki. ane beli motor apache salah satunya selain murah jg byk substitusinya. Kecuali kalo tinggal di hutan mungkin ga ada hehehe

24. mulyanto - 8th December 2012

TVS, Bajaj mestinya kerjasama dengan bengkel umum saja. Titip sparepart yg lengkap + pasang logo/merk di bengkel. Tinggal bagi2 untung saja.

25. Piston - 8th December 2012

Merk jepun pun jg mlai ndak semudah dlu gan nyari sparepart e.
mlai inden2/g ready stok gt…mngkin krn kebanyakan type kali y.

26. wangwa - 8th December 2012

wah kasihan pemilik tvs dipaksa muter muter.padahal diiming imingi produk bagus tuh

27. ardiantoyugo - 10th December 2012

motor Jangkrik…

*kabooorrrrr…

28. Rollerman - 10th December 2012

dah,bro Yudi aja jadi customer Carenya TVS,kan lebih cepat.hehehe

29. boerhunt - 10th December 2012

sayang kedigdayaan TVS Tormax di ajang roadrace blum keliatan hasilnya dari sisi marketing, terbukti jarang banget terlihat di jalan..

nitip kang
http://boerhunt.wordpress.com/2012/12/10/emangnya-cuman-ente-yang-punya-telinga/

30. SolusiSparepart - 12th December 2012

mohon maaf mungkin kami telat dalam balas info ini karena kami tidak tahu blog mana yang kesulitan akan Sparepart TVS

kami siap membantu dalam hal pengadaan Sparepart TVS jenis motor yang ada di Indonesia
dan untuk pelayanan pun kami kebetulan pegang PGM ( bengkel Kemitraan TVS ) di Area Jakarta,Bekasi,Bogor,Depok, Karawang

untuk info lebih lengkap bisa hubungi kami
Epul Saepuloh
081311536342

31. Hendra Azhar - 9th January 2013

Mau ikutan share sama agan-agan yang udah pakai TVS, tolong kasih informasi apakah dalam pemakaian TVS ada kendala atau kekurangannya dibanding Pulsar……

32. Thata Boru Sinaga - 24th April 2013

belinya dimana pak, kan dikasih buku service ma buku jaringan setiap pembelian mtor baru, dapat dilihat disitu, gak mungkin susah karena tvs kan udah lama punya pabrik produksi dikarawang

33. andri - 29th May 2013

SolusiSparepart @ dibatam juga uda tutup dealernya mo nyari setelan rantai temeng ama temengnya sekalian jadi kesusahan kira2 kalu saya order berapa ea harganya termasuk ongkir ke batam?terimakasih…. andrikota@gmail.com

34. solusisparepart - 20th June 2013

bro monggo gabung di group kami
http://www.facebook.com/groups/solusisparepart/

35. Hendy - 17th May 2016

Wah…bro Yudi, sepertinya nasib TVS motor company bisa-bisa seperti Bajaj juga kali ya bro ? Sekitar awal Mei 2016 lalu, saya mencoba menyempatkan diri untuk membeli spare part Bajaj di dealer and service TVS motor di daerah Dewi Sartika. Mengapa saya beli kesitu, karena dekat dengan rumah, dan penjaga showroom pernah mengatakan walaupun dealer TVS tapi motor Bajaj masih dapat service ditempat itu.
Saya hanya ingin membeli spare part selang bensin 1 buah, karena darurat selang bensin motor Bajaj saya bocor. Namun jawaban apa yang saya dapatkan ? “Maaf pak kosong”, namun dengan tatapan yang kurang meyakinkan kalau barang tersebut kosong. Hingga saya sudah memohon untuk dapat membeli part tersebut, namun tetap kekeh dengan jawaban yang sama. Akhirnya saya hanya berpikir positif, kalau part nya memang kosong.
Saya jadi berpikir, sebenarnya orang kita kah sebagai pekerja yang jahat ? atau orang India nya kah sebagai pengusaha yang jahat ? Sehingga konsumen ditinggalkan begitu saja…hiks…

36. Hendy - 17th May 2016

Menambahkan komen saya barusan, saya sempat terkagum melihat motor TVS terbaru yaitu TVS Apache RTR 200 4V, karena dibanding jenis yang sebelumnya, tipe terbaru ini benar-benar terasa berbeda. Sehingga saya langsung memberikan apresiasi saya terhadap penjaga dealer bahwa motor ini memang bagus. Namun saya berpikir kembali bila ingin membeli motor ini, kenapa ? Saya sendiri saat ini sedang memiliki motor yang sudah ditinggal jauh kembali oleh produsennya Bajaj. Dan TVS ini motor yang sama asal produsennya dengan produsen motor yang saya miliki sekarang ini, yaitu India. Sehingga saya berpikir berulang-ulang kembali bila ingin membeli motor dengan produsen asal India ini, apakah dukungannya akan berkelanjutan atau hanya kamuflase sesaat, menarik untung dari orang Indonesia, kemudian setelah untung lalu cepat pergi meninggalkan konsumen yang tak berdaya. Inikah citra yang dibuat oleh produsen motor asal India atau pikiran di otak saya saja yang masih pesimis terhadap produsen India motor ? Jawabannya : “Hanya mereka (Indianers) dan Tuhan yang tau”. Sori ya bro numpang curhat jadinya…hehehe. Terima kasih sebelumnya.



%d bloggers like this: