Pengalaman penjual bakso, dihadang hantu harimau diHutan jati Balapulang-Tegal

Halo brother biker πŸ˜€ … Sekarang blog yudibatang sudah aktif kembali dan setiap dua malam Jum’at sekali Insya Allah akan hadir Artikel horor khas yudibatang dan sekarang…Malam Jum’at waktunya artikel serem bin horror…. Artikel horor kali ini menceritakan pengalaman tetangga saya ditanah kelahiran saya yaitu desa Balpulang, kabupaten Tegal. Kejadiannya sekitar tahun 80an.

50194366

*stasiun kereta api Balapulang th80an


Tetangga saya ini bernama Pak Rajuki, beliau berprofesi sebagai pedagang bakso keliling. Beda dengan pedagang bakso jaman sekarang. pak Rajuki berdagang bakso antar desa, dimana ada keramaian (Hajatan, layar tancap, orkess dll), pakRajuki akan datang dan berdagang. Waktu itu PakRajuki berdagang bakso dari desa Balapulang kedesa Banjaranyar. Jarak antar dua desa tersebut sekitar 7 km dan melewati hutan jati yang pada jaman segitu hutannya masih lebat dan menyeramkan.

Jalan Raya Balapulang samping perhutani
*Hutan Jati Balapulang (dekat perhutani) tahun 2012

Jam empat sore Rajuki berangkat berdagang menuju desa Banjaranyar, dalam perjalanan biasa saja.. lha wong siang je. Paling sesekali ada ular lewat dijalan. Singkat kata bakso dagangan Rajuki habis terjual pada jam 11 malam. Rajukipun segera berkemas dan pulang mendorong gerobak baksonya. Rajuki ini orangnya termasuk “berani” dan tidak takut dengan hal-hal yang berbau-bau mistis. sekitar dua kilo perjalanan, jalanan yang dilalui masih ada rumah-rumah penduduk dan sawah-sawah. Walau begitu jalanan masih sepi nyenyet gelap pula, karena tahun segitu belum ada listrik. Gerobak bakso Rajuki ini hanya mengandalkan lampu minyak untuk penerangan, Akhirnya sampai juga Rajuki memasuki kawasan hutan jati tepatnya didesa Kaligimber.

bd7f0767294d154d068c718871b4163f638ec8d9

Kawasan hutan jati ini panjangnya sekitar 5 km, dalam kawasan terdapat 5 jembatan, jalanan aspal nggak semulus sekarang, aspalnya masih kasar dengan adanya batu-batu kerikil. dikanan kiri masih banyak terdapat ilalang dan semak yang tinggi. Konon dihutan ini selain banyak lelembutnya juga banyak binatang buas beneran. masih ada harimau asli, ular sanca segede drum minyak, Ular cobra,baby hutan, Kalajengking dan lain-lain. Tapi semua itu tak membuat takut dan gentar rajuki, karena keinginan dia hanya satu, yaitu pulang bertemu anak dan istri tercinta. tepat jam 12 malam Rajuki mulai memasuki kawasan hutan jati. Suasana sangat sepi sekali tak ada pejalan kaki, sepeda motor ataupun mobil yang lewat. maklum tahun 80an masih jarang sekali orang yang memiliki kendaraan..apalagi diwilayah pedesaan. Hawa dingin mulai terasa dan seperti menusuk tulang. Rajuki terus berjalan sambil mendorong gerobak baksonya.

lelembut

Sampai pada jambatan pertama, perjalaan aman, tidak ada sesuatu yang mengganggu. Namun ketika memasuki jembatan yang kedua, tiba-tiba ada kabut datang. Pandangan Rajuki yang hanya mengandalkan cahaya lampu minyak jadi semakin sedikit jarak pandangnya. Rajuki terus berjalan sambil sesekali kaki kirinya meraba-raba batas aspal dikiri jalan. Lalu terdengar suara-suara hewan-hewan malam… ada suara burung hantu, suara burung kedasih dan lain-lain. hiii… suasana jadi tambah seram!! Sejenak kemudian kabut tebal itu sudah lenyap. Rajuki terus berjalan sambil pandangannya tetap waspada… tengkuk mulai teras merinding…. “greng..”

macan

dikiri jalan terlihat seperti ada satu mahluk besar yang lagi posisi duduk. Tapi mahluk itu diam saja. Rajuki tetap berjalan dan pura-pura tidak melihatnya sambil dehem (pura-para batuk). Rajuki merasa mahluk itu bangun dan berjalan mengikutinya. Sejenak Rajuki memandang kebelakang dan… memang mahluk itu mengikuti tapi bentuknya belum jelas..hanya kelihatan hitam besar!!..hhiiii..!!.. Disini Rajuki agak bimbang mau lari tapi gelap dan bawa gerobak pula dan pasti terkejar sama mahluk itu, mau jalan biasa nanti mahluknya bisa dengan mudah menangkapnya… hadeehh..Β  Akhirnya Rajuki hanya bisa pasrah… tetap berjalan seperti biasa sambil mendorong gerobaknya. Sampailah pada jembatan ketiga atau jembatan pas ditengah kawasan hutan jati tersebut. Bersambung…. capek ngetiknya… πŸ˜€

 

28 Comments

  1. Hahaha, sue pake bersambung segala kang. Pengalaman pribadi kang yudi lg dong, lbih dapet feel horrornya. πŸ˜€ ditunggu lanjutannya nih.

    • Stoknya ada didalam otak masbero, alias artikel horornya itu mendadak ngetik. bukan copasan, jadi kalau cerita tadi dilanjutin (nggak bersambung) ya selesainya jam satuan… udah kelewat bukan malam jumat lagi. makanya dibikin bersambung. Yang Nyi Ronggeng nara sumbernya nggak berani nganterin ke rumah kosong tempat tinggal nyironggeng masbero. Katanya terlalu seram πŸ˜€

  2. emang serem kang klo lwat alas jati balapulang..
    disitu sering dijadikan pembuangan mayat pmbunuhan…prnah tetangga sy cwe.hmpir kena begal malem2 jm11an..untung ada motor lain lwat akhirnya begalnya kbur..

    tp skrang dh enak kang, spanjng alas jati ada lampu jalannya…

    salam dari Hawai..(harjawinangun)

1 Trackback / Pingback

  1. Pengalaman penjual bakso, dicegat hantu harimu diHutan jati, Balapulang Tegal bagian 2 | yudibatang personal blog

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*