Tahukah anda? Ternyata Truk ada yang suka “buang hajat” lho!!

Halo brother biker 😀 … Artikel pengetahuan seputar truk he..he.. :mrgreen: Informasi tentang truk yang suka “buang hajat” sebenarnya sudah saya dapatkan dari tahun 1997, ketika saya masih bekerja sebagai karyawan pabrik rotan didaerah Cikarang sono. Kata “buang hajat” disini hanya kiasannya saja, bukan berarti supir truknya turun terus buang hajat dipinggir jalan. Begini maksudnya… Truk-truk itu banyak macam dan statusnya . Ada yang truk milik pribadi, truk milik pemerintahan, truk sewa dan truk milik perusahaan.

bokong-truk

*poto ilustrasi

Nah..truk yang suka “buang hajat” biasanya truk milik perusahaan. Bijimane buang hajatnya?? Begini penjelasannya… SiA adalah sopir truk perusahaan, siA dapat tugas mengantar muatan dari Jakarta ke Cirebon. SiA dapat jatah uang makan, rokok dan uang saku plus uang untuk beli BBM (Harus ada notanya). Sebelum berangkat biasanya truk mampir dispbu/pom bensin untuk isi BBM. Nah.. biasanya sopir yang mau cari “seseran”, saat perjalanan dia akan berhenti dikios bensin/solar aceran… tebak apa yang dilakukan? Yups..sisopir menjual sebagian BBMnya ketukang penjual bensin eceran! tentu dengan harga yang miring. Itu yang disebut truk buang hajat alias “kentjing” :mrgreen: Anehnya hal beginian juga oknum polantas pada tahu, dan kalau oknum polantas melihat truk yang lagi “kentjing” dipinggir jalan, Oknum tersebut akan mendekat lalu..”bla..bla..bla..” ujung-ujungnya minta bagian 😀

135391

*poto ilustrasi

Makannya menejer keuangan atau bagian keuangan disebuah perusahaan yang tahu dengan “trik truk kentjing”, akan sangat ketat! dalam pengawasan. sebaliknya bagian keuangan yang “plonga-plongo”akan sering dikadalin :mrgreen:

Truk kedua yang suka buang hajat adalah truk pengangkut pasir!! Kalau truk ini yudibatang sering memergokinya. Jadi mekaneismenya begini masbro… Truk membawa satu bak penuh pasir dan ngetem dipangkalan truk pasir. Setelah ada pembeli dan deal masalah harga, truk inipun berangkat menuju rumah pembeli.

21pasir

*poto ilustrasi

Dalam perjalananya kerumah pembeli, truk ini berhenti dipinggir jalan lalu “buang hajat” atau berak !! mengurangi pasirnya sekitar satu bak pick up dan pasir ditinggal begitu saja dipinggir jalan. Setelah selesai mengantar pasir kerumah pembeli, truk ini kembali ketempat “berakaannya” dan mengambil lagi pasir yang sudah dibuang. Bagi orang awam ya nggak pada memperhatikan , namun bagi yudibatang hanya bisa tersenyum sembari menikmati secangkir kopi didepan toko… “ora nang kono ,,ora nang kene..pada bae.. “ translate “nggak disana..nggak disini..sama saja” :mrgreen:

Udah tahu sekarang?? kalau mau beli pasir lebih baik truknya dikawal pake motor sampe rumah 😀

 

12 Comments

  1. kalau kapal modusnya…..lewat jalur perairan yg paling pendek meskipun dgn resiko melewati laut dangkal yg bisa bikin kapal terdampar….biasanya kapal lewat jalur dangkal pada malam hari saat air laut pasang…..dgn rute yg pendek dan jarak tempuh yg lbh pendek dpt menghemat solar, sisa solar dijual ke kapal2 asing ditengah laut……

  2. udah tau mas yud,…
    kemaren saya ngurus gula digituin juga. 2 karung di umpetin supir. orang logistik nya dateng kerumah tanya2.

    hampir berantem ama supir

    😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*