Opini : Mengapa motor sport AHM “hijrah” dari mesin Over bore ke over stroke

Halo brother biker 😀 … Seperti biasa, berusaha untuk menulis artikel yang “tidak ikut-ikutan dan berbeda dari yang lain”. 😀 Sekali lagi, ini hanya Opini pribadi. Gonjang-ganjing dengan kabar perubahan konfigurasi mesin motor sport andalan Honda AHM yang tadinya menganut aliran mesin over bore lalu “berbondong-bondong” hijrah kealiran mesin Over stroke (meski dikasih embel-embel Nearly square), tetep saja kalau diukur strokenya lebih panjang dibanding ukuran borenya.

mesin honda new sonic 150r 1

Mengapa saya sebut berbondong-bondong? yups, ..Hal ini sepetinya sudah direncanakan jauh-jauh tahun :mrgreen:  Gerbong pertama motor sport AHM yang hijrah dari mesin over bore ke mesin over stroke adalah Honda New Mega Pro 150 (Mega pro 160 lama lampu bulet masih berkonfigurasi Over bore). Gerbong kedua adalah Honda Verza 150 (Launching tahun 2011), Gerbong ketiga  adalah All New Honda CB150R (Versi lama masih menganut Over bore). Dan gerbong keempat adalah All New Honda Sonic 150R. Sonic/CS1 generasi sebelumnya yang berkubikasi 125cc juga menganut mesin over bore.

Irfan ombliz

*poto Irfan Lutfi nyemplak Honda Megapro lama

Mengapa Honda AHM rela “melepas” mesin Over bore yang menjadi kebanggaannya dan hijrah kemesin Over stroke? Nah.. berikut ini alasannya menurut yudibatang :

 

 

1. Konsumsi BBM

Yups mesin dengan Konvigurasi Over bore memang terkenal lebih bertenaga terutama diRPM Tinggi dibandingkan mesin Over stroke. Namun kelemahan mesin berkonvigurasi Over bore adalah pemakaian bahan bakar cenderung lebih boros dibandingkan dengan mesin over stroke. Nah.. Jaman sekarang masyarakat cenderung menyukai motor yang kencang tapi irit, yah..kalau pake mesin over bore ya susah untuk menuju hal itu.

13208176941527985281

2. Production cost

Pengalaman dulu kerja dipabrik mebel, setiaap saat harus ada yang namanya efisiensi. Begitu juga dipabrik sepeda motor…kalau tiap motor memiliki jenis mesin yang berbeda-beda otomatis juga membutuhkan tempat produksi yang berbeda, operatornya berbeda, komponennya berbeda-beda pula. Ini membuat biaya produksinya membengkak!! ujung-ujungnya bathine sedikit. Nah..kalau berbagai mesin menggunakan konfigurasi yang sama, otomatis dalam proses produksinyapun lebih efisien, lebih cepat. Dalam memesan part kesupplierpun speknya cukup satu saja.

piston motor ahm lama dan baru

3. Mindset konsumen

Bagi biker entusiast pasti tahu perbedaan mesin Over stroke dan over bore beserta plus minusnya. namun dimata orang awam, motor yang kencang ya kalau diajak ngedrag jarak pendek nyampe duluan. nah.. motor yang cocok dengan minset konsumen ya motor konfigurasi over stroke. Mesin over bore?? kalau start awal-awal ya…nglowor dulu, baru diRPM menengah-atas mulai “muncul” tenaganya. Namun secara umum jalanan diIndonesia kurang mendukung untuk melepas potensi mesin over bore. kecuali motor over bore digunakan untuk kepentingan balapan disirkuit atau digunakan oleh biker yang sering riding via pantura yang jalannya relatif mulus dan sepi. Riding dijakarta?? ya susah nemu jalan kosong, wong trotoar saja dibabat.

ujiemisiroda2_artikel

4.Emisi gas buang

Mesin Over bore jarak pergerakan piston relatih pendek/dekat dan bisa membuat piston berbergerak lebih cepat. karena itu diRMP tinggi tenaga makin menggila. Karna jarak pergerakan piston lebih dekat, waktu pembakarannya juga singkat. Jadi..BBM belum terbakar sempurna tapi sudah ada yang kebuang. Menjadikan over bore sulit untuk bisa lolos uji emisi. Bisa sajasih kalau ditambahi tehnologi yang lain agar pembakarannya sempurna (Misal dua busi atau tiga busi), tapi ya itu… nambah biaya lageee, bathine dadi kurang akeh (untungnya jadi tifis ) 😀 masalah uji emisi juga menyangkut jualan berjangka panjang, jadi nggak bisa sembarangan. itung-itungan tehnis dan itung-itungan dagang harus ketemu disatu titik yang menguntungkan 😀

Bagaimana menurut pendapat anda? 😀

18 Comments

  1. Overbore kuwi jarak maine piston cedak dadi bola-baline iso mundak kanthi cuepet, makane rpm duwur wenak mak nyut, persnelenge kudune akeh, tapi mergo jarak maine cedak (nek dibanding cc) waktu pembakarane singkat, dadi bengsin rung entek kobong wes kebuang, dadi angel lolos uji emisi ( busine 2 po 3 gen cepet kobonge bengsin jane ), timbang miker angel-angel haluwung overstroke bae lah, rpm rendah torsi wis mak nyut, gak sak sering ganti persneleng, persnelenge sitik wis cukup, irit gawe kota-kota..

  2. saya sangat salut sama pemilik warung ini karena menjadi (mungkin) satu-satunya blogger yg berani nyebut mesin honda baru itu adalah overstroke, bukan latah ikut2an pabrikan yang bersangkutan bilangnya “near-square” dengan alasan bla…bla..bla… macam “teknologi terus berkembang, begitu pula dengan istilah baru” , lha kalo begini lak urusannya sama sales/marketing. takut bilang overstroke karna itu identik dg hal2 negatif yg tentunya bisa berdampak pada penjualan.

  3. overstroke emang josss. dan menurut dunia medis penyakit stroke termasuk over di negeri indonesia tercinta. sehingga penyakit jantung terpaksa turun ke posisi 2. ternyatah karakter indonesia memang overstroke :mrgreen:

  4. itu mesin overstroke sehingga mereka menyebutnya mesin “nearly square “. Ah….. sah-sah saja mereka menyebutnya nearly square, toh buatan mereka juga kok, walau di dunia motor baru kali ada istilah mesin nearly square.
    ——————————————
    https://en.wikipedia.org/wiki/Stroke_ratio
    The Mercedes-Benz M117 engine with a displacement of 5547 cubic centimeters is an example of a nearly square engine with a 96.5 mm × 64.8 mm (3.80 in × 2.55 in) bore and stroke.

    The Cadillac 500-V8 manufactured from 1970-1976 is a nearly square engine with a 109.2 mm × 109.3 mm (4.300 in × 4.304 in) bore and stroke.

    Similarly, the BMW S70/2 used in the McLaren F1 is a nearly square engine with a 86.0 mm × 87.0 mm (3.39 in × 3.43 in) bore and stroke.

    The 2009 single cylinder Yamaha Fazer 150 (launched in India), is a nearly square engine with 57.0 mm × 58.7 mm (2.24 in × 2.31 in) bore and stroke.[3]

  5. bdt seperti terlihat gak terima nih klo ada yg bilang overstroke? sampe2 bawa penjelasan dari wikipedia segala. kalo yg punya warung bilang kek gitu ya wajar mungkin aja beliau belum tau, tapi kan jg benar 100% kan klo bilang itu enjin cibi overstroke, hehehe…

  6. utk cb 150 lbh sreg overbore cz derivat dr mesin cbr lawas,khas honda.jujur awal akslerasi emang gak enak,ngeden.tp sensasi rpm atas tu yg gak bs d lawan ma overstroke.pgn gas trus….

  7. Nah..kalau berbagai mesin menggunakan konfigurasi yang sama, otomatis dalam proses produksinyapun lebih efisien, lebih cepat. Dalam memesan part kesupplierpun speknya cukup satu saja.
    —-

    antara Verza – new megapro – all new CB – Sonic , walau piston sama-sama 57,3 mm tapi beda desain loh

    Verza dan new Megapro masih 4 klep, maka coakan di muka piston ya cuma 2 , sisi kiri dan kanan

    sedangkan all new CB dan Sonic menganut 4 klep, coakan di muka piston ada 4

    jadi walau diameter piston sama, tapi beda bentuknya

  8. Iya ane juga penggemar big bore gan, karena nggak suka beset rem beset rem yang bikin pinggang patah 😁, enakan jalan cool makin mulur fokus nyari celah

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*