Nasib sial Valentino Rossi diGP Valencia 2006, akankah kembali terulang ditahun 2015?

Halo brother biker 😀 .. Menjelang pertarungan perebutan gelar juara dunia musim 2015 di Valencia akhir pekan ini antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, saya jadi teringat kejadian nasib sial yang menimpa Valentino Rossi (Camel Yamaha) saat berebut gelar juara dunia 2006 melawan Nicky Hayden (Repsol honda). rossi-kenang-kekalahan-aneh-tahun-2006 Saat itu selisih poin antara Valentino Rossi dengan Nicky Hayden hanya 8 poin. Dan saat babak kualifikasi, Valentino Rossi meraih pole position sedangkan Nicky Hayden memulai balapan dari urutan kelima. Hampir semua penonton disirkuit dan ditelevisi memprediksi Rossi akan meraih gelar juara dunia kembali ditahun 2006. Namun siapa sangka The Doctor terjatuh sendiri di awal balapan. meski sempat kembali membalap tapi Rossi hanya bisa finis diurutan ke-13. Rossi pun kehilangan gelar juara dan direbut oleh Nicky hayden. rossi Nah… diMotogp season 2015 seri terakhir disirkuit Valencia Spanyol, Kondisinya hampir mirip dengan GP Valencia tahun 2006 (malah lebih buruk bila Rossi harus balapan dari belakang). Selisih poin Rossi dan Lorenzo hanya 7 poin. Akankah nasib sial Valentino Rossi ditahun 2006 akan terulang kembali ditahun 2015? Ataukah ada “Un seen Hand” yang ikut campur agar bandar menang besar?   Time will tell lah… 😀    

6 Comments

  1. CAS mau ga mau mengambil keputusan yang sama. soalnya sangat berbahaya bagi ros sendiri. movistar hengkang. repsol hengkang dari motogp malah. belum lagi orang spanyol akan berikan respek buruk kepada motogp di seri terakhir.

  2. Eh lah dalah! Koq dikaitkan dengan macam2 sih? Soal kepentingan sponsor spanyol lah, panitia orang spanyol lah. dlsb.

    Keputusan RD, FIM, dan CAS sudah obyektif lah. Ada pembalap yang sengaja memepet pembalap lain agar keluar dari race track! Dan Rossi pun sudah ngaku. Gak perlu membawa ke masalah2 lain yang kesannya mencari2 kambing hitam.

    Kalau bukan Rossi yg pembalap terbeken sedunia akherat, mungkin pembalap yg lain yg melakukan hal serupa sudah dapat sanksi yg lebih berat. Itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*