Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika meminjam sepeda motor

Halo brother biker 😀 … Kadang kala dalam kondisi tertentu saat membutuhkan alat transportasi, kita harus meminjam sepeda motor kepada orang lain. Misal pinjam kepada sodara, teman ataupun tetangga.

Cagiva mito 125

Berdasarkan pengalaman, ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat kita meminjam sepeda motor. Berikut ini rincianna menurut yudibatang :

1.Pinjam motor lebih baik sekalian pinjam STNK

Yups.. saat kita berkendara sepeda motor akan lebih aman dan tenang bila kita membawa surat kelengkapan sepeda motor. Siapa tahu pas kita lagi riding ketemu dengan razia polisi, kitapun tetap tenang.

stnk

2.Cek tangki bensin.

Ya..Tangki bensin! mengapa harus dicek? pengalaman saya pernah pinjam motor kepada keponakan yang indikator bensinnya sudah nggak aktif. Nggak ngecek tangki, langsung starter dan jalan..rencananya pas melewati SPBU mau lagsung isi bensin. baru jalan satu kilometer, motor mogok!! setelah dicek tangki bensinnya, bah!!..ternyata bensinnya habis! Ya…dorong dah sejauh dua kilometer. Untung ada pemotor yang menolong dengan cara mendorong motor saya dengan kakinya.

tutup tangki bebek 4

3.Periksa sekilas Ban, Rem, Lampu dan spion

Yups.. sering kali saat kita pake motor orang, nggak ngecek sama sakali kondisi empat parts diatas. Periksa ban bertujuan apakah ban masih dalaam kondisi layak tekanan anginnya. Periksa Rem memastikan instrumen pengereman masih bekerja dengan baik. Jangan sampai lagi gas pol tahu-tahu remnya blong…bisa cilaka. Periksa lampu, Lampunya nyala apa tidak? kalau tidak nyala ya siap-siap kalau ada rasia polisi harus “menghindar” :mrgreen: Periksa spion, yups stelan spion masing-masinh pengendara berbeda-beda. Ada pula spion yang digunakan hanya mengarah pada wajah sipengendara.

 

Semoga berguna 😀

12 Comments

  1. “Periksa Rem memastikan instrumen pengereman masih bekerja dengan baik. Jangan sampai lagi gas pol tahu-tahu remnya blong…bisa cilaka”.

    Setuju banget ama yg ini, Mas Yudi.
    Saya pernah diminta tolong Pak Ustadz nganter undangan, berhubung gak bawa motor disuruh pake motor inventaris punya pesantren. Karena nggak periksa rem, ternyata rem depannya nggak fungsi, di jalan saya hampir nabrak bis yg berhenti di depan saya. Ternyata kampas remnya abis, tinggal besinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*