persaingan sadis penjualan sepeda motor antar dealer lain merk

Halo brother biker 😀 … Beberapa minggu ini saya lagi ngikutin perkembangan harga sepeda motor atau skutik entry level didearah Batang jawa tengah. Saya memiliki kenalan dua orang sales narasumber harga. Yang pertama sales honda dan yang kedua sales yamaha. Seperti pada umumnya seorang sales sepeda motor itu kemana-mana selalu membawa brosur daftar dan harga sepeda motor dari dealer sepeda motor tempatnya bekerja.

Promo dealer motor 0 persen

Ternyata… harga yang tercantum dibrosur itu bisa dinego dan real Down paymennya tidak seperti yang tercantum didalam brosur. Misalkan DP sebuah skutik 2 juta rupiah, pihak dealer atau leasing memberikan “subsidi” dengan jumlah nominal tertentu. Dan jatuhnya nominal DP itu bisa dibawah 500 ribu!! Informasi seperti ini hanya disampaikan dari mulut sisales dan tidak tercantum dalam brosur.

Mio M3 dan Beat

So.. Bila brother biker saat ini mau membeli atau kredit skutik entry level, Cari informasi sebanyak-banyaknya dari masing-masing sales dealer sepeda motor berbagai merk. (harga dari satu merk beda dealerpun berbeda! ). Ingat.. cari infonya kepada sales yang biasanya kemana-mana pake jaket bawa tas dan tidak stay didealer… Kalau Sales counter atau SPG tetep memberikan info sesuai brosur. Yah..namanya skutik entry level ..masalah harga dan performa beda-beda tipis.

Setiap sales sepeda motor dan dealer itu memiliki target penjualan bulanan.. so.. Sales akan berusaha keras memenuhi targetnya. Bagi anda yang tidak gila merk, lebih mengutamakan fungsi… Pilihlah skutik dengan harga paling “terjangkau” secara itungan kredit. 😀

7 Comments

  1. Sepeda motor sekarang bukan lagi barang mewah,berbeda di era tahun 90an yang bisa punya sepeda motor hanya orang orang tertentu,satu desa yang punya bisa dihitung jari….

  2. 1. Dalam harga motor Cash (OTR) di brosur, sebenarnya ada “jatah” utk promosi atau nego dg konsumen, dan juga komisi penjualan bagi si sales.
    2. Bahkan dalam kolom angka nominal DP terkecilpun, disitu masih ada komisi utk sales.
    3. Pihak leasing jelas ingin dananya ngalir, makanya mereka berani kasih komisi besar utk pembelian kredit (daripada cash, kan jadi nggak lewat leasing).
    4. Para sales-pun, karena dikejar target, adakalanya jatah promosi/nego konsumen habis terpakai, bahkan sampai ada yg rela komisi pribadinya dikorbankan, yg penting target unit terjual bulan ini tercapai.

    Paling asyik nego dg para sales ini pas jelang akhir bulan, karena mereka mau nutup catatan sales bulan tsb sebaik mungkin, dan mereka sudah punya hitung2an berapa komisi pribadi yg siap dikorbankan utk dapatkan konsumen di akhir bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*