Ciri-ciri jalan raya lelembut yang bersimpangan dengan jalan raya manusia

Halo brother biker ๐Ÿ˜€ … Artikel malam Jumat… Nggak terlalu horor.. ๐Ÿ˜€ Okay, artikel ini lanjutan dari artikel horor dua minggu yang lalu yang berjudul Misteri jalan raya lelembut

foto kuntilanak

Nah..berdasarkan pengamatan dan pengalaman yudibatang bertemu dengan berbagai macam lelembut serta berdasarkan clue dari Alamarhumah ibu mertua, Bangsa lelembut ini memiliki jalan raya kusus. Sama halnya dengan jalan raya manusia. Namun jangan salah, jalan raya lelembut ini sudah ada duluan jauh sebelum ada jalan raya manusia. Berikut ini ciri-ciri jalan raya lelembut yang bersimpangan dengan jalan raya manusia menurut yudibatang:

jalan lelembut

1.Sering terjadi kecelakaan.

Jalan raya didepan rumah yudibatang sering sekali terjadi kecelakaan. Saya mengamati lebar jalan raya lelembut ini kurang lebih sekitar tiga meteran. Mengapa sering terjadi kecelakaan? menurut yudibatang lagi.. setiap benda memiliki frekwensi, kalau dalam radio ya ada frekwensi FM, AM dan lain-lain. Begitu juga manusia dan lelembut, masing-masing memiliki frekwensi sendiri.

lelembut melintas

Nah.. kadang kala pada kondisi tertentu, frekwensi manusia bisa “senada” dengan frekewensi lelembut. Kondisi tertentu misalnya, manusia pikirannya lagi kosong karena memikirkan hal-hal yang berat, misal mikirin utang, memikirkan tekanan dalam urusan pekerjaan, mikirin beban pelajaran, memikirkan cinta yang hilang, dan lain-lain. Bila pikiran kosong, timbul “blank sesaat”. Pada saat itulah frekwensi manusia yang sedang melintas naik kendaraan dijalan raya manusia, “senada” dengan frekwensi lelembut yang juga sedang melintas dijalan raya lelembut. Jadinya ya seperti orang tidur tapi naik motor. kadang kala manusia yang melintas melihat penampakan lelembutnya yang sedang menyeberang jalan. Itulah kenapa dianjurkan membaca do’a saat keluar rumah dan membaca do’a sebelum berkendara.

genderuwo

2.Sering terlihat penampakan

Dititik persimpangan antara jalan raya manusia dan jalan raya lelembut ini sering terlihat penampakan, biasanya muncul disaat waktu maghrib, tengah malam dan menjelang subuh. Nah ..dijalan raya lelembut depan rumah yudibatang ini sudah ada dua orang tetangga yudibatang yang pernah melihat penampakan lelembut yang melintas. yang pertama tetangga yang buka usaha bengkel mobil, namanya mas Antok (Member corolla DX club Pekalongan). Beliau pernah melihat genderuwo yang sedang menyeberang dilokasi jalan raya depan rumah yudibatang. Yang kedua keponakan yudibatang sendiri, yang pernah melihat lelembut berbentuk anak kecil hitam yang sedang berlarian sambil ketawa cekikikan ditengah malam. yang ketiga ya yudibatang sendiri.

yudibatang memegang keris pusaka

3.Jalan raya lelembut bisa dirasakan oleh “orang-orang tertentu”

Nah.. Jalan raya lelembut ini bisa dirasakan oleh orang-orang yang memiliki “daya linuwih” atau kemampuan supranatural. Yudibatang sendiri pernah bisa merasakan, kususnya kalau pas kalau solatnya lagi rajin dan sering puasa sunah. kalau solatnya bolong-bolong ya enggak bisa :mrgreen: Hawa yang dirasakan saat melintasi jalan raya lelembut ini memiliki aura tersendiri, gambarannya gampangnya seperti saat kita berjalan masuk pintu mall atau masuk ruangan yang berAC. terasa dingin!! dan pas keluar dari jalan raya lelembut yang dirasakan ya mirip pas keluar dari ruangan yang berAC, yang tadinya dingin terus jadi biasa.

rambu hati-hati sering terjadi kecelakaan

Baagi brother biker yang baru mengetahui hal ini, nggak perlu takut. jangan lupa membaca do’a sebelum riding. dan biasanya, pihak kepolisian dan Dishub ini memasang “plang” atau rambu-rambu “hati-hati sering terjadi kecelakaan” ketika hampir memasuki lokasi yang sering terjadi kecelakaan. kalau pas lagi riding melihat plang yang begituan, Kita harus lebih waspada dan fully konsentrasi.

Yah..begitulah analisa dan opini yudibatang tentang jalan raya lelembut. ๐Ÿ˜€

 

Warning! yudibatang bukan dukun, bukan pula orang yang ahli supranatural, Hanya orang biasa yang kebetulan sering bertemu mahluk “tiga huruf” ๐Ÿ˜€

20 Comments

  1. tiga huruf? JIN. emang beneran ada ya? kalo yg ttg tempat yg bisa mindahin tiap prg yg lewat situ ke dimensi lain, sama juga kasusnya kaya gini kang? Misal ttg cerita pesawat yg ilang di lautan, tp bangkenya ga pernah ketemu sampe sekarang?

  2. ada yang kurang dari artikel ini
    biasanya ada tulisan jangan lupa klick *****nya
    ngah ngah ngah….

    kalo ciri2 lokasi yang jadi tempat tinggal lembut lembut apakah sama..?
    soale saya merasakan kalo masuk rumah dan naik tangga ke lantai atas kaya masuk ruang ac, sedang di bawah ga…
    tapi kadang kalo ane tidur diatas hawanya supeeeerrr puanas

    knp ya om..?

  3. Kang yudi masi inget gak kejadian bis pahala kencana di ikutin 2 truk teonton semen curah belok ke jalan bagus akhirnya nyasar di tengah hutan di blora..
    Di kabupatenku itu,mgkin bisa jadi artikel juga itu..

  4. wah artikelnya menarik… om yudi batang,boleh lah kutip artikel dari artikel om…๐Ÿ˜€ izin kutip beberapa artikel dari situs ini yah…๐Ÿ˜Š terimakasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*