Moto2 : Pencapaian luar biasa Hafizh Zyahrin..Start ke16 finish ke4!

Halo brother biker 😀 .. Sekali-kali membahas pembalap dari negeri tetangga yang ikutan dibalapan Moto2. Yah..karena tidak ada satupun pembalap wakil dari Indonesia yang terjun dikelas Moto2 pasca Rafid Topan berhenti.Yups.. dialah Hafizh Syahrin. Pembalap ini jam terbangnya sudah lumayan tinggi.

Hafizh-Syahrin-during-the-Moto2-race-in-Qatarr-640x427

nah..saat race perdana Moto2 disirkuit Losail qatar, Hafizh Syahrin denga Tim Petronas Raceline Malaysia yang menggunakan sasis kalex, mencatatkan sejarah bagi pembalap asal Asia (Malaysia) yang melakukan balapan dengan luar biasa!! Yups.. Hafizh Syahrin mengawali balapan dengan start dari urutan ke16, tak disangka-sangka bisa finish diurutan keempat! Bagi masyarakat Malaysia kususnya pencinta balapan, tentu hal ini sangat membanggakan.

hasil balap Moto2 qatar 2016

Jujur saja, pencapian pembalap kita masih tertinggal bila dibandingkan dengaan pencapaian pembalap Malaysia. Padahal diIndonesia banyak sekali talenta-talenta muda yang memilik skil balap yang bagus. seperti contohnya Ahmad Yudhistira, Dimas Eki pratama, Andi gilang, Gerry salim dan lain-lain.

Andi-Gilang-Gerry-Salim-ATC-Qatar

*Andy Gilang dan Gerry salim juara 1-2 diATC Qatar 2016

Terlihat pemerintah Malaysia dengan dukungan dari pihak swasta, sangat konsisten mensupport satu pembalapnya yang memang memiliki skill balapan yang mumpuni. Andai pemerintah Indonesia dan pertamina mau mensupport salah satu pembalap kita, mungkin akan ada salah satu pembalap yang “jadi” dan bisa mengharumkan nama bangsa dikancah balap Internasional.

Hhmm… sepertinya diIndonesia, penggemar balap motor lebih banyak dibandingkan dengan penggemar balap mobil. Lihat saja diblog-blog otomotif, bila ada blogger yang publish artikel tentang motogp…biasanya para fans boy pembalap dan fans boy merek motor pada “eker-ekeran” :mrgreen:

7 Comments

  1. Ya mau mobil atau motor ya sama aja semua harus didukung pemerintah nah cuma klo emang dana ga ada ya motor duluan lah mobil mah kurang greget

  2. Smoga ahrc bisa … andy gilang,Garry salim.
    Unyuk pabrikan lain dperti yamaha yg cuma jualan…harusnya ikut juga bikin penjenjangan kayak honda

    • @wangi, Yamaha Indonesia sudah duluan masbro.. dulu tahun 2005 ada Doni Tata dikelas 250cc sekarang Moto2, terus ganti dikelas disupersport WSBK tapi hasilnya kurang bagus 😀

  3. di malaysia dan thailand banyak sirkuit2 permanen, jadi

    harusnya pemerintah/pertamina juga support untuk roda dua misal di moto3 atau moto2 bagi pembalap indonesia, dan kayaknya beaya gak sampai rausan m , dan paling utama bikin banyak sirkuit taraf internasional biar motogp , wsbk, f1 bisa mampir ke indonesia

  4. justru kalau yg berbakat dan prestasi bagus indoneaia masih juara.tp sayangnya kurangnya dukungan penuh dr pemerintah.dgn alasan ga ada danalah padahal bikin gedung terbengkalai trilyunan dibuang gitu aja bisa.kalau udah di blow up sama media baru pemerintah ikutan rame seolah2 peduli,dan itupun dijadikan bahan politisisasi cari muka dan nama.makanya ga heran banyak.pembalap disini yg cm mentok di kompetisi lokal dgn sponsor yg itu2 aja.kelanjutan setelah menangnya ga ada,harus pake duit pribadi.kalau pembalap yg jago tp cm bs main di jalan gimana mo punya duit buat lanjut,ujung2nya kepaksa turun dijalanan gaspol kucing2an ma polisi,padahal punya bakat.

  5. sebernernya pemerintah kalo mau mah gampang….contek aja India, kalo prinsipal otomotif luar India masu masuk kudu join dengan perusahaan lokal, jadinya ada transfer teknologi..berhubung yang ini sdh telat, bikin regulasi di mana pabrikan otomotif ‘harus’ mau membangun sirkuit…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*