Jorge Lorenzo, kalau menang kurang direspon kalau jatuh disukurin

Halo brother biker 😀 …. Artikel lamunan pagi sambil ngopi. Motogp musim 2016 ini ada yang unik dan aneh. Yups.. tentang Juara dunia 2015, Jorge Lorenzo dari Tim Movistar Yamaha. Bagi penimat Motogp tentu tahu bagaimana sepang terjang Jorge Lorenzo ditiga seri menjelang bubaran musim motogp 2015 (Sepang, Australia dan Valencia). Lorenzo terlibat “konflik” dengan Valentino rossi dan “ada main” dengan Marc Marquez.

Lorenzo jatuh diArgentina

Nah..ternyata hal tersebut susah dilupakan dan seperti menjadikan sebuah “dendam” kususnya bagi Fans Valentino rossi dan penikmat motogp pencinta fair play. Saat seri perdana motogp 2016 diLosail qatar Jorge Lorenzo berhasil menjadi juara namun hal tersebut seperti “hambar” , Respon penikmat motogp seperti “biasa saja” dengan kemenangan tersebut.

Jorge Lorenzo kualifikasi qatar 2016

Namuuun.. saat motogp 2016 seri kedua diArgentina Jorge Lorenzo mengalapi kejadian apes. Mangawali balapan dari front row tapi terjatuh saat diawal-awal lap. nah…entah kenapa saat Lorenzo jatuh, banyak penikmat Motogp yang “keprok bokong” dan nyukurin. Hhmm… Dalam olah raga sportivitas memang harus dijunjung tinggi, sekali seorang pembalap kelihatan “main kotor”, penonton akan terus mengingatnya. Kalau nggak salah hingga sekarang,Jorge Lorenzo belum pernah mengadakan Press konfrence dan meminta maaf secara terbuka kepada Valentino Rossi.

15 Comments

  1. Absolutely true.. Ane sendiri merasakan ketika hohe memenangkan balapan atmosfirnya rada kurang greget gitu, ya pengennya yang menang siapa aja lah asal jangan hohe 😆

  2. sembalap mikirin diri sndri, rekan setim kena msalah malah ikutan nyerang biar jurdun. tim g dhormati. harusnya dia brani hengkang dr ymaha kl emg dia ngrasa g btuh sm ymaha…

  3. mo pindah k ducati aza disuruh nyoba dulu sama bloger sbelah..klo ga enak suruh blik k yamaha…ah pembalp macam apa klo kek gitu…

  4. Ane juga udah muak sama nih pembalap, pindah ajalah sekalian ke Ducati, daripada di Yamaha walau nanti bisa menang namun hampir ngga berdampak apapun bagi pabrikan Yamaha, malah dapat cibiran, lebih baik Yamaha gak dapat juara dunia tapi nama baik pembalapnya dikenang pecinta balapan motogp daripada punya pembalap juara malah dicibir banyak orang dan kurang berdampak pada pabrikan yg dibela.

  5. lorenzo yg sekarang beda dengan lorenzo waktu umur belasan..emg orang tu susah nerima bahwa orang bisa berubah menjadi lebih dewasa terutama para fanboys..fanboy nya rossi apalagi, di kala rossi dengan se enaknya ngerjain lorenzo hingga buat dia kehilangan konsentrasi para fanboy pasti ngomong ah cuman guyonan aja, jgn songong lah cuman gitu aja, etc2 eh giliran rossi dibalas eh pada manyun ngomong aneh2/ngebranding orang se enak jidat..sampah banget kan..yg pasti lorenzo tdak akan bisa seperti rossi dmkian juga rossi tdak akan punya skill lorenzo yaitu membalap bak metronom

  6. 14. fbH – 7th April 2016

    lorenzo yg sekarang beda dengan lorenzo waktu umur belasan..emg orang tu susah nerima bahwa orang bisa berubah menjadi lebih dewasa terutama para fanboys..fanboy nya rossi apalagi, di kala rossi dengan se enaknya ngerjain lorenzo hingga buat dia kehilangan konsentrasi para fanboy pasti ngomong ah cuman guyonan aja, jgn songong lah cuman gitu aja, etc2 eh giliran rossi dibalas eh pada manyun ngomong aneh2/ngebranding orang se enak jidat..sampah banget kan..yg pasti lorenzo tdak akan bisa seperti rossi dmkian juga rossi tdak akan punya skill lorenzo yaitu membalap bak metronom
    —————–

    Setuju dengan komentar anda bro. Bagi fans Rossi, Rossi boleh melakukan sesuatu yang salah ke pembalap lain, tapi pembalap lain tidak boleh melakukan seperti kelakuannya Rossi itu kepada Rossi sendiri.

    Bahasa gampangnya, standar janda eh ganda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*