Etika tak resmi berkunjung kerumah kenalan biker

Halo brother biker 😀 … Manusia adalah mahluk sosial, manusia saling membutuhkan satu sama lain. namun semuanya ada aturan, norma dan etikanya. Itu yang membedakan manusia dengan mahluk lain. Nah.. artikel ini terinspirasi waktu saya ikutan sebuah klub motor. Saat itu saya sedang ada perlu ketemu dengan ketua klub motor, saat saya datang kerumahnya…sudah ada tiga orang yang “numpang” menginap dirumah ketua klub motor tersebut yang kebetulan berprofesi sebagai guru SMP.

Yudibatang dan Bonsai biker

*yudibatang saat berkunjung kerumah Bonsai biker dicirebon

Setelah kenalan dan ngobrol-ngobrol dengan orang yang numpang menginap tersebut, ternyata mereka sudah menginap dua hari dua malam!! Busyet!! ngapain saja?! kalau nggak ada yang urgent, berarti cuman numpang makan, tidur dan ngising doang!! Nah..menurut yudibatang ada Etika tak resmi yang perlu diketahui dan diterapkan dalam kita berkunjung atau mampir kekenalan atau rekan biker.

biker tidur diemperan toko

*poto ilustrasi

Beda ya..bila berkunjung kerumah teman dekat, teman SMA ataupun sodara. Karena kenalan biker biasanya pertemanannya didapatkan dari media sosial, komunitas ataupun klub. Jadi secara personal dan secara histori, pertemanannya didapatkan dari sesuatu yang instant. Berikut ini Etika berkunjung atau mampir kerumah kenalan atau rekan biker :

1.Janjian dulu

Yups.. umumnya kenalan atau rekan biker berasal dari luar kota atau luar daerah. jadi agar lebih enak, kita janjian dulu sebelum berkunjung. Bisa lewat SMS, Telepon, media sosial dan lain-lain. Dengan janjian dulu, orang yang akan dikunjungi bisa mengatur waktu dan mempersiapkan serta memandu atau menjemput rekan yang mau berkeunjung. Jangan “ujug-ujug” nongol didepan pintu!! Ora sopan masbro dan bisa kemungkinan orang yang mau dikunjungis sedang beraktifitas atau sedang tidak berada dirumah 😀

telpon

2.Waktu berkunjung yang wajar

Yups.. namanya kita berkunjung atau bertamu, adatnya harus ingat waktu. Karena bisa saja orang yang kita kunjungi memiliki keperluan yang lain yang lebih penting. Barang satu dua jam cukuplah…untuk ngopi-ngopi, udad-udud dan ngobrol-ngobrol. Bila memang situasinya sedang urgent dan memaksa kita harus menginap, keesokan harinya kita harus tahu diri segera bergegas pulang pagi-pagi. Seperti pengalaman saya dulu nginap dirumah teman biker dijkarta, disini artikelnya Pengalaman kleleran distasiun gambir jakarta dan ditolong bro Benny purnomo.

yudibatang dan OBI

Yups.. karena orang yang kita kunjungi juga butuh privasi serta butuh beraktifitas seperti kerja, sekolah ataupun berdagang. Jangan saampai kita numpang nginap nggak ada tujuan jelas hingga dua hari dua malam, cuman numpang makan dan tidur sementara tuan rumahnya pergi beraktifitas. Nggak tau diri dan nggak ada kerjaan namanya.. he..he..

3.Mengenalkan diri dengan anggota keluarga tuan rumah

Bila orang yang kita kunjungi masih ikut orang tua ataupun sudah berkeluarga, Lebih baik kita juga memperkenalkan diri dan beramah-tamah dengan mereka. Nggak cuman berkunjung ketemu tuan rumah, terus langsung masuk kekamar, numpang makan, numpang ngopi, ngobrol terus molor… wooo..ora sopan!

dunnal

*Bro Dunnal kemeja hitam

4.Beri kenang-kenangan atau “uang pecingan”

Nah..yang nomer empat ini saya dapatkan saat seorang kenalan biker yang berkunjung kerumah yudibatang waktu tahun 2014. namanya Bro Dunnal dari daerah Demak jawa tengah… Beliau mau kejakarta mengunankan skutik suzuki. Sebelum sampai Batang, bro Dunnal kontak saya via sms mengabarkan kalau beliau mau mampir. Setelah sampai dikediaman yudibatang, kita ngobrol-ngobrol minum esteh dan cemilan. Setelah dirasa cukup, Bro dunnal pamitan keyudibatang dan memberikan kenang-kenangan atau oleh-oleh khas Kota Demak. Namanya makanan petis dan bro Dunnal ini orangnya sangat berpengalaman dalam berksilaturohmi… yups..Bro Dunnal memberikan “uang pecingan” buat anak-anak saya. thanks Bro Dunnal… semoga dilancarkan rejeki dan jodohnya he..he.. 😀

Nah..begitulah etika berkunjung kerumah kenalan biker, semoga berguna 😀

11 Comments

  1. kalau saya , janjian, mampir secukupnya, menginap nya cari masjid atau mushola, lebih nyaman dari pada nginep di rumah saudara atau teman.

  2. waktu dolan sabang kontak salah seorang bikers senior disana, cuma minta di carikan hotel saja karena waktu itu lagi musim libur dadi angel golek hotel, 2 Hari 2 malam nginep d hotel. paling mampir dolan sekedar ngobrol2 G nganti nginep, mangan,ngising.. nganti 2 dino numpang urip jenenge..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*