Pengalaman teman “berurusan” dengan polisi gara-gara motor dipinjam untuk jual barang curian bagian 2

Halo brother biker 😀 … sempat tertunda beberapa minggu, kini saya lanjutkan artikel seri kedua tentang Pengalaman teman yang berurusan dengan polisi gara-gara motor dipinjam buat jual barang curian. Bagi brother biker yang belum baca seri satunya silahkan klik disini Pengalaman teman berurusan dengan polisi gara-gara motor dipinjam buat jual barang curian

f1zrstandard

Apesnya..motor itu adalah milik Johan. Padahal Johan tidak pernah mencuri dan menjual barang produksi dari dalam perusahaan tempatnya bekerja. Johanpun diinterogasi habis-habisan oleh kepala personalia dan empat polisi tersebut. Karena Johan merasa tidak melakukan tindak kriminal, Johanpun tidak mengakui kalau dia menjual barang curian. Rupanya kepala personalia dan empat polisi ini terus mencecar Johan agar mengaku. Johan tetap pada pendiriannya, dia bukan pelaku pencurian. Proses interogasi berjalan alot hingga jam sebelas malam…


Motor kesayangan johan yamaha F1zr warna putih tidak bisa dibawa pulang karena motor ditahan oleh pihak yang berwajib sebagai barang bukti. Johanpun dengan kondisi capek, lelah dan lemas berjalan gontai pulang sendiri jalan kaki dan naik angkot.

interogasi

Sesampainya dikontrakan, teman, rekan dan tetangga Johan pada berkumpul dirumah kontrakan Johan. Mereka merasa berempati dan ikut prihatin dengan kejadian apes bin sial yang dialami Johan. Sialnya teman yang pinjam motor yang diduga pelaku kuat pencurian barang sudah resign jauh-jauh hari.

johan 1

Lama berdiskusi hingga jam 2 malam, akhirnya ada solusi… salah seorang rekan Johan menyarankan untuk meminta bantuan kepada seorang pengacara dari sebuah partai politik yang waktu itu masih baru dan terkenal bersih (sorry nama partai tidak saya sebutkan). Keesokan harinya Johan dan rekan datang kekantor parati politik tersebut dan ketemu dengan pengacara yang dimaksud. Setelah menjelaskan duduk perkaranya, sang pengacara yang baik itu langsung meminta johan dan rekannya agar segera mengajaknya menemui personalia ditempat kerja Johan. Namun sebelumnya dengan sopan Johan menanyakan biaya untuk “mengurus” kasusnya kepada sang pengacara. Ternyata sang pengacara tidak mau dibayar sepersepun alias dia benar-benar murni membantu!

Johan Arifin dan Dody Katamsi

*Johan bersama vokalis Rock dody katamsi

Lalu berangkatlah mereka  bertiga dengan menggunakan mobil sang pengacara menuju pabrik tempat Johan bekerja. Sesampainya dipabrik, sipersonalia masih terlihat arogan, mengintimidasi dan sangat meremehkan Johan. Tapiii.. setelah tahu bahwa orang yang datang bersama Johan adalah seorang pengacara dari partai politik yang terkenal bersih, sipersonalia langsung “ngeper”!! nggak pakai ribet, akhirnya sipersonalia mencabut tuntutannya kepada Johan dan diatas kertas bermaterai sipersonalia tanda tangan menyatakan Johan bersih dari segala tuduhan. Motor yamaha F1zr yang ditahan polisipun segera dikembalikan kepada Johan. Saat itu perasaan Johan bercampur aduk..antara sedih, senang dan terharu. Ini seperti ada bantuan dari “invisible hand”.

yudibatang live consert 2

Setelah semuanya clear, Johan bersesrta rekan dan sang pengacarapun pulang. Berkali-kali Johan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada sang pengacara yang baik (Johan tidak menyebutkan nama pengacara tersebut).

Keesokan harinya Johan berangkat kerja seperti biasa. tiba-tiba Johan mendapatkan panggilan untuk menemui personalia. Ternyata sipersonalia walau sudah “kalah” dengan Johan, masih mencari celah agar Johan tidak betah dan keluar dengan sendirinya dari pabrik tersebut. Yups.. Johan dipindahkan kebagian keberihan!! sial!! Dengan kewenangan dan tangan besinya, sipersonalia menugaskan Johan sebagai tukang potong rumput dihalaman pabrik yang luasnya sebesar lapangan bola! Johan menceritakan betapa sedih dan beratnya bekerja yang bukan pada bidangnya. Jam 1 siang sampai jam empat sore Johan ditugaskan memotong rumput dihalaman pabrik!! panas!capek bercampur dongkol dan peluh keringat, johan kerjakan tugas tersebut.

Tak kuat dikerjain sipersonalia yang arogan, setelah tiga hari Johanpun mengundurkan diri.

yudibatang-bass pasar seni ancol 1997

sambil melipat-lipat baju Johan berkata kepada saya “begitulah master..ceritanya.. dan sekarang saya sudah tidak bekerja, lebih baik saya pulang saja kemajenang mengurus balong/kolam ikan milik ayah saya”   Oh..iya lupa saat itu Johan memanggil saya dengan kata master..he..he.. soalnya waktu itu yudibatang kalao main catur menangan :mrgreen: Lalu saya berkata kepada Johan “Lha gimana han? belum menaklukan metropolitan kok mau pulang kampung?! nanti tunggu dulu..besok saya coba melobby personalia dan menejer saya ditempat kerja saya, siapa tahu ada lowongan yang pas buat kamu”

Singkat kata setelah saya melobby personalia dan menejer saya, Johan bisa masuk ketempat kerja saya, kalau nggak salah menjadi administrasi powder coating. Alhamdulillah… Johan tidak jadi pulang kampung dan bekerja diperusahaan tempat sayabekerja. selanjutnya saya dan Johan kerja ditempat yang sama dan kalau malam ngeband. Banyak cerita yang bisa saya share diartikel mendatang.. dari ngeband gonta-ganti personel, main dicafe jadi musisi pengganti hingga ngeband bersama vokalis “hombreng” (Gay)… he..he… Ini Johannya kalau membaca artikel ini bakalan ngekek-ngekek sendiri 😀

8 Comments

  1. Kadang dilema jg ya, gk dipinjam gak enak ma tetangga atau teman.
    Dipinjamin malah kitanya yg was was.

    Di daerah ane pernh kejadian tu baru kenal ma teman baru, dia minjem motor, karna si teman yg baru kenal ini terlihat baik akhirnya motor dipinjam trus kuncinya diduplikat beberapa minggu kemudian motor raib. Si teman yg baru dikenal ini pun jg ikutan hilang ntah kemana.

  2. 1999 masih d ejip yah kang? saya masih sekolah kelas3 smp kang d lippo cikarang, kadang exkul d town cafe… hahah mengenang masa muda dulu kang…

  3. Dimanapun dan kapanpun yang namanya solidaritas sesama bangsa indonesia tetap dijaga apalagi menolong org yg sedang galau sampai menjdi sahabat ngeband bareng,Teaplah menjaga Persatuan Dan Kesatuan terutama dalam solidaritas tolong menolong sesama,lanjutt oomm…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*