jump to navigation

Pengalaman supir travel, nyetir ditemani lelembut penunggu tanjakan angker Limpung-Sukorejo August 18, 2016

Posted by yudibatang in : Blog Motor, Cerita horor, Horor, Motuba/mobil bekas, pengalaman berkendara , trackback

Halo brother biker 😀 … Mohon mangap, blog sekarang sering nglowong…soale juragane lagi banyak kesibukan kerja. Okelah …sekarang malam Jumat dan kebetulan dua hari yang lalu yudibatang dapat cerita horor dari seorang supir travel. Yups hari rabu 16 Agustus 2016, saya dari Cirebon hendak menuju Batang Jawa tengah. Karena nggak dapat tiket kereta api, sayapun “gambling” menunggu bis malam jakartanan yang lewat. Ternyata sampai jam 11 malam tak ada satupun bis yang lewat. Pucuk dicinta ulam tiba, ada motuba (mobil tua bangka) Isuzu panther keluaran tahun 1994 yang berhenti didepan saya dan menawarkan tumpangan dengan tarif 100 ribu. Wis..ora kesuwen..sayapun naik motuba tersebut. Saya duduk didepan samping pak supir, dan ternyata supir motuba ini profesinya adalah supir travel non resmi. Beliau bernama Mas Feri asli Jogja. setelah ngobrol ngalor ngidul , sayapun menanyakan apakah mas Feri punya pengalaman horor ketika nyetir mobil? Mas feri menjawab “ada mas!! Langsung saja ceritanya begini….

52243497_1_644x461_isuzu-panther-tahun-1994-padang-kota

Saat itu Mas Feri dapat Job dari seorang kerabat untuk mengambil dan mengantarkan mobil dari Jakarta menuju Jogja. Mobilnya adalah Honda jazz keluaran tahun 2008. Job seperti itu datangnya tak terduga dan waktu startnyapun asal. Kebetulan harinya adalah hari kamis dan mas Feri nyetir sendirian. Start dari jakarta sekitar jam lima sore dan perkiraan mas feri mobil akan sampai Jogja keesokan harinya. Dalam perjalanan semua baik-baik saja tak ada tanda-tanda yang aneh. Singkat kata, Jam 12 malam mas Feri sudah sampai wilayah Batang Jawa tengah. Selepas daerah batang, ada beberapa jalan alternatif yang bisa menyingkat waktu. Yang pertama bisa lewat jalan alternatif via Weleri (Kendal) – Sukorejo-Temanggung-Magelang – Jogja. Jalan alternatif yang kedua bisa lewat Banyu putih-Limpung-Suko rejo-Temanggung-Magelang-Jogja. Mas feri merasa kebingungan, jalan alternatif mana yang akan ditempuh.

plang jogja

Mas feri berhenti sejenak dipinggir jalan pantura Subah-Batang dan menimang-nimang kelebihan dan kekurangan kedua jalan alternatif tersebut. Waktu menunjukan pukul setengah satu malam…. bila lewat jalan alternatif weleri kondisinya lebih horor ketika malam hari. Selain karakter jalannya yang sempit, dua arah serta berkelok-kelok menyusuri jurang.. dijalan tersebut juga terkenal angker bila melewati kawasan gua bunda maria. Akhirnya Mas Feri ambil keputusan untuk menempuh jalan alternatif Banyu putih – Limpung – Suko rejo – Temanggung – magelang – jogja. Sampai dipersimpangan Limpung, mas feri baru teringat bahwa jalan alternatif tersebut juga ada wilayah yang terkenal angker dan serem!! Yudibatang sendiri sudah pernah mengalami pengalaman horor dijalan tersebut artikelnya ada disini Pengalaman touring melewati hutang angker dimalam hari

Mas Feri kembali berhenti sejenak, antara ragu dan tidak…mau balik lagi kejalan pantura, sudah kejauhan. Akhirnya mas Feri lanjut lagi mengendarai Honda Jazznya. Waktu sudah menunjukan jam setengah dua pagi dan kondisi lalu lintas sangat sepi sekali. Oh..iya mobil Honda Jazznya nggak ada tape mobilnya!! jadilah mas feri nyetir dalam kondisi yang sangat sepi didalam maupun diluar mobil. mas Feri mulai memasuki jalan yang berkelok-kelok dan ketika hampir memasuki wilayah jalan yang angker (nggak tahu nama wilayahnya), mas feri melihat sesosok perempuan berkain kebaya nan lusuh berdiri dipinggir jalan!! mak prekitiiikkk!! bulu kuduk mas Feri pada berdiri.

kuntilanak 3_night vision kuntilanak

Mas feri terus mengendarai mobilnya dan ketika melihat dispion kiri, sosok perempuan itu sudah nggak ada!! Konsentrasi mas feri terpecah jadi dua… antara melihat jalan didepan dan melihat spion kiri was-was kalau-kalau perempuan tersebut terbang dan mengejarnya!! hiiii… !!

Belum habis rasa merinding mas feri, ternyata apa yang dikawatirkan dalam hati benar-benar terjadi! Begini kalimat yang diucapkan mas Feri.. “Wong wedok sing mau mas, mak njenggagik njagong nang jok pinggirku mas!! sikile mas!! hiii… warnane putih pucet tur kuku-kukune warnane ireng!!” translate : “Perempuan tadi yang tadi mas, tiba-tiba duduk dijok samping saya mas!! Kakinya Mas!!hiii… warnanya putih pucat dan kukunya berwarna hitam!!”.

images 1

Mas Feri merasakan takut yang luar biasa hingga mas feri tidak berani mengarahkan pandangannya kesamping kirinya! Mas Feri terus menyetir mobilnya dengan posisi duduk mepet kepintu sampai bahu kanan dan telinganya nempel kaca samping kanan mobil!! Mahluk tersebut tidak mengeluarkan suara dan bau-bauan yang khas, tapi keberadannya bisa dirasakan! mobil terasa berat sekali sepeti membawa beban yang sangat berat! mas Feri memacu mobilnya melewati tanjakan hingga ban mobil berbunyi… “cciiitt!!ciiittt!!” laksana mobil WRC yang lagi ngedrift! mas Feri berdoa sebisa-bisanya dalam hati. Menurut mas feri mobil hanya bisa dipacu sampai 40 km/jam! Kurang sepuluh meter menuju puncak tanjakan, mas feri merasa tengkuk sebelah kirinya ada yang meniup!! hiiii..!!

kuntilanak seram1

Mas Feri semakin “meringkukkan” badannya sembari mengangkat bahu kirinya hingga menempel telinga! agar tiupan lelembut bisa dihalau. Sesampainya dipuncak tanjakan, mahluk tersebut berkelebat pergi melewati wajah mas feri dan lenyak ditelan kegelapan malam. hhiiii..!! sejak saat itu mas Feri tidak berani melewati tanjakan tersebut dimalam hari seorang diri. Minimal ada mobil lain yang searah buat teman nyetir.  

Artikel horor yang mirip :

*Pengalaman supir mobil rental diteror kuntilanak pengunggu jembatan pungangan

 

space for ads

Comments»

1. wong tegal - 19th August 2016

salah masuk warung nih seremm !! hii

teguh - 25th October 2016

Mantap om critane_

2. Zul - 19th August 2016

Hii….asli seram banget

3. kungkang - 19th August 2016

Bukannya hantunya jdi teman seperjalanan hehe….

4. imamudin - 19th August 2016

saya sering lewat rute itu, bahkan malam pun sering sektiar jam 7-9 an. yg agak serem ini mungkin sekitar daerah habis Tersono, tepatnya di jembatan dari dari utara ke arah jembatan itu turunan tajam, dan dari jembatan ke arah selatan cukup tinggi naiknya. dari jembatan itu, kita-kita masih 400-500m lagi baru ada kampung.

5. fnaufala - 19th August 2016

untung bacane pagi

6. ki salim - 19th August 2016

weeeehhh… sering lewat situ aku…. biasane agak mrinding di jembatan yang jalan sebelum dan sesudahnya membentuk huruf U kae…

7. Speedfreak 2Tak - 19th August 2016

yang horror gambarnya mas

8. Silentrider - 19th August 2016

Wah iki juragane wes nulis maneh…semangat kang..ojo lali kopi hitam plus rokok djarum super..mantap.

9. Devan Aji P - 19th August 2016

Serem om, gak kebayang pas mahluk itu lewat di depan wajah. Saya bacanya pas jam 23:13 pula hiii

10. Widodo - 22nd August 2016

aku biasa wae..
wingi Tanggal 17 Agustus 16 lewat Limpung- Bawang, dari Jakarta-ke Magelang, nyampe Tanjakan sebelum Tersono jam 01.00 Am…biasa wae ora ono opo2
padahal aku yo dewean, numpak vixion…
sek bener malah gur ngrasakno adem karo gerimis cilik…

11. adhi - 22nd August 2016

akhirnya mas yudi bisa cerita lagi….hihihihihi senang jadinya

12. septi alfatria - 23rd August 2016

kalau sekarang mendingan lewat weleri aja udah rame…minggu baru aja lewat sana tapi…siap2 macetnya uuhh sangar soale jalane lgi pada dicor hehe…

13. kasamago - 26th August 2016

Horor dah, aplgi ilustrasi nya..

Yah, jlnnan pedesaan yg msh rimbun pohon, plus mlm hari jls hawanya bkin merinding

http://kasamago.com/virtual-reality-mobile-suit-gundam-segera-terwujud/

14. fadhil - 26th August 2016

Beuh merinding abiss
Sumpah om saya klo mudik k Temanggung suka lewat situ
Dan ternyata bener dugaan saya daerah limpung angker
Apalagi yg jalan mau k bawang
Tpi alhamdulilah g pernah liat penampakan

15. samepackbowlong - 28th August 2016

hii… kalau saya kebetulan rumahnya daerah gua maria jalur weleri-sukorejo kang, emang selepas gua maria ke atas sampai pageruyung jalurnya berkelok-kelok dan menyeramkan

16. wong pekalongan - 29th August 2016

Aq pernah lewat situ… emang agak seram klo malem, pdhl msh sktr jm 8. Apalagi di jembatan yg hbs turunan. N di daerah pohon2 pinus gelap bgt.

17. feri sutopo - 31st August 2016

Wah ceritaku dimuat hehehe…

yudibatang - 31st August 2016

HA…ha… iki juragane mobile nongol :v

Totok restanto - 27th April 2017

Sg dimaksut ndak daerah kali terong mas?

18. Dadik Abimanyu - 21st September 2016

fotonya lebih horor mas :v



%d bloggers like this: