jump to navigation

Pengalaman teman, nyetir sendirian malam hari melintasi sarang lelembut dijalan Banjar-Kawali January 5, 2017

Posted by yudibatang in : Bikers, Blog Motor, Cerita horor, Horor , trackback

Halo brother biker πŸ˜€ … Malam Jumat waktunya cerita hororrrrr…. hihihhii..Okay langsung saja. Artikel horor kali ini adalah pengalaman teman yudibatang, Beliau pengasuh blog Sijidewe.com Sebut saja namanya Mas muh. πŸ˜€

Pengalaman ini dialami mas Muh relatif masih anget, tepatnya tanggal 12 Desember 2016 saat libur tiga hari bertepatan dengan maulid Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Mas Muh dan keluarga pulang ke jogja dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia merah maroon.

Mas Muh bertujuan menengok orang tua yang kebetulan saat itu kurang sehat. Singkat kata setelah urusan selesai, Mas Muh mau balik ke cikarang. Namun ternyata anak Mas Muh ingin tinggal di rumah mbahnya. Karena kebetulan ujian sekolah sudah selesai, Mas Muhpun mengijinkan sikecil untuk menginap dirumah embahnya. Mau tidak mau Mas Muh haris balik ke Cikarang nyupir sendirian.
saat perjalanan dar Cikarang-Jogja, mas Muh mengambil rutei jalur biasa exit pejagan(brebes) – prupuk – bumi ayu – wangon. Ternyata daerah bumiayu – ajibarang, jalanan rusak parah hingga menimbulkan kemacetan.

Karena tidak mau dua kali terjebak kemacetan, saat balik ke Cikarang Mas Muh menempuh jalur selatan.
Ternyata… Kondisi jalan sama juga rusak! dari Majenang sampai Banjar kondisi jalan berlubang tidak karuan.
Mas Muh teringat cerita dari teman yang menyarankan melalui jalur alternatif dari Banjar – Kawali – Cikijing – Majalengka – dan masuk Tol cipali melalui Kertajati. Cek di mbah google, terlihat jalur tersebut. Mas Muh memutuskan melalui rute jalur alternatif tersebut. Saat tiba di Pom bensin Banjar, waktu menunjukan pukul 10 malam, muncul sedikit keraguan dibenak mas Muh… Mau melanjutkan melalui jalur alternatif atau tidak. Tapi dari pada melewati jalur rusak dan berlubang, malah akan membuat kaki-kaki mobil kesleo.

“Bismillah” ucap Mas Muh dalam hati. Tak jauh dari pom bensin tersebut, Mas Muh ambil kanan masuk ke jalan Banjar-Kawali dan… ternyataaaa… jalannya kecil masbro!!.. tapi cukuplah untuk 2 mobil kecil papasan. Malam makin larut… hujan grimis… dan muncul kabut tipis.. brrr… hawa dingin mulai menusuk tulang!! apalagi ACmobil juga nyala… tambah cessss.


Ternyata jalur tersebut melewati hutan dan gunung yang sepi penduduk… sepanjang jalan dikanan kirianya hanya ada pohon-pohon. Sangat jarang ketemu kendaraan lain, hampir setengah jam baru papasan dengan kendaraan lain model pick up yang membawa barang yang mungkin akan atau dari pasar. Kemudian suasana kembali sepi lagi… Mas Muh merasakan hawa mistis disekelilingnya, Lalu… terlintas bayang-bayangΒ  dipinggir kiri kanan yang bergerak seolah menatap dan mengawasi mas Muh!! Mak prekitiiikk!!! Perasaan takut mulai menyelinap dibenak mas Muh. bayangin mas Bro… nyetir sendirian, tengah malam, melewati daerah antah-berantah yang tidak dikenal…hiii… serem!

*Poto ilustrasi

Agar hawa tidak terlalu dingin, mas Muh mematikan AC mobilnya dan membuka kaca bagian depan. “ya Allah dinginnya minta ampun” ucap mas Muh. Angin malam yang masuk kekabin mobil lumayan mengurangi rasa mrinding. Untuk meningkatkan kewaspadaan dan supaya tidak tegang, Mas Muh menyalakan musik yang lumayan keras…. hmmm sholawatan habib syech cocok menemani perjalanan ini. Deru bass dari speaker cukup membuat nyali ngumpul dan mengurangi rasa kantuk. Suasana masih sepi, gelap, dingin….Hujan gerimis dan kabut tebal kembali datang membuat bulu kuduk berdiri lagi.. Mulai tercium bau-bau anyir amis darah dan sesekali bau wangi yang aneh tercium. ditambah kondisi jalanan yang becek berlubang dan beberapa titik longsor.

pandangan Mas Muh fokus menatap ke depan! Padahal waktu itu banyak terlintas di sudut mata gerakan-gerakan dan bayangan aneh banyak sekali… walau ngeri tapi mas Muh harus tetap nyetir. Hingga saat sampai disebuah tikungan ke kanan yang terdapat longsoran tanah, Mobil Mas Muh harus berjalan perlahan karena separo jalan tertutup tanah longsoran. Entah gimana ceritanya.. seolah kepala Mas Muh dipaksa untuk menatap ke atas bukit asal longsoran tersebut. Jleeebb!! lha dalah!!.. Itu masbro…di atas bukit pusat longsoran terdapat beberapa sosok mahluk lelembut!! jumlahnya sekitar 5 atau 6 sosok putih yang sedang berdiri! kuntilanak dan pocong bro!! Hiii…!!Dan ada salah satu dari mahluk tersebut duduk di atas pohon yang tumbang!!.

Karena kondisi kendaraan berjalan sangat pelan, Mas Muh seperti dipaksa melihat sosok tersebut!!.. Mas Muh masih tengak-tengok keatas sembari nyetir… memastikan Mahluk-mahluk lelembut itu masih pada tempatnya. Busyett!! lelembut yang duduk diatas pohon tumbang nggak ada!! Mas Muh merasakan mahluk itu berada didalam mobil!! Saat mas Muh lihat dikaca spion tengah mobil… terlihat mahluk itu duduk dijok paling belakang!!! Hhiii… kuntilanak!!

Dengan sekuat tenaga Mas Muh terus berusaha konsentrasi mengendarai mobil. Saat Mas Muh berusaha kembali melirik kaca spion tengah mobil, Kuntilanak tersebut sudah tidak ada!!Daaann… itu kuntilanak pindah dijok depan samping sopir!!

Mas Muh terus berusaha kuat agar tidak lompat dari mobil. Mas Muh berusaha mengalihkan pandangan ke jalanan.. tidak henti-hentinya Mas Muh membaca-baca istiqfar dan sholawat.. Alhamdulillah kuntilanak ituhilang dengan sendirinya. Mungkin bagi brother biker yang sering atau pernah lewat jalur Banjar-Kawali-Cikijing bisa dibayangkan suasan tengah malah, hujan gerimis dan berkabut, nyetir mobil sendirian. Alhamdulillah lolos sampai jalur Cikijing – Majalengka. cukup lega melihat beberapa kendaraan lain melaju.. dan gabung menuju cipali.
pengalaman memang seru ketika melewati jalanan yang baru / asing ditambah suasana yang mencekam.. kerikeri keju alias seru-seru mrinding πŸ˜€

*SSttt,…. jangan lupa di k*ik I*lannya ..he..eh…

space for ads

Comments»

1. uwak - 5th January 2017

pertamaxxxx

2. uwak - 5th January 2017

ini yg di tggu2.. jos kang yudi

3. Speedfreak 2Tak - 5th January 2017

pertamax kah mbahyud???

4. Speedfreak 2Tak - 5th January 2017

wah ternyata ketigax πŸ˜€

yudibatang - 5th January 2017

lumayan podium tiga mbah πŸ˜€

5. motorideweb - 5th January 2017

seremmmm

6. Dowey - 5th January 2017

Iki opo?

7. Kobayogas - 5th January 2017
8. warungreot - 5th January 2017

Seng ditunggu mbrojol mbah yud.matur suwon πŸ˜„πŸ˜„

yudibatang - 6th January 2017

sami-sami mbah… iki mulai nulis mawut meneh mbah πŸ˜€

9. dicky - 6th January 2017

wuihh lunnguh sanding sopir. ra kebayang piye rasane wkwkkwk

yudibatang - 6th January 2017

keri-keri keju… hahaha..

10. ashes - 6th January 2017

wahh kangen cerita horror nya kang Yudi. untung bacanya pagi. wkwkwk.

yudibatang - 6th January 2017

hahahaha….

11. sijidewe - 6th January 2017
yudibatang - 6th January 2017

Lha iki Mas Muh nongol… mantab pengalamne mbah πŸ˜€

12. ariftrio - 6th January 2017

klo lewat daerah yang baru, belum pernah dilewati selalu baca doa, ” ‘audzubikalimatillahittaammati min syari maa kholaq”, aku berlindung dengan nama ALLAH dari keburukan makhluk2 ciptaan-Nya. nek touring malem selalu saya baca doa ini. krn yang buruk tidak hanya dari makhluk halus, makhluk kasar juga.

13. Warga Banjar - 6th January 2017

padahal tinggal lurus arah cileunyi Kang, jalan bagus jam malam juga lancar..kalo belok ke kawali mah emang tempatnya, siang aja sepi apalagi malemnya….kalo udah masuk perbatasan Jawa Barat dijamin jalan mulus…nah lewat ke jawa tengah baru beberapa meter udah ga karuan…

14. setia1heri - 6th January 2017
15. gepeng - 6th January 2017

Untung bacanya pagi, ekekeke

Nyumbang klik iklan lek, hehehe

yudibatang - 6th January 2017

Sip mbah πŸ˜€

16. Roy - 6th January 2017

harusnya dengerin al matsurat al kubro biar pada minggir yg begituannya

wakakakaka

17. jaros - 6th January 2017

Ini yg jalur alternatif sebelum masuk Ciamis ya dari arah Banjar, pernah lewat jam 19.30 bulan November 2016 malam, jalan memang sempit dan menembus hutan karet. Jam segitu aja memang sepi jalannya karena benar2 alternatif…hehehe…jalan rusak plus kondisi gelap. Sangat tidak dianjurkan kalau lewat malam dan tidak ada GPS/ Smartphone karena jalannya banyak percabangan. Nanti nembusnya pertigaan jalan raya Kawali.

Cecep Hernawan - 11th January 2017

Yg lewat rancah ya masbro?

18. Kasamago - 6th January 2017

tempat begituan jls banyak makhluk ghaibnya..

saya dan keluarga pernah lewt jalur begituan, gerimis, gelap, alhamdulilah g muncul hal aneh2, mngkin krn g sndirian y

19. andi - 6th January 2017

Pertama ke yogya lewat jalur selatan, dikibuli google map, katanya lebih cepat, eh yg ditemui jalan keriting, mendaki, menukik, sepi dan mencekam, waktu tempuh lebih dari 24 jam. Kedua kalinya, lewat cipali, pantura, semarang, tol ungaran bawen, sampai dalam 12 jam. jalannya lurus2 dan datar2 aja, gak capek. Bye2 google map, welcome garmin gps.

20. Grand Livina Owner - 6th January 2017

Dari dulu jalur itu memang serem kalo pas malam hari. Diusahakan sebelum maghrib sudah melewati jalur tsb.

21. art - 6th January 2017

jalur ne mang sepi,aku wis prnh di jlur ini,mwo ke kebumen sama istri tpi nyekar dlu ke kuningan ke mkm ortu,trus lanjut bis magrib lwt cikijing kawali banjar,aku sih ga tau nm daerahnya pokoe gelap pohon gede gede naik turun,,kndaraan jrg lewat,,mwo masuk kawali klo ga salah,istriku teriak pah baca ayat kursi,ada apa?ada yg ikutin terbang sebelah kanan,pas nengok somplak pisan kunti samar samar terbang aku tenangin isitri dah nunduk aja pegangan,di t4 kerja papah banyak kunti somplak yg lebih serem nongol klo shif 3,, berusaha tenang,,baca surah annas dan dzikir,,alhamdulilah ktmu kndaraan truk bawa kayu trus ilang,,kenangan 2015 lewat jalur alternatif hahaha

22. Fp - 6th January 2017

Jalan situ mah emang sering,pengalaman ane sendiri lewat situ malem” kabut nya tebel dah gtu sendirian satu mobil aja mantap lah untungnya ga ditampakin

23. prabowo - 6th January 2017

Saya lebaran 2015 lewat situ. karena cipali macet. jalur sepi, saya lewat subuh, jadi ga ada hantu yg ngalangin. Tujuan juga sama jogja. Memang pasti ngeri kalau malam. berliku-2 jalurnya. Kalau sudah nyampe banjar mending lanjut cileunyi lah. apalagi malam-2. Yang jelek jalurnya sekitar majenang-banjar, banjar kesini sudah halus. Daripada jalur itu,mending di gombong ambil kanan, lewat purbalingga, bobotsari, randudongkal dan tembus pemalang. Jalurnya lebih lebar dan lebih manusiawi

24. imotorium - 10th January 2017

saya sendiri asli sana, sering bolak-balik jalur itu ngga ada apa apa ah.. kok malah kesannya lebay kang yb..

yudibatang - 10th January 2017

coba lewatnya pas tengah malam sendirian masbro, sekalian helmnya dipasangi kamera. sapa tau ada penampakan..hehe..

25. Cecep Hernawan - 11th January 2017

Wah ini jalur yg biasa saya lewati dari banjar ke kuningan tengah malam, tapi Alhamdulillah belum ketemu yg aneh2, semoga jangan….

26. hen - 11th January 2017

Jalurnya bagus siang aja mas bro kalau malem lewat Ciamis aja

27. mumu - 12th January 2017

sekedar saran
pakai foto asli dong gan, pakai ilustrasi kurang menjiwai keknya, masalah isi ceritanya juawarah (y)

28. eko - 13th January 2017

jalur situ emang bnyk lelembutnya kang…..
cocok buat yg mau uji nyali

29. arip riyadi - 18th January 2017

Ini yang Lewat Cisaga-Rancah-Raja Desa ya tembus kawali, klo iya emang jalan hutan itu

30. karyono - 23rd January 2017

saya sering lewat kesitu dgn tujuan cirebon-pangandaran kadang jm 12 mlm lewat situ sendirian pke motor aman2 aj ga da hal yg aneh jln ini lbih cepat drpd ambil arah ciamis kota,lumayan membantu itu jln cisaga-rajadesa

31. wisnu yoga - 24th January 2017

ada cerita horor om yudi yang diganggu dedemit gak sewaktu berkendara menggunakan sepeda motor?,tolong ceritakan om,lanjutkaann…

32. Paraz - 30th January 2017

Itu rute kawali cikijingnya pake jalur panawangan, coba kalau pake rute kawali cikijingnya pake jalur JAHIM bakal ada episode kedua yang lebih ngeri….bhehe… mungkin bukan duduk disamping lagi tapi bisa jadi duduk di pangkuan…. haha



%d bloggers like this: