Dua product gagal Yamaha dan Honda di Indonesia

Halo brother biker 😀 … Ada banyak pabrikan produsen sepeda motor di tanah air, diantaranya Honda, yamaha, Suzuki, Kawasaki dan TVS serta produsen sepeda motor lain yang tidak tergabung dalam AISI (Viar, Tossa dll). Dari para produsen sepeda motor tersebut yang produknya paling banyak dibeli atau digunakan oleh masyarakat adalah Honda (AHM= Astra Honda Motor) dan yang kedua Yamaha (Yamaha Indonesia Motor Manufacturer). Pabrikan yang lain umumnya cuman penggembira.

Umumnya bila Honda dan Yamaha meluncurkan sebuah produk sepeda motor ditanah air, “mesti payune” alias pasti lakunya. Walau prosentasinya market pasar masih dikuasai oleh Honda, namun Yamaha sering nempel diposisi kedua (Paska merosotnya market Suzuki di tahun 2000an CMIIW). Tahukah anda? ada loh!.. produck sepeda motor dari kedua pabrikan tersebut yang benar-benar gagal dipasaran hingga disuntik mati dari peredaran. Keduanya diluncurkan tahun 2010 dan dihentikan produksinya tahun 2013. Sebenarnya secara tampilan kedua sepeda motor tersebut cukup keren waktu itu, namun karena jenisnya yang aneh produk tersebut tidak bisa diterima konsumen dan gagal! apa sajakah produk gagal tersebut? Ini dia :

1.Honda revo AT

AHM mengklaim Honda Revo AT sebagai motor Bebek dengan rasa motor matik. Mengggunakan CVT yang berfungsi sebagai pengganti kopling ganda, Sedangkan media penyalur tenaga dari mesin ke ban belakang tetap menggunakan rantai.

Secara body dan tampilan, Desain Honda Revo AT mirip dengan Honda Revo DX  atau varian Honda Revo tertinggi waktu itu. Pengoperasian rem belakang Honda Revo AT berada di footstep kanan dan sudah dibekali Injeksi PGM-FI

2.Yamaha Lexam (Lik Sam)

Dilihat dari tampilannya, Yamaha Lexam lebih cakep dibanding Honda Revo AT ! Yamaha Lexam menggabungkan ketangguhan motor bebek dan kepraktisan skutik. Bodi & Desainnya merupakan kombinasi antara New Jupiter Z Karburator dan New Jupiter MX 135. Pengoperasian rem belakang Yamaha Lexam terletak di handle sebelah kiri, Parking Brake Lock, Pijakan yang luas dan bisa dioperasikan secara otomatis.namun masih menggunakan karburator.

Yah.. walau keduanya sudah dibekali berbagai fitur yang memudahkan dalam pengoperasian namun karena jenisnya aneh, kedua motor tersebut tidak diterima oleh konsumen dan pada akhirnya keduanya menjadi produk gagal! Yang kasian konsumen yang sudah membelinya, mau ngejual lagi susah… Hhmmm mungkin dimasa mendatang kedua motor menjadi barang yang langka… termasuk langka spare partnya he..he..

 

11 Comments

  1. Berbagai model silih berganti, sebagian akan menjadi produk gagal dari suatu pabrikan, akan menjadi kenangan dalam industri otomotif Indonesia.
    Kami terus berusaha melengkapi database referensi berupa brosur original yang tentunya memuat informasi warna, striping dan spesifikasi yang berusaha kami himpun dan tampilkan dalam fanpage Facebook
    @KoleksiBrosur

  2. Tadinya saya kira “Produk Gagal” itu maksudnya produk yang cacat dalam produksi, sering bermasalah ketika digunakan, sering recall sehingga tidak diteruskan produksinya.

    Oooo…ternyata maksudnya om Yudi produk yang cuma laku sedikit atau penjualannya yang tidak sesuai target alias “Produk Kurang Laku”. Sory agak bingung tadi waktu baca judulnya….hehehe.

  3. pernah lihat lexam…tp didealer..smp sekarang pun masih nongkrong didealer…ditaruh sendiri dipojokan…mungkin gara gara ga laku…..klo dijalan lom pernah lihat

  4. kalo dari yg dikira om toro ini lebih cocok disebut “lemon”, penjelasan dari wiki “A lemon is a vehicle (often new) that is found to have several manufacturing defects which may affect the safety, value or use of the vehicle.” translate sendiri yee haha…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*