Pro kontra air radiator buat Motuba, pilih air sumur apa coolant?

Halo brother biker 😀 … Motuba alias Mobil tua bangka yang menurut saya yaitu mobil tua keluaran tahun 70an hingga 90an. Pada umumnya motuba juga sudah menggunakan radiator untuk sistoim pendinginan mesinnya. Nah..diberbagai forum-forum motuba, hampir pasti ditemukan diskusi pro kontra air radiator buat motuba, pilih air sumur/air biasa atau pilih coolant?

Ada yang berpendapat lebih baik menggunakan coolant dengan pertimbangan fungsinya, mampu menjaga temperatur suhu mesin tetap optimal, karena mengandung konsentrat propylene. Sisi negatif, air sumur atau air biasa cepat menguap dan memiliki sifat korosif. Jangka waktu lama, bisa saja menimbulkan karat dan dapat menyebabkan overheat karena airnya kotor dan terhambat.

Ada pula yang berpendapat lebih baik menggunakan air biasa dengan alasan “organ-organ” sistim pendingin pada motuba sudah tua, Coolant bisa merusakan sistim pendingin itu sendiri. Bagaimana menurut yudibatang? Yah..suka-suka saja..bagi yang suka pake coolant ya monggoo… bagi yang suka pake air biasa ya monggoo.. asal airnya sering dikuras. Minimal satu bulan sekali lah….

Oh..iya.. Regulasi balapan motor World super sport kelas 300cc yang notabene rasio kompresi motornya sangat tinggi, radiatornya juga diisi air biasa! Lihat data yang saya ambil dari Mbah Taufik TMCblog.com (yang bergaris merah :

 

Alternatif lain bisa menggunakan air AC, Aquades, Air limbah kulkas dll 😀

6 Comments

  1. Setau ana. Coolant itu sedikit oily ya
    Pengalaman waktu isi coolant Vario 125 ana dan Gran max ana.

    Jadi ini mungkin alasan untuk dilarang buat balapan. Jika terjadi crash maka air coolant akan tumpah ke racing Line.

    Jelas akan membuat lintasan menjadi licin dan berbahaya

    • Betul. Coolant dilarang di race track. Balap apapun. Karena jika terjadi insiden, dan coolant bocor ke trek, bisa membahayakan pebalap lain. Coolant sifatnya kayak oli. Bikin licin trek.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*