Andrea Dovizioso, kalem, fokus dan master emotion control

Halo brother biker šŸ˜€ … Pembalap kedua Ducati saat ini yaitu Andrea Dovizioso sedang menjadi bahan obrolan kususnya bagi penikmat Motogp. Yups..semua disebabkan aksi pertarungan dasyatnya melawan Marc Marquez pembalap andalan Repsol Honda tim dimotogp seri 11 Austria 2017. Yang membuat yudibatang angkat topi adalah sikap Dovizioso yang begitu tenang, tidak grubak-grubuk, tetap fokus serta bisa mengendalikan emosinya walaupun Marc Marquez terus menekan dan “mengintimidasi” hingga ditikungan terakhir dan hampir saja membuat Dovi Celaka. Mungkin kalau orang selain Dovi sudah “ngamuk-ngamuk”.

Bagi orang awang ditempel ketat begitu pasti dengkulnya gemeteran, nafasnya tidak teratur dan ujung-ujungnya bisa cilaka. Ditahun-tahaun sebelumnya Andrea dovizioso sering crash yang disebabkan oleh aksi pembalap lain. Contoh ditabrak Andrea Ianonne, ditabrak Dani Pedrosa dll. Hebatnya Andrea Dovizioso ini tidak dendam bahkan mau memaafkan orang yang menabraknya.

Sekilas kerier Andrea Dovizioso.. Pembalap berkebangsaan Italia ini memulai karirnya balapnya di ajang Grand Prix sejak tahun 2001. Empat musim dikelas 125cc, Dovizoso berhasil meraih satu kali gelar juara dunia pada tahun 2004 bersama tim Honda. Usai meraih gelar juara dunia kelas 125cc (2 tak), Andrea Dovizioso naik ke kelas 250cc bersama tim honda. Selama tiga musim di kelas 250cc (2 tak)), prestasi terbaiknya adalah menempati posisi runner up di tahun 2006 dan 2007. Seingat yudibatang ditahun 2007, Dovi hampir saja menjadi juara dunia 250cc saat sedang bersaing dengan Jorge Lorenzo. Apesnya Dovi crash dan perolehan poinnya kalah dari Jorge Lorenzo.

Tahun 2008 menjadi debut pertamanya di kelas para raja yaitu Motogp. Andrea Dovizioso membalap bersama tim satelitĀ JiR Honda Scot. Kontrak hanya berlangsung selama satu tahun, di musim berikutnya Dovi direkrut tim repsol honda dan menjadi pembalap ketiga pabrikan Honda bersama Casey Stoner dan Dani Pedrosa. Mulai musim 2012 Andrea Dovizioso pindah menjadi pembalap satelit di Tim Monster Yamaha Tech 3 bersama Cal Crutchlow.

Musim 2013, seiring hengkangnya Valentino Rossi dari Ducati dan kembali ke Yamaha faktory Racing, Dovizioso bergabung dengan Ducati. Ditahun 2016 Dovi berhasil mempersembahkan satu kemeangan untuk Ducati disirkuit Sepang Malaysia. Nah ditahun 2017 ini performa Andrea Dovizioso sedang “on fire”. Andrea Dovizioso tetap legowo waupun posisi dirinya hanya sebagai pembalap pelapis Jorge Lorenzo. Namun…sekarang Dovi membuktikan bahwa dirinya masih lebih baik dibandingkan Jorge Lorenzo.

Hingga seri ke 11 , Andrea Dovizioso sudah mempersembahkan 3 kali kemenangan. Bila Andrea Dovizioso bisa konsisten menjaga performanya, tidak menutup kemungkinan gelar juara dunia motogp tahun 2017 bisa berada dalam genggamannya.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*