Nasib pemotor ibukota, ditarikin pajaknya namun digebiri aksesnya

Halo brother biker 😀 … Lagi heboh dengan kebijakan pemda DKI yang memberlakukan larangan melintas bagi pemotor dibeberapa jalan tertentu diIbu kota. yang paling panas tentang uji coba Pelarangan sepeda motor diKendaraan Sudirman-Kuningan / Hr.Rasuna Said.

*Jalan Rasuna said dipagi hari

Mengutip dari blohnya mbah 7leopold7.com :

“Motor yang lewat di jalur Sudirman dan Kuningan hampir semuanya bukanlah motor yang sedang iseng-iseng lewat daripada bengong di rumah.

Pengguna motor yang lewat di jalan itu adalah:

  1. Pekerja yang bekerja di jalur itu atau harus melalui jalur itu.
  2. Penyedia layanan pengiriman barang/dokumen alias kurir
  3. Penyedia layanan angkutan orang alias ojek

Mereka yang melalui jalan ini memiliki fungsi produksi. Bukan hanya bagi nafkah mereka dan keluarga namun juga bagi proses produksi yang lebih luas.”

Memang benar adanya tulisan diatas, karena yudibatang sendiri pernah melintas dijalan tersebut menumpang ojek. Nggak kebayang para pemotor atau pekerja yang aktifitasnya harus melalui jalan tersebut dengan sepeda motor sekarang tidak lagi bisa melintas. Pekerja di ibukota dituntut tepat waktu masuk kantor, telat sedikit uang premi melayang. Dulu , teman yudibatang yang bekerja didaerah sudirman selalu mengandalkan ojek untuk menuju tempat kerja.

Nah…kalau ojek nggak boleh lewat bijimane?? naik bus kota?? banyak copetnya! Naik taxi?? mahal! Nasiibb..nasib… hidup dijakarta memang susah… susah jadi manusia. Nasib pemotor dijakarta..pajak ditarikin terus.. kalau telat ditilang, namun akses jalannya digebiri.

10 Comments

  1. Motor: “selap selip di sela2 mobil”..? Jedug, kena kaca spion, kena body mobil baret.
    Mobil:” g tau apa di dalem ada orang penting”..? Besok bikin larangan motor ga usah lewat sini.
    Motor:” y udah w g mau bayar pajak”…
    Mobil:” w laporin sama polkis, dishub n pemda buat lakukan kebijakan razia gabungan serentak buat nangkep n kandangin motor yg telat bayar pajak, kalo perlu w bilang sama polkis’a samperin ke rumah penunggak pajak…
    Motor: “wong edan……..

  2. Yang lain masi banyak bawa kendaraan pribadi macem mobil atau motor mau gunain angkutan umum macem Naik kereta penuh sesak, transjakarta padat juga, bus atau angkot penuh juga gak nyaman banyak copet dll, naik taxi mahal gak sebanding sama upah kerja…. Serbasalah

  3. Tujuannya cuma 1… meminggirkan kaum miskin dari jakarta, kalau alasannya motor biang kriminal ya sama di KJC juga sama biang kriminal banyak copet n cabul. Kenapa gak dilarang skalian?

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*