Motor ban cacing, selain tidak safety juga makanan empuk bagi polantas

Halo brother biker 😀 … Pabrikan sepeda motor dalam mendesain dan membuat sebuah sepeda motor itu harus melalui berbagai tahapan dan pengujian. Salah satunya tentang ukuran pelk dan ukuran ban. Itu sudah ada itung-itungannya secara matematis dan itung-itungan safetynya disesuaikan dengan jenis motor, tenaga, torsi dan ukuran keseluruhan bodi motor.

Namun..setelah motor dibeli, ada beberapa pengendara yang malah mengganti ukuran pelk dan ukurannya dengan menggunakan ukuran yang nyleneh, jauh dari rekomendasi pabrikan sepeda motor. Masyarakat menamankannya “motor ban cacing”… yah..memang sekilas tampilan motor jadi kurang gizi, kurus bin gering serta nggak ada manfaatnya. malah dalam penggunaan harian, motor berban cacing berpotensi membahayakan pengendaranya. Yups.. kontur jalan dinegara kita sangat berfariasi, tidak semuanya beraspal dan mulus dan rata. kadang kala dalam musim-musim tertentu, jalanan aspal banyak yang bergelombang dan berlubang. Jelas sekali motor dengan ban cacing sangat tidak aman. Sekali gejeglong pelk bisa ambayar!! Dan selain tidak aman, motor dengan ban cacing juga menjadi “makanan empuk” bagi polantas.

Salah satu kejadian diBatang jawa tengah, ada pengendara motor menggunakan motor ban cacing…pas ada razia kelengkapan sepeda motor. Udah motornya menggunakan ban cacing, nggak bawa STNK pula… ya wis .. motor disita sama petugas… setelah operasi bubar, sipengguna motor ditinggal begitu saja… dyarr!! tolah-toleh sendirian ditrotoar…

 

 

8 Comments

  1. Baru bbrp hari yg lalu, ada temen ngalamin nikmat ban cacing mbah 😂😂 dipake jalan sama pacar ke tempat wisata alam, jalannya batu semua dan alhasil NUNTUN motor gr2 bannya bocor 😂😂😂 gimana mbah pacar udh dandan cantik2 diajak nuntun motor😂

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*