Pengalaman.. “masuk” kedalam momen suasana awan panas gunung merapi dimuseum Sisa Hartaku

Halo brother biker 😀 .. Malam Jumat…artikel horor!! Artikel horor kali ini agak berbeda dari biasanya… Sebelumnya yudibatang ucapkan terima kasih kepada AHM (Astra Honda Motor) yang sudi mengajak blogger pinggiran ini ikut kedalam rangkaian kegiatan Honda Bikers Day yang salah satu agendanya mengunjungi Musium Sisa Hartaku. Hari Minggu tanggal 15 Oktober 2017 yudibatang berkesempatan mengunjungi musium Sisa Hartaku dibekas daerah yang terkena letusan dan awan panas gunung merapi. Sebelum ikutan tour ini yudibatang tidak memiliki firasat apapun selain bertemu lelmbut penghuni Hotel.

yudibatang di lereng merapi

Minggu Pagi sekitar jam tujuh, rombongan tour mulai berangkat menuju lokasi dengan menggunakan kendaraan Off road. Tujuan kami pertama disebuah daerah pinggiran sungai bekas jalur lava gunung merapi. Dijalur yang seperti sungai ini banyak terdapat pasir dan sedang dikerukin oleh penambang pasir. Seteah itu kami melanjutkan kelokasi kedua dimusium mini Sisa Hartaku. Musium ini bentuknya bukan sebuah gedung yang megah, melainkan salah satu rumah yang menjadi saksi bisa keganasan awan panas gunung merapi. Mobil yang membawa saya berada paling belakang. Saat saya memasuki musium mini tersebut juga saya datang bekangan.

bukti jam erupsi gunung merapi

Pertama saya melihat-lihat barang-barang yang terkena awan panas gunung merapi, ada panci, gitar bas, keyboard, CD, kaset jadul, sepeda motor dll… semuanya pada mleyot…barang2 yang terbuat dari kayu pada kebakar dan tinggal sisa-sisanya saja. Ada poto-poto saat moment merapi meletus. nah… disini tanpa disengaja saya menyentuh sesuatu… saya nggak tau apa itu. Tiba-tiba saya merasa raga saya seperti tersedot melewati sebuah lorong gelap nan dalam!! Agak susah menggambarkannya… bagi yang pernah nonton film Prince of persia saat jagoannya memencet gagang pisau lalu bisa masuk kedalam lorong waktu. ya..mirip seperti itu kejadian yang dialami saya.

Saya terus tersedot masuk kedalam semacam lorong…. saya memejamkan mata dan teriak sekencang-kencangnya…rasanya seperti jatuh dari ketinggian!! Beberapa saat kemudian saya berhenti tersedot dan badan terasa melayang! Saya buka membuka mata pelan-pelan dan berusaha memandang kesekeliling… pertama-tama yang saya lihat hanya kegelapan!!…lama-lama mulai terlihat titik-titik cahaya…. dan ternyata saya merasa berada diatas lokasi awan panas gunung merapi. Saya melihat ada orang yang masih terlelap didalam rumahnya padahal awan panas sudah bergerak semakin dekat! Saya teriak-teriak… bangun!!..bangun!!! Tapi suara saya seperti tak terdengar sama sekali… orang yang terlelap itu “disapu” oleh awan panas!!

banyak pohon-pohon yang terbakar!! Kembali saya melihat beberapa orang yang berlarian menjauh dari kejaran awan panas!! Saya teriak – teriak sendiri… lariiii!!..terus lariii..!! namun awan panas itu bergerak terlalu cepat dan menghempaskan orang-orang tersebut!! Disi yang lain saya melihat dua orang yang saling berpelukan seperti pasrah dengan apa yang terjadi… mereka berduapun tersapu oleh awan panas!! saya hanya bisa sedih tanpa bisa berbuat apa-apa… puncaknya saya melihat anak-anak sekitar umur dua tahunan yang sedang tertidur didalam rumah… dan kembali saya teriak-teriak…bangun nak!! bangun nak!! tapi sianak terlihat tidur sangat nyenyak dan awan panaspun menerjangnya. Saya merasa sangat sedih dan tak terasa air mata berlinang!!…

Sesaat kemudian badan saya merasa kembali ada yang menarik dan… tiba-tiba saya sudah berdiri dimusium mini tadi dengan air mata berlinang. Saya baru sadar ternyata kejadian saya masuk kedalam momen saat awan panas menerjang hanya terjadi sekian detik saja!! namun saya merasakan kesedihan yang amat sangat!! Saya berusaha menghapus air dengan jari..tapi  rekan-rekan disekitar saya akhirnya tahu dan menyakan.. “kenapa menangis mas?”… Saya menjawab “Nggak tahu nih… tiba-tiba air mata saya keluar sendiri” sambil terus saya menghapus air mata. Padahal saya orangnya jaraaang sekali menangis..

merapi

Benar-benar kejadian yang aneh!! Dari peristiwa tersebut saya semakin bersyukur masih diberikan kesehatan, keselamatan oleh yang maha kuasa.

 

10 Comments

  1. kang, sampeyan ternyata sensitif banget ya kang, saya salut kang.. btw rumah mertua saya dekat sana kang, kalo lewat lagi mampir ya kang..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*