Keuntungan “memelihara” Motuba ala yudibatang

poto ilustrasi

Yudibatang.com – Halo Brother biker 😀 … Yups.. Motuba alias Mobil tua bangka! Sebagian orang berfikir mending beli mobil baru tapi kredit daripada beli motuba….Sebagian yang lain berpendapat lebih baik beli motuba tapi cash daripada beli mobil baru tapi harus menanggung cicilan tiap bulan. Yah..masing-masing memiliki plus minus, tergantung selera anda. Okay..kembali pada judul “Keuntungan pernah atau sedang “memelihara” Motuba”.

Kalau kerugiannya?? ya..hampir bisa dikatakan “perih” kusus untuk pengguna.,.. namun tidak berlaku bagi pedagang. Pemilik motuba harus siap menanggung “penyakit” berkesinambungan. Misalkan, minggu ini servis radiator, minggu depan penyakit pindah pada pengapian, minggu depannya lagi penyakitnya pindah lagi kebagian kaki-kaki dan seterusnya. Yah..maklum untuk merestorasi total sbuah motuba dibutuhkan dana yang tidak sedikit,..kadang-kadang dana restorasinya bisa seharga motuba itu sendiri..he..he..

Giliran mobil sudah enak dan mau dijual, orang yang mau beli nawarnya sadis!sem!! Yah..begitulah motuba. Namun.. memlihara motuba juga ada keuntungannya. Dan mungkin hal ini tidak kepikiran bagi pengguna mobil yang taunya hanya isi bensin dan pancal pedal gas doang. berikut ini keuntungan “memelihara” motuba versi yudibatang :

1.Mendapatkan ilmu tentang seluk beluk mobil

Yups,.. karena sipemilik motuba sering menghadapi “masalah” pada motubanya, mau tidak mau sipemilik ini akan mencari informasi tentang “penyakit dan obat” pada motubanya. Dan ini real, sipemilik benar-benar tahu dan paham dengan masalah dan solusinya.

2.Tahu tentang informasi harga suku cadang motuba

Nah…poin nomer dua ini sambungan dari poin nomer satu, biasanya saat pemilik motuba membawa motubanya kebengkel, simekanik akan mencari penyakitnya dan memberikan info beberapa part yang harus diganti. ada bangkel yang mempersilahkan kustomernya membeli suku cadang sendiri dan ada pula bengkel yang “nalangin” membeli suku cadang motuba dengan melampirkan nota pembelian. Nah..lama-kelamaan sipemilik motuba akan tahu informasi tentang harga suku cadang motubanya.

3.Memiliki banyak teman

Beberapa pemilik motuba akan berusaha ikut gabung dengan komunitas motuba yang sejenis, biasanya tujuannya agar tahu lebih dalam tentang seluk beluk motubanya. Nah..dalam komunitas motuba tersebut, para member jadi merasa senasib dan sodara. jadilah sipemilik motuba memiliki banyak teman, kadang disetiap daerah ada temannya. ada beberapa pemilik motuba atau mantan pemilik motuba ikut bergabung dengan grup dimedia sosial, contoh grup motuba difacebook.

4.bila mengalami kesulitan dijalan, teman akan senang hati menolong

Nah… kalau hal ini sudah pernah saya rasakan sendiri, ditolong teman dari grup motuba saat malam-malam keleran distasiun gambir jakarta. Yang terbaru, ditolong master motuba dari jakarta namanya mbah Susilo Pandoyo yang sebelumnya tidak pernah ketemu dan hanya berkomunikasi didunia maya. saat itu saya kemalaman dijakarta, jam setengah satu malam jalan kaki ditol meruya. Saya kontak Mbah Sus sebelumnya, kemudian saya dijemput, diajak mampir dirumahnya, dikasih makan, ngopi dan berdiskusi hal-hal yang menarik dan berguna. keesokan harinya saya dipesankan grab menuju stasiun kereta. Terima kasih banyak mbah Sus,… muga-muga rejekine tambah lancar 😀

Nah…hal-hal diatas tidak akan ditemui bila anda memakai mobil baru 😀 Bagaimana menurut anda?

10 Comments

  1. Dulu waktu masih muda dan banyak waktu (saya kerja lepas pantai 10 hari on dan 10 hari off), saya lebih suka beli motuba.
    Semua motuba saya turunin sendiri mesinnya di rumah dan diganti parts baru. Elektrikalnya juga diperiksa, malah ada yg saya ganti total sendiri kabel2nya dlm waktu 3 hari. Aki dan starter diganti baru.
    Jadinya motuba saya sangat reliable, dan dibawa ke manapun enggak pernah kuatir.
    Setelah dipindah kerja di kantor, liburnya cuma sabtu-minggu, ya terpaksa beli mobil baru. Apalagi setelah punya 5 cucu, nggak ada waktu buat ngoprek mobil (waktunya mending buat main ama cucu2), ya terpaksa mobilnya harus baru terus biar maintenance-free.

  2. gw malah beli mobil baru mbah, wis bini gak mau mobil bekas takut ngrongrong katanya. malah beli cash pulak. meskipun di sebut mobil murah dan kaleng. ya setidaknya duid sendiri, beli sendiri, hasil keringet sendiri dan halal pula.

    klo motuba gak berani, klo motor ya berani bongkar sendiri jg. apalg 2 tak wes bongkar ae gnt parts baru…

  3. Pelihara civic nouva mbah taun 89. Ya perawatan ya plg kaki2 gnti baljoin ma klaker typ 2 thun,agk gelap mata jln jelek gasak trus mnggu lalu gnti kokel.klmahan sedan tua ceper kaki2 mnta gnti mulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*