Bio data dan profil Johann Zarco

Yudibatang.com – Halo Brother biker 😀 ,.. Motogp 2017 telah selesai dan Juara dunia diraih oleh Marc Marquez dari tim Repsol Honda. Ada satu nama pembalap yang “mencuat” diantara gerombolan pembalap alien dari tim utama pabrikan (Honda, yamaha, Ducati). Yups,.. dialah Johann Zarco pembalap dari tim satelit atau tim Independen Yamaha Tech 3 yang bisa finish diposisi ke-6 klasemen pembalap. (1.Marc Marquez, 2.Andrea Dovizioso, 3.Maverick Vinales, 4.Dani Pedrosa, 5.Valentino Rossi, 6.Johann Zarco dan 7.Jorge Lorenzo). Mungkin para pembaca bertanya-tanya siapakah Johan Zarco? Kok bisa dimusim pertamanya dikelas Motogp bisa tampil cukup kompetitif untuk ukuran pembalap satelit?

ini dia bio data dan Profil Johan Zarco 😀

Biodata Johann Zarco :

Nama                                : Johann Zarco

Tempat dan tanggal lahir : Cannes, Prancis 16 Juli 1990

Tinggi badan                    : 171 cm

Kewarganegaraan            : Prancis

Tim (2017-2018)               : Monster Yamaha Tech 3

Nomor                              : 5

Karir                                  :

Lahir di Cannes, Zarco berkembang pesat dalam karir sepeda motor dan pindah ke kejuaraan minimoto pada tahun 2004, yang berbasis di Italia. Pada tahun 2005, Zarco finish sebagai runner-up di Kejuaraan Senior Mini European Championship dan pada tahun 2006, Zarco menjadi runner-up di Kejuaraan Eropa Terbuka. Zarco juga ikut berkompetisi di kejuaraan 125cc Italia, di mana ia finis di tempat kedua belas. Zarco ambil bagian dalam Red Bull Rookies Cup pada tahun 2007, dan meraih gelar juara disirkuit Estoril Portugal setelah memenangkan tiga balapan. Zarco menambahkan kemenangan keempat pada balapan terakhir di sirkuit Valencia, Spanyol.

memiliki Performa yang bagus menjadikan Zarco bagian dari skema Akademi Red Bull MotoGP bersama dengan Cameron Beaubier, Jonas Folger dan Danny Kent. Ini mengurangi balapannya di tahun 2008, membuat penampilan sporadis di kejuaraan Italia bersama Tim Gabrielli.

Tahun 2009 Johann Zarco mulai ikut balapan dimotogp (kelas 125cc 2tak/ sekarang moto3) bersama tim yang kurang terkenal namanya WTR San Marino. Ditahun tersebut menjadi masa-masa pengenalan dan adaptasi Zarco dengan motor prototipe 125 2tak. Disesi pembukan grand prix Katar, Zarco menyelesaikan balapan dengan finish diurutan ke15. diakhir balapan Zarco hanya mampu bertengger diposisi ke20 klasemen pembalap. Prestasi terbaik Zarco yaitu finish ke-6 disirkuit Mugello.

Ditahun 2010, Zarco tetap dengan tim WTR San Marino. Zarco memulai musim dengan konsisten mencetak poin, Di Grand Prix Ceko, Zarco mencatat lap tercepat pertama kali dalam karirnya. Diakhir balapan Zarco berhasil finis kesebelas klasemen pembalap. oh..iya ..tahun 2009-2010 Zarco memakai nomer 14 pada motornya.

Tahun 2011 Johann Zarco bergabung dengan tim AJO Motorsport, Zarco berhasil meraih posisi runner up dengan  poin 262 di akhir klasemen. Di musim balap 2011 tersebut Johan Zarco meraih satu kemenangan dan enam kali podium dua.

Tahun 2012, Zarco memutuskan untuk naik kelas ke Moto2 membela tim Motobi dan mengakhiri musim balap finish diposisi ke sepuluh dengan 95 poin. Tahun 2013 Zarco pindah ke tim Ioda Racing project dengan frame suter.  Zarco mengalami kemajuan dengan dua kali podium dan berada pada posisi kesembilan dengan 141 poin.

Tahun 2014 Zarco bergabung dengan tim baru Caterham Moto Racing. Zarco berhasil meraih 4 podium, sekaligus 1 pole position, membuatnya berada di posisi ke 6 di klasemen akhir dengan 146 poin.

Pada tahun 2015-2016, Zarco pindah ke tim Ajo Motorsport yang pernah menaungi saat di kelas 125cc. Zarco mendominasi lapangan dan memenangkan gelar juara dunia Moto2 pertamanya, dengan 8 kemenangan, 14 podium, 7 pole dan dengan rekor poin 352. Di tahun 2016 Zarco berhasil mempertahankan gelar juara dunia Moto2-nya, dan menjadi pembalap pertama di era Moto2 yang menjadi juara dua kali berturut-turut. Zarco meraih dengan 7 kemenangan, 10 podium, 7 pole dan total 276 poin. Nama Zarco mulai populer dan menarik minat tim-tim Motgp.

Tahun 2017 menjadi debut pertamanya masuk kekelas “para raja” bersama tim independen Yamaha Tech 3. Zarco mampu meraih dua kali podium (posisi dua) dimotogp Le Mans, Prancis dan seri terakhir diValencia.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*