Perjalanan Soichiro Honda from Zero to Hero and become legend part 5

Soichiro Honda

Yudibatang.com – Halo brother biker 😀 ,.. Setelah menulis empat seri, Baca : Soichiro Honda Seri 1 , Soichiro Honda seri 2 , Soichiro Honda seri 3 , Soichiro Honda seri 4 . Dan kini lanjutannya Perjalanan Soichiro Honda from Zero to Hero and become legend part 5. Okay langsung saja..

Pada Tahun 1941, terjadi peristiwa perang pacific. Dan Soichiro juga kena imbasnya,… beliau diperintahkan oleh Militer Jepang untuk membuat dan memproduksi Senjata untuk perang. Soichiro sempat menolak untuk memproduksi senjata dengan memberikan opsi membuat suatu inovasi. Namu pihak pimpinan militer bersikeras menolak tawaran Soichiro dan tetap memerintahkan Soichiro untuk membuat senjata. Keterbatasan gerak dan pengawasan militer membuat Soichiro merasa tertekan.

Bulan Agustus tahun 1945, perang berakhir. Banyak kota yang hancur tak terkecuali pabrik milik Soichiro. Namun Soichiro tidak berputus asa, Beliau bangkit bermodalkan tekad yang kuat dan sisa-sisa harta benda. Soichiro bersama karyawannya mendirikan laboratorium dari puing-puing dan barang-barang perang yang sudah tak terpakai lagi.

Dan suatu hari.. terbesit dipikiran Soichiro bila ia ingin membuat produk sendiri, namun ia terkendala dengan masalah dana. Lalu datanglah karyawannya dan memberitahu kalau digudang terdapat mesin-mesin bekas DAI NIPPON yang banyak teronggok dan tak terpakai digudang. Dan muncullah ide cemerlang Soishiro,.. Soishiro mengumpulkan mesin-mesin tersebut dan memodifikasinya dan dipakai untuk Sepeda. Sebagai tangki bahan bakar, Soichiro menggunakan termos air panas! Setelah selesai memodifikasi mesin-mesin tersebut, Soishiro menggabungkannya dengan sepeda tua untuk uji coba. Maka Lahirlah speda Bata-Bata.

Berhasil mengaplikasikan mesin pada sepeda, Soichiro memproduksi sepeda Bata-bata. Dan ternyata sepeda bata-bata laku keras dipasaran dan sangat populer diJepang. Kesuksesan Soichiro menarik perhatian seorang pemuda, dia menemui soichiro Honda dan menawarkan diri untuk bergabung. Dialah Kiyoghi Kawashima, dia kelak menjadi direktur kedua pengganti Soichiro Honda. Tak hanya Kiyoghi Kawashima, pemuda-pemuda lainpun banyak yang ikut bergabung bersama Soichiro Honda.

500unit Bata-bata terjual dipasaran dan ketika mesin-mesin sisa perang habis, Soichiro membuat lima mesin baru. bersambung…

 

 

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*