Repost : Tips riding jarak jauh saat bulan ramadhan agar puasa anda tetap “terjaga”

berkendara malam
yudibatang naik motor malam

Yudibatang.com – Halo brother biker 😀 … Sesuai temanya tentang bulan Ramadhan, yudibatang ingin berbagi tips bagaimana riding jarak jauh saat bulan ramadhan agar puasa kita tetap terjaga. Tips ini yudibatang dapatkan berdasarkan pengalaman riding jarak jauh antar kota selama sepuluh tahun (2004-2014).

1. Pilih waktu riding dimalam hari

Yups, sebelum kita riding kita harus tahu estimasi waktu yang kita butuhkan (plus/minus) untuk menempuh jarak dari rumah ketempat tujuan. Contoh untuk menempuh perjalanan dari batang-Cirebon saya membutuhkan waktu sekitar tiga jam. tentukan jam berapa kita ingin sampai ditempat tujuan, kalau saya dulu ingin sampai saat sahur diwaktu akhir (menjelang subuh) kurang lebih jam 03.30. lalu saya tarik mundur selama tiga jam. berarti minimal saya harus berangkat jam 00.30. Agar saat perjalanan kita tidak mengantuk lebih baik sehabis solat tarawih kita tidur dulu. Nah.. bila lancar, kita akan sampai ditempat tujuan jam 03.30, lalu langsung sahur, ngrokok, ngopi, solat subuh terus molooorrr he..he.. soalnya paginya harus bekerja 😀

yudibatang 2

2. Pilih waktu riding dipagi hari (setelah solat subuh)

Bila kondisi nomor 1 kurang cocok atau tidak memungkinkan, opsi kedua adalah riding dipagi hari. Umumnya riding dipagi hari tenaga kita masih fresh dan suasana/cuaca saat perjalanan belum terlalu panas. Bila saya riding start jam 05 pagi, maka akan sampai cirebon sekitar jam 08 pagi. Insya Allah puasa kita akan tetap terjaga, tentu dengan niat dan tekad yang kuat.

3. Pilih waktu riding disore hari (jam 4 sorean)

Opsi ketiga adalah riding disore hari. Umumnya kalau kira riding disore hari, cuaca sudah agak adem dan kalau kita mau membatalkan puasa, kayaknya sayang banget… tinggal sebentar lagi udah buka 😀

perbaikan jembatan tanjung brebes

4. Pilihan terburuk

Opsi keempat adalah bila memang kondisinya mengharuskan kita riding disiang hari, umumnya sih pad nggak kuat.. dengan alasan sebagai musafir banyak yang puasanya bolong ditengah jalan (seperti yang punya warung :mrgreen:). Pertama-tama kita harus niat dulu. Lalu sering-seringlah berhenti untuk beristirahat. maksimal satu jam sekali istirahat. Istirahatnya lebih baik dimushola atau dimasjid, karena sembari kita istirahat kita bisa solat dan setelahnya kita bisa tiduran untuk menghemat tenaga. Begitulah tips riding jaraj jauh saat bulan ramadhan dari saya.

 

Semoga bermanfaat 😀

6 Comments

  1. Kayaknya udah lama nih Mas Yudi enggak bikin artikel. Lagi sibuk ya.

    Kalo saya, riding Cepu – Surabaya atau sebaliknya di bulan Ramadhan, biasanya pake Opsi No.3: Riding sore hari, shg sampe tujuan udah dekat waktu berbuka.

  2. Klo saya berangkat kerja jam 8 pagi sampe kantor jam 9, justru gak macet. yg dongkol pulang nya, berangkat jam 4 sore sampe rumah pas adzan… bikin kelenger dijalan. padahal jarak tempuh cma 62km…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.