Dua pusaka orang modern, Smartphone dan motor

pusaka orang modern
keris

Yudibatang.com – Halo brother biker 😀 ,.. Jaman dulu, hampir semua orang khususnya yang laki-laki memiliki pusaka atau benda keramat. Pusaka sama dengan gaman sama dengan “pegangan”, biasanya berbentuk keris, batu akik, gelang, kalung, tombak dan lain-lain yang mengandung kekuatan supra natural (kurang lebih demikian lah). Namun seiring dengan berjalannya waktu, zaman terus berubah. Kita sekarang sudah tidak lagi berada dijaman kerajaan, melainkan hidup dijaman modern. Menurut yudibatang ada dua pusaka orang modern yang paling banyak dimiliki. Yaitu smartphone dan Sepeda motor.

( Baca :Sepeda motor kenangan, tetap dirawat, disimpan atau dijual? )

smartphone Pusaka orang modern

Sama dengan pusaka jaman dulu yang perlu diberi makan, pusaka orang modern juga perlu diberi “biaya”. Smartphone pusaka orang modern perlu dibelikan pulsa dan dibelikan kuota internet agar bisa brfungsi dengan baik. Mengapa Smartphone termasuk dalam pusaka orang modern ? Coba saja sehari anda beraktifitas tanpa membawa smartphone ,… bisa kelabakan. Walau cuman pesbukan, namun smartphone sudah seperti pusaka. Apalagi bagi orang yang beraktifitas kerja, berdagang, sekolah dan lain-lain.

Mau naik ojek online harus punya smartphone dan punya akun. mau pesen tiket kereta apai kalau nggak punya smartphone harus datang keloket dan ngantri. Belum lagi kalau pas datag ke stasiun kereta mau beli tiket, ternyata tiketnya habis. Dyia,.. waktu dan biaya terbuang percuma. Dengan smartphone orang lebih mudah melakukan akifitas pembayaran. Tapi syaratnya harus punya uang direkening bang ya he..he.. Dan dengan smartphone sekarang lebih mudah berkomunikasi dan berinteraksi dalam satu grup. Inilah alasan mengapa Smartphone termasuk dalam pusaka orang modern.

yudibatang

Sepeda motor termasuk Pusaka orang modern

Lalu mengapa dengan sepeda motor termasuk dalam pusaka orang modern ? Begini ceritanya… pernah saya berbincang-bincang dengan seorang rekan dari Cirebon Jawa barat. Sebut saja namanya Pak Tatang. Beliau pernah melakukan ritual di sebuah kuburan angker didaerah cirebon, tujuannya untuk mancari pusaka. Dalam prosesi ritualnya pak Tatang dipandu oleh seorang kuncen atau Juru kunci. Rekan saya melakukan semedi atau bertapa di kuburan tersebut. Lewat tengah malam setelah melalui berbagai “godaan”, Pak Tatang berhasil memasuki “dunia lain”.

Kata Pak Tatang, dia melihat banyak sekali benda-benda pusaka yang tergantung diatas kuburan menunggui tuannya yang sudah mati. ada berbagai macam keris dengan berbagai ukuran dan model. ada juga pusaka dalam bentuk pedang, golok dan lain sebagainya. Pak tatang sudah mau menjatuhkan pilihannya pada sebuah keris keci. katanya lagi namanya Keris naga runting. Namun disaat rekan saya mau mengambil keris tersebut, si”kuncen” muncul dihadapannya. Lalu terjadilah dialog seperti dibawah ini :

Dialog tentang pusaka orang modern dan jaman dulu

Kuncen : “Apa kamu yakin mau mengambil keris itu?”

Tatang : “Yakin pak kuncen”

Kuncen : “Terus mau buat apa keris itu? sedangkan keris itu setiap tahun harus diberi

makan emas. apa kamu sudah kaya?”

Tatang : (bingung sambil garuk-garuk kepala) .. “Kerisnya mau buat pegangan

Mbah kuncen. Sapa tau ada orang yang mau berbuat jahat kepada saya.”

Kuncen : “Kalu menurut mbah sih, kalau bersikeras mau ngambil keris ini, berarti kamu hidup pada waktu dan jaman yang salah.”

Tatang : “Maksudnya bagaimana mbah kuncen?”

Kuncen : ”yups.. maksudnya kamu harusnya hidup pada jaman kerajaan dulu, dimana kebanyakan orang kemana-mana pada membawa pusaka.”

Tatang : (sambil manggut-manggut) berkata dalam hati “iya yah, mau buat apa keris dijaman sekarang?”.  Mbah Kuncen, trus pusaka apa yang cocok dipakai untuk jaman sekarang?”

Kuncen : “Dijaman sekarang, semua harus serba cepat, efisien dan low cost, maka pusaka yang cocok ya alat omunikasi dan transportasi.” ” apalgi kalau kamu hidup dikota besar, kamu harus punya sepeda motor untuk

menunjang aktifitasmu dalam mencari uang, motor kamu harus dirawat baik-baik… jangan lupa ganti oli dan isi pertamax.. biar motornya tetep ngaciirr 😀 ”

Tatang : “Ooo…gitu ya mbah, Kalau begitu saya ga jadi ngambil keris itu mbah… Trimakasih atas wejangannya mbah … Aku putumu mbah ”

Smartphone dan motor Pusaka orang modern

Dengan wajah lusuh, ahirnya pak Tatang pulang dengan tangan hamp. Dalam hati dia berkata “Wah.. ternyata pusaka orang modern itu smartphone dan motor. saya harus merawat dan menjaga motor saya dengan baik agar aktifitasku lancar.

Nah…lo… Ternyata Smartphone dan sepeda motor  adalah salah satu pusaka orang modern dijaman sekarang. Makanya untuk para bikers rawatlah sepada motor anda dengan baik, agar performa motor terjaga dan tentunya mobilitas anda dalam memburu rupiah akan lebih efisien 😀 …

Diceritakan dengan sebenar-benarnya oleh rekan saya, namun inisial namanya saya ganti dengan nama Tatang Suwanto… kecuali kalimat jangan lupa ganti oli dan isi pertamax….

Silakan share pendapat anda

11 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.