Pengalaman naik Truk kontener Tua, dari Jepara ke Semarang

pengalaman naik truk kontener tua

Yudibatang – Halo brother biker 😀 ,.. Kali ini saya mau berbagi pengalaman naik truk kontener tua bangka haha.. Hari Jumat yang lalu, saya sedang bekerja didaerah Jawa tengah. Seperti biasanya setiap jumat sore saya pulang ke Batang. Bisanya perjalanan dari Jepara menuju ke Semarang saya menggunakan travel. Dan waktu itu saya sudah membeli tiket travel untuk keberangkatan jam tiga sore. Kebetulan di hari Jumat itu, pabrik mebel yang saya kunjungi sedang ada stuffing atau loading container.

( Baca :Tahukah anda? Truk ada yang suka buang hajat )

Setelah proses loading selesai sang supir trukpun muncul. Saya menyapa sang sopir sembari bertanya apa pak sopir sendirian?. sang sopir menjawab “iya”. Saya bertanya lagi “apakah saya boleh numpang truknya sampai Semarang?”. Sang supir yang bernama pak Slamet mempersilahkan saya untuk ikut truknya. Pucuk dicinta ulang tiba, daripada nunggu travel yang masih agak lama, lebih ikutan naik truk kontener tua. Karena saya pikir pengalaman naik truk kontener tua itu sangat jarang dan siapa tahu dapat cerita horor dari pengalaman sang supir. saat saya mau membuka pintu sebelah kiri, ternyata pinta nggak bisa dibuka.

Naik truk kontener tua pintunya rusak

Pak Slamet tersenyum sembari berkata “Pintunya rusak mas… lewat pintu supir saja”. kemudian saya memutari muka truk dan naik kedalam kabin truk melangkahi kursi supir. Ternyata didalam tidak ada kursi penumpang yang sebelah kiri. kursinya sudah dibuang. Adanya onderdil-onderdil truk tua bangka. Akhirnya saya duduk dikursi tengah. Oh,..iya truk tua bangka ini bermerk Mercedez benz tahun 1984! berarti sudah berumur 34 tahun!. cover jok sudah pada robek. Setirnya sudah pada mengelupas dan terlihat besi begelnya. Namun ada tempat untuk ngecas hape dan ada colokan listriknya. Sepanjang perjalanan kami ngobrol-ngobrol tentang pengalaman, tentang kehidupan dan ujung-ujungnya tentang pengalaman horor! Nah,.. pak Salmet ini ternyata punya tiga pengalaman horor selama dalam perjalanan naik truk.

Pak Slamet termasuk “orang-orang kuat”. Sudah terbiasa hidup mandiri sedari masih kecil. Umur 16 tahun pak Salamet sudah mulai kerja jadi supir truk antar kota antar propinsi. naik truk kontener tua bangka walau panas tanpa AC namun tak terasa karena kami asik ngobrol sembari klepas-klepus dan minuman dingin cesss. nantikan cerita pengalaman horor pak Slamet di blog yudibatang.

12 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.