pengalaman touring digandoli lelembut gunung lawu Sarangan, Jawa timur

Yudibatang – Halo brother biker ๐Ÿ˜€ ,.. Malam Jumat waktunya cerita hororrrr!! Okay,.. cerita horor kali ini menceritakan pengalaman saya sendiri yang masih fresh terjadi pada hari Sabtu 18 Agustus 2018 saat Touring kemerdekaan bersama rekan blogger jateng dan mbah Iwan banaran. Yups,.. pengalaman touring digandoli lelembut gunung lawu di Sarangan Jawa Timur.

( Baca :1st anniversary blogger jateng Touring kemerdekaan bersama Iwan banaran ke sarangan )

Rombongan bloger Jateng Touring Kemerdekaan 2018 berangkat dari Solo dengan menggunakan 5 jenis motor Honda. Iwan Banaran menunggang Honda CRF150, Yudibatang menggunakan Honda Supra GTR150, Bloger lain menggunakan honda Sonic 150 dan cbr 250. Rute touring melewati Solo – Bekonang (Sukoharjo) – Karanganyar. Perjalanan relatif lancar hingga rombongan terjebak oleh pawai karnaval di daerah Matesih. Terpaksa rombongan putar balik dan mencari jalan alternatif. Selanjutnya jalanan lancar, rombongan sempat berhenti sejenak untuk poto-poto .

bloger jateng toring kemerdekaan
Poto Iwanbanaran (crf150), yudibatang (gtr150) dan rekan blogVlog Jateng . poto by Hana

Namun memasuki jalanan perbukitan yang naik turun… saya merasakan hal yang aneh!! ada hembusan angin yang sangat kencang menghantam dada saya. Tiba-tiba badan terasa dingin sekali!! rasanya seperti di lumuri es baru. badan terasa lemas dan pandangan jadi agak buyar. Jari-jari terasa kaku!. reflek saya mengurangi kecepatan motor,.. karena kontur jalan saat itu berkelok-kelok, naik, turun dan banyak tikungan buta. Saya yang pas awal berangkat ridingnya cenderung kencang, dilereng gunung lawu ini saya merasa tak berdaya. Satu persatu peserta touring mendahului saya. saya benar-benar tertinggal dari rombongan touring. Saya berusaha tetap fokus dan berfikir positif,..mungkin hawa dingin ini karena memang hawa alami pegunungan.

hantu kapuk

Saya terus riding sendirian, jarang ada motor yang mendahului begitu juga dari lawan arah,… jarang ada kendaraan lewat. Saat saya mau berbelok kekiri mengikuti jalan yang menikung kekiri, saya melihat samar-samar diseberang ada segerombolan mahluk-mahluk aneh!. jumlahnya sekitar ada tujuh. warnanya hitam transparan ada yang kurus tinggi, ada yang gendut bulat ada yang kecil sekali dan ada yang besar sekali!! mak,… prekitiikk!!! saya fokuskan pandangan kembali kedepan setelah beberapa saat terpana dengan pemandangan aneh tersebut.

setan gundul
gundul pringis

Namun,.. beberapa detik kemudian ,.. setang motor mulai terasa berat!. saat motor mau berbelok kekanan,..setang motor bawaanya lurus! begitu juga saat motor berbelok kekiri,.. setang motor maunya lurus terus. Saya masih belum menyadari kalau ada lelembut yang menggandoli tangan saya. Saya masih berfikir waras,.. “ati-ati jangan sampai mblandang kejurang!umahku adoh tur isi duwe anak cilik” transale : “Hati-hati jangan sampai jatuh masuk kejurang! rumahku jauh dan masih punya anak kecil”guman saya dalam hati. Se’sat saya merasa pikiran saya melayang,.. terdengar suara tawa anak-anak yang cekikikan,.. dan tiba-tiba “mak tratap!!” (terlintas sebentar). Ada dua kepala gundul ditangan kiri saya dan dua kepala gundul ditangan kanan saya. Nak…prinding!!!

ditawan kalong wewe
poto ilustrasi

Saya hentikan motor dan mlipir dibahu jalan. Saya membaca-baca semampunya sambil ngucap kata-kata yang biasa buat bercandaan kalau ketemu teman.ย “Mbah..aku putumu mbah, aku nunut liwat,..ojo ngganggu” translate : “Mbah saya cucumu mbah, saya numpak lewat,.. jangan ganggu”. Saya lanjutkan perjalanan dengan mengendarai motor secara pelan-pelan. mungkin sekitar 20 km/jam. Saya benar-benar tertinggal dari rombongan. Alhamdulillah ada satu bloger yang akhirnya ketemu yudibatang namanya Apritos. Bro Apritos ini orang solo saya pikir dia hafal jalan, ternyata sama-sama ngebleng.

Saya riding bersama Apritos sampai ke obyek wisata telaga sarangan. namun kami masih belum menemukan rekan-rekan bloger. Bro Apritos mencoba menghubungi rekan bloger jateng. Ternyata kami tersesat sampai 7 kilometer! Akhirnya kami putar balik dan bisa menemukan rekan-rekan bloger yang ternyata mampir di Cafe Mbah Joe. Setelah kejadian itu, saya bertanya-tanya keteman yang asli orang solo. Ternyata di gunung lawu terdapat Istana Jin!. Hhiii…

23 Komentar

  1. pernah kesana naik si kaleng, lewat jalan lama, tp emang kabutnya pekat sekali disana. pas naik turun kabut, akhirnya menyalakan fog lamp, tp berat bener mobil jalannya. tp alhamdulillah selamat. paling horor ya pas lewat Jalan Gumilar Purwokerto, itu namanya jin terbang2an depan lampu mobil.

    hahaha

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.