Butuh kesabaran tingkat tinggi saat biker terjebak kemacetan nan panas

terjebak kemacetan
terjebak kemacetan di solo

Yudibatang – Halo brother biker 😀 ,.. artikel pengalaman berkendara. kemacetan lalu lintas adalah menu harian dijalan-jalan utama kota-kota besar di indonesia. Sebut saja di Jakarta, bandung, Surabaya, Semarang , Solo dan lain-lain. Bagi pengendara roda empat yang mobilnya ber AC tentu tidak begita masalah saat terjebak kemacetan lalu lintas di siang hari nan panas. Bagi pengendara motuba tak ber AC, ya resiko panas gembrobyos dan was-was kalau mesinnya over heat. Bagi biker atau pemotor lebih gila lagi, sudah kepanasan, motor diam tak bergerak menunggu lalu lintas lancar saat si biker terjebak kemacetan nan panas .

( Baca :Derita pengendara motuba tak ber AC saat macet di siang hari nan panas)

Kembali pada judul,.. Butuh kesabaran tingkat tinggi saat biker terjebak kemacetan nan panas.

Artikel ini terinspirasi saat yudibatang dalam perjalanan dari Boyolali menuju ke kota solo membonceng bro Nugroho pemilik blog Redto-black.web.id. Bro Nugroho ini termasuk biker yang tertib, dia tetap fokus dijalan tidak berusaha untuk nyerobot kanan kiri meminta jalan. Saat kami berjalan pelan dalam antrian kemacetan, tiba-tiba ada oknum pengendara nmax dengan jaket khas warna stabilo melaju kencang dan mepet disisi kanan meminta jalan kemudian motong. saya lihat bro Nugroho masih sabar dan hanya menggeleng-gelengkan kepala. Saya hanya berucap dalam hati “biker a*u!!,.. wong dalane lagi macet malah slonang-slonong”. 

Yups,.. memang dibutuhkan kesabaran yang tinggi saat biker terjebak kemacetan nan panas. apalagi biker atau pemotor lokal jarak dekat yang hanya memakai kaos oblong, celana pendek dan sendal jepit, wis seperti dipanggang. Goda,an bagi biker yang terjebak kemacetan nan panas adalah mencari celah yang bukan jalan aspal agar lepas dari jebakan kemacetan yang panas. Salah satunya melewati trotoar!! Saya yakin hampir semua pemotor pernah melakukan hal ini. Namun bagi biker yang tertib, pantang melakukan hal ini.

Selain melewati trotoar ada juga biker yang berusaha lepas dari jebakan kemacetan yang panas melewati bibir jembatan. Bagi biker ata pemotor waras, hal ini terlalu beresiko. pengalaman pribadi, saya pernah terjebak kemacetan di daerah jalan pantura demak karena ada perbaikan jalan. saat saya mengantri kemacetan disebuah jembatan, ada beberapa pemotor yang melewati bibir jembatan. Namun saat posisi saya sudah hampir melewati jembatan, pemotor-pemotor ini pada kebingungan. karena ujung bibir jembatan ternyata buntu alias jaraknya terlalu tinggi dengan tanah. mau nggak mau mereka harus bergotong royong mengangkat motor turun ke aspal. dyar!!

So,.. harus benar-benar sabar saat kita terjebak kemacetan disiang hari nan panas… sssttt,… nanti malam ada artikel horor.

10 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.