Misteri peri alas roban, pemburu supir hidung belang

Yudibatang,com – Halo brother biker 😀 ,.. Malam Jumat waktunya artikel horor,… Dulu saya sering riding wara-wiri melintasi jalan PanturaBatang – Semarang. Ketika saya sedang istirahat disekitar alas roban, saya sering mendengar obrolan para supir truk yang sedang istirahat di sekitar jalan pantura alas roban. Obrolannya tentang mengapa di jalur sekitar Alas roban sering banget terjadi kecelakaan yang kebanyakan melibatkan truk-truk. Kata salah satu supir truk, kecelakaan itu kebanyakan disebabkan oleh Peri alas roban alias hantu peri penunggu alas roban.!. Namun saat itu saya tidak begitu paham apa yang dimaksud dengan hantu peri.

supir truk di ganggu demit tanpa kepala
pak slamet dan yudibatang

Nah,… ketika saya numpang naik truk kontener dari Jepara menuju ke Semarang, barulah saya tahu tentang peri alas roban lewat cerita sang supir kontener yang bernama pak Slamet. Oh..iya artikel tentang numpang truk kontener tua sudah pernah saya tulis di sini ( Baca : Pengalaman naik truk kontener tua dari Jepara ke Semarang). Yups,.. pak slamet memiliki banyak pengalaman horor selama mengendarai truk besar antar kota. Salah satunya pengalaman bertemu hantu peri alas roban. Ceritanya begini,…

Saat itu pak Slamet sedang membawa truk fuso bermuatan sembako dari Surabaya hendak menuju ke Tasik-Jawa barat. Pak Slamet membawa seorang kernet bernama Gill dong. Singkat cerita pak Slamet sudah memasuki daerah Gringsing Batang. Dulu Jalan alas roban hanya ada satu yaitu jalan alas roban lama (sekarang ada tiga). Saat hendak memasuki jalan alas roban, waktu sudah menunjukan jam sebelas malam. Pak Slamet mengendarai truknya dengan sangat hati-hati, karena jalan alas roban lama banyak tikungan tajam dan tanjakan serta masih dua arah. Saat truk sampai ditengah-tengah,.. Pak Slamet melihat seorang perempuan menggunakan baju kebaya dan kain jarik serta tidak memakasi sendal. Perempuan tersebut berdiri dipinggir jalan sembari melambaikan tangan namun wajahnya tertunduk dan tertutup rambutnya yang panjang dan hitam.

Pak Salmet dan gill Dong terus mengamati perempuan tersebut. Oh iya,..menurut pak Slamet saat dirinya melihat perempuan tersebut, bau disekitar truk jadi wangi sekali. Pak Slamet menghentikan truknya. kemudian Gill Dong bertanya “Kang, kok berhenti? ada apa?”. Pak Slamet menjawab “Perempuan itu melambaikan tangan mungkin butuh tumpangan,.. coba kamu turun dan persilahkan dia naik”. Kemudian Gill dong turun dan mempersilahkan perempuan tersebut naik ke dalam truk. Saat perempuan tersebut masuk, aroma bau wangi tercium sangat tajam,… pokonya waaaanggiiiii sekali. ,…. bersambung

 

 

11 Komentar

  1. Hahaha pembaca kuciwa.
    Mungkin mas yudi pas nulis didekati peri, gak jadi nulis karena tiba2 ada aroma wangi.
    Jebul pengharum ruangan otomatis.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.