Pengalaman teman bule, Naik motor bertemu hantu nenek-nenek serem!!

Yudibatang.com – Halo brother biker šŸ˜€ ,.. Malam jumat waktunya cerita horor. Cerita horor malam ini mengisahkanĀ pengalaman teman bule, Naik motor bertemu hantu nenek-nenek serem!! Sekitar setahun yang lalu, saya punya seorang teman. Bukan orang Indonesia melainkan orang Eropa, Sebut saja namaya Tony. Saya penasaran, apakah ada orang eropa atau orang bule yang pernah ketemu lelembut di Indonesia? Seperti biasa, saya tanya kepada Bro Tony apakah pernah ketemu lelembut waktu di Indonesia. Karena saya pikir lelembut Indonesia doyannya hanya sama orang Indonesia. Ternyata dugaan saya keliru, Lelembut nggak pilih-pilih kalau mau menampakkan diri. Mau orang Indonesia, mau orang eropa, mau orang jepang, terserah lelembut dalam membidik sasarannya.

( Baca juga :Pengalaman teman,..diteror arwah penasaran penunggu kawasaki Ninja )

Begini ceritanya,……

Saat itu sekitar tahun 2008, Tony baru lulus kuliah dan mendapatkan kerja disebuah perusahaan furniture yang cukup besar di daerah Jepara- Jawa Tengah. Untuk aktifitas sehari-hari, Tony menggunakan motor trail Kawasaki KLX150. Suasana kota Jepara pada malam hari umumnya sepi, yah,.. maklum kota Jepara ini letaknya dipinggir laut Jawa dan jauh dari jalur pantura. Maka setiap weekend atau hari Sabtu dan Minggu Tony lebih suka menghabiskan waktu liburnya di Yogyakarta. Karena kebetulan teman-teman Tony banyak yang tinggal di yogya. Setiap Jumat sore Tony menggeber kawasaki KLXnya melintasi jalur Jepara – Demak lanjut menuju ke Semarang dan terus melintasi jalur Semarang – Yogyakarta Via Ambarawa – Secang – Magelang dan Yogya. Just info karena sudah cukup lama bergaul dengan orang Indonesia dan tinggal dijawa, Tony bisa bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.

poto ilustrasi

Tony sedang gila naik motor, kususnya motor trail. Bayangin,.. naik motor dari Jepara menuju kota yogyakarta itu jauh. Saya sendiri pernah mencoba naik suzuki Address dari Jepara menuju Yogyakarta itu sekitar 6 jam. Namun bagi Tony itu bukan sebuah halangan, yang penting bisa ketemu teman-teman. Biasanya di hari minggu sore Tony kembali riding pulang menuju ke Jepara. Rutinitas ini terus berjalan dan semua berjalan lancar. Nah,.. suatu hari Tony berada di yogyakarta dan acara bersama teman-teman berlangsung hingga malam sekitar jam 11 malam. Karena tuntutan besok harus masuk kerja, Jam 11 malam Tony nekad pulang ke Jepara. Oh,.. iya berdasarkan cerita Tony, lokasi kejadian seram pernah saya tulis di artikel horor lawas yang berjudul Pengalaman teman riding malam bertemu hantu tinggi besar dijalan semarang magelangĀ 

Setelah memakai riding gear komplit dan membawa tas ransel dipunggung Toni menggeber motor trailnya meninggalkan kota Yogyakarta. Perjalanan Dari Yogyakarta hingga Magelang berjalan lancar, jalanan relatif sepi. Lepas dari Kota Magelang sekitar jam 1 malam, jalanan mulai dua arah melintasi daerah Secang yang semakin sepi. Tony terus menggeber motor trailnya walau sebenarnya badannya agak capek dan mengantuk. Memasuk sebuah jalanan yang sangat sepi, yang dikanan dan kirinya hanya ada pohon-pohon Tony mulai mengurangi kecepatan motornya. Saat pandangan sedang konsentrasi kedepan, dari kejauhan Tony melihat ada nenek-nenek yang menggendong kayu bakar menyeberang jalan pelan-pelan. Tony semakin melambatkan motornya dan mengamati nenek-nenek pembawa kayu bakar yang menyeberang jalan.

Tony keheranan dan berkata dalam hati “Malam-malam begini kok ada nenek-nenek membawa kayu bakar yang menyeberang jalan”. Tony terus mengamati di nenek aneh tersebut. tepat dilokasi si nenek menyeberang, tony bukannya takut tapi malah berhenti sembari terus memandangi dinenek tersebut. Lama-kelamaan si nenek masuk diantara pohon-pohon dan hilang dari pandangan. Tony kembali melanjutkan perjalanan sambil dibenaknya masih bertanya-tanya siapa nenek misterius itu. Baru saja motor berjalan sekitar sepuluh meteran, didepan kembali terlihat nenek-nenek yang tadi membawa kayu bakar,.. kali ini menyeberang dari arah sebaliknya yaitu dari kiri ke kanan. Tony kaget bukan main, kenapa bisa tiba-tiba nenek-nenek tadi muncul kembali didepannya. Tony kembali menghentikan motornya dan mengamati nenek misterius yang menyeberang untuk kedua kalinya.

dihadang kuntilanak

Tony terus memandangi nenek pembawa kayu bakar itu hingga tak terlihat masuk kedalam kegelapan malam. Kembali Tony terheran-heran,… “kok bisa nenek itu kembali muncul menyeberang jalan”Ā . Jalanan masih terlihat sangat sepi dan gelap. Semenjak Tony melihat nenek pembawa kayu bakar menyeberang yang pertama kali, tak terlihat kendaraan lain yang melintas. Belum hilang rasa herannya,.. dikiri Tony terdengar suara perempuan tua yang serak berbicara dalam bahasa jawa “Nang ,..tulung digawake kayu bakar iki” translate “nak, Tolong bawakan kayu bakar ini”. Tony menjawab “monggo mbah” (Silahkan nek). Sinenek pelan-pelan melepas selendang yang mengikat kayu bakar dipunggungnya. Selendang lepas dan kayu bakarnya pada jatuh, namun sinenek tetap mengambil sebuah benda dari punggunya dan memberikannya kepada Tony. Oh,..iya kondisi mesin motor dan lampu depan motor Tony masih menyala. Pelan-pelan terlihat benda yang akan diberikan kepada Tony. mak jegagik!!! ternyata benda itu sebuah kepala yang matanya masih terlihat melirik kekanan dan kekiri!! Tony langsung kaget dan merinding tengkuknya. Kepala aneh tersebut langsung dilempar!! kedua tangan Tony langsung memegang setang motor sembari menggeber motor sekecang-kencangnya!! Nggguuuaaanggg!!!

Terdengar suara tertawa hantu nenek-nenek itu,… “hik,..hik,..hik,…”. Tony terus menggeber motornya tanpa berani menengok kebelakang. Walau sudah melewati sekitar satu kilometer dari hantu nenek-nenek, Tony terus memelintir gas motornya sampai mentok. Tiba-tiba motor melaju pelan sendiri,…mesin masih hidup tapi digas nggak mau lari. Untungnya Tony sudah memasuki kesebuah perkampungan. Tony menepikan motornya didepan halaman sebuah rumah. Tony coba cek kondisi motor, ternyata kabel gasnya putus. Tony sesekali memangdang kearah jalan yang baru saja dilewatinya,.. kawatir hantu nenek tadi mengikutinya. Lihat jam tangan, waktu menunjukan jam setengah dua malam. Terpaksa Tony menuntun motornya mencari bengkel yang masih buka, walau kemungkinannya kecil. Yang penting harus jalan terus jangan sampai ketemu hantu nenek tadi.

Beruntung Tony bertemu penduduk yang sedang ronda dan dibantu mencarikan bengkel. Walau bengkelnya sudah tutup tapi penduduk tersebut terus mengetuk pintunya sampai situkang bengkel terbangun dan memperbaiki motor Tony. Semenjak peristiwa itu, Tony tidak berani lagi naik motor tengah malam melintasi jalur Magelang- Semarang,… “hik,..hik,..hik,… ”

 

9 Komentar

  1. Saya kok penasaran daerahnya to pak. Sudah baca cerita yang satunya tapi masih belum paham. Hampir 10 tahun ini saya wira wiri jalan itu jam berapapun, alhamdulillah ga pernah liat yang aneh2 juga. Gak minta juga sih diliatin, wkkk

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.