jump to navigation

poto Penampakan lelembut alas roban… October 18, 2012

Posted by yudibatang in : Horor, pengalaman berkendara , 65comments

Halo brother biker 😀 .. hari sabtu 13 oktober saya solo riding dari Jepara menuju kebatang. Start dari Jepara jam lima sore, sampai didaerah SPBE (Stasiun pengisian Bahan bakar elpiji CMIIW) tulis Batang sekitar jam sembilan malam, saya berhenti dipinggir jalan yang gelap…karena sensor motor dispedometer berkedip-kedip warna kuning. Setelah dicek, sensor lampu dispido mati.. nyalakan mesin lagi….brum… tanggung dah berhenti, buang air kecil sekalian :mrgreen: sebelum jalan, iseng-iseng ambil kamera dan diarahkan kepohon-pohon jati diseberang jalan… saya jepret tiga kali..pertama malah kena bis sumateranan yang melintas.

jepret lagi..setelah dilihat hasilnya poto yang kedua cuman kelihatan gelap doang, terus langsung saya matikan kamera dan Lanjutkan perjalanan.

Sampai diRumah coba lihat hasil jepretan kamera..poto yang kedua dan ketiga kok cuman warna hitam dengan debu-debu abu-abu…Coba diamati lagi…ternyata itu segerombolan lelembut yang tanpa disengaja berhasil saya abadikan lewat kamera.

perhaikan lingkaran nomer satu..itu gambar lelembut berbentuk kepala anjing yang lidahnya menjulur…
gambar nomer dua wajah seram!!gambar dilingkaran nomer tiga wajah seram juga..gambar nomer empat seperti alien yang difilm.. gambar 5 dan enam wajah aneh… kata seorang rekan yang tau hal-hal mistis, katanya waktu saya menjepret kamera, kebetulan gelombang saya dengan para lelembut trsebut terletak pada frekwensi yang sama. boleh percya boleh tidak terserah anda 😀

Pengalaman solo riding melewati jalan alas roban bertemu hantu alas roban bagian 3 January 12, 2012

Posted by yudibatang in : Bikers, pengalaman berkendara , add a comment

Halo brother biker 😀 Pas malam jumat kliwon.. setelah tertahan tiga minggu, brojol juga artikel yang ditunggu -tunggu pengunjung setia warung ini 😀 bagi yang baru absen, silahkan baca dulu yang bagian pertama dan kedua ……..setelah beberapa menit saya beranikan melongok dibalik jok motor sambil melihat kearah tempat monyet-monyet tadi melintas…. Alhamdulillah sudah nggak ada… terlihat cahaya lampu sepeda motor diringi suara khas motor dua tak menuju kearah saya treng..teng..teng..teng.., senang rasanya ada orang yang melintas.

Saya langsung berdiri dan melambaikan tangan kearah pengendara motor tersebut berharap sipengendara mendekat dan menolong saya. ternyata benar sipengendara motor menyeberang jalan menuju arah saya, namun dia berhenti lima meter didepan saya sambil mematikan mesin, saya hanya bisa melihat cahaya lampunya dan tidak bisa melihat wajah sipengendara motor. sambil menutupi mata dengan tanagn karena silau terkena sorot lampu, saya bermaksud meminta pertolongan.. namun sipengendara motor mulai bicara duluan dengan bahasa khas Batang. “Neng opo mas motore? mogok pok? “ translete : “Kenapa motornya mas? mogok ya?”
Ada sesuatu yang aneh ketika sipengendara motor berbicara…suaranya berat dan serak (seperti suara vokalnya group musik underground Sepultura) dan membikin merinding seluruh badan..saya seperti terpaku tidak bisa bergerak dan berbicara.. sipengendara motor berbicara kembali “nyobao diengkol meneh motore..” translate: “Coba diengkol lagi kick starternya..” ..seperti kerbau yang dicokok hidungnya, saya menurut menuju motor dan langsung mengengkol kick starter..breemm..

aneh..tadi motor mogok, sekarang kok bisa nyala sendiri??..saya menengok kebelakang bermaksud mau mengucapkan trimakasih kepengendara motor, namun sipengendara motor sudah berbalik arah..terlintas tulisan merk sepeda motor ditangkinya, kalau nggak salah tulisannya enduro. sipengendara motor menuju arah yang berlaanan dengan saya dan menghilang dikegelapan malam… nggak pake lama saya langsung jalan meninggalkan tikungan tersebut walau masih terbesit berbagai pertanyaan tentang darimana datangnya gerombolan monyet dan siapa sipengendara motor misterius itu..

pelan-pelan saya menyusuri jalan alas roban lama yang berkelok-kelok dan naik turun dikegelapan malam..anehnya dari tadi belum ketemu kendaraan lain selain pengendara motor misterius..sekitar satu kilo meter perjalanan, terdengar suara motor 2 tak dibelakang saya dan lambat laun semakin mendekat..”sepertinya sipengendara motor misterius yang tadi” .. ternyata benar dia mendahului saya dengan kecepatan sedang..sekitar 50kpj dan sekitar sepuluh meter didepan saya dia melambat..baru terlihat siapa pengendara motor misterius itu melalui sorot lampu motor saya… sipengendara motor memakai sepatu boot jaman dulu, celana dan baju jaman belanda berwarna krem, menggunakan ikat pinggang hitam.. namun saya tersentak kaget! benar-benar kaget!!..

sipengendara motor misterius ternyata tidak ada kepalanya dan motornya bisa terus melaju lurus padahal jalanya belok kekanan!! saking kaget dan takutnya, reflek saya tancap gas..sambil tengak-tengok kebelakang kawatir sipengendara misterius mengejar saya…dan gusrakk!! saya dan motor terperosok kesemak-semak!! rasa ketakutan menghinggapi seluruh tubuh, badan lemas, gemeteran, keringat mulai bercucuran, jantung berdetak kencang dan napas megap-megap!! saya berusaha bangun dan samar-samar terdengar adzan Isya…dan terlihat sorot lampu truk-truk melintas..saya geser-geser motor menuju jalan aspal..lalu lintas mulai ramai..coba starter motor..breemm..Alhamdulillah motor masih nyala. saya segera meninggalkan semak-semak itu dan berkendara mengikuti truk yang melintas menuju arah barat. Sampai juga dijalan pantura utama..berhenti sejenak disebuah warung kelontong dan minum teh botol sambil menata napas yang masih megap-megap.

terdengar suara menghampiri saya ” mas..mas..sampean mau sing ngadek nang pinggir dalan cedak watu gedhe kae yo? sampean tak celuk ora nglinguk-nglinguk..arep tak ingetke watu iku angker bin gawat, ben wulan mesti ono kecelakaan nang kono” Translate: “mas..mas..anda yang tadi berdiri dipinggir jalan dekat batu besar itu ya? anda saya panggil-panggil nggak negok-negok..mau saya ingatkan batu itu angker bin gawat , setiap bulan pasti ada saja kecelakaan disitu” Ternyata orang itu adalah supir mobil box yang melintas dijalan alas roban lama deket batu besar. dan kebetulan dia juga lagi istirahat diwarung remang-remang dekat tempat saya lagi duduk minum teh botol. Dalam hati berkata “hah..jadi semakin bingung..perasaan tadi jalanan sepi tidak ada mobil ataupun truk yang melintas saat saya didekat batu besar” setelah kondisi badan dirasa sudah fit, saya malanjutkan perjalanan kebatang..Alhamdulillah..masih diberi keselamatan hingga sekarang.

video komplitnya jalan alas roban disini 😀

berikut poto motor yudibatang setelah shoot jalan alas roban 😀

*Artikel terkait

*Pengalaman solo riding dirubung lelembut dijalan wonogiri – Purwantoro jawa timur

*Pengalaman solo riding tengah malam dan terjebak dikampung siluman

*Pengalaman solo riding malam bertemu lelembut diUnnes semarang

*Riding malam? kenali aroma khas mahluk halus

*Pengalaman touring melewati hutan angker dimalam hari

*Pengalaman duo riding tengah malam melewati jalan pedesaan yang angker

*Pengalaman solo riding tengah malam dijalan Cilengsi-Jonggol jawa barat

Pengalaman solo riding melewati alas roban bertemu “lelembut” alas roban .. bagian 2 December 22, 2011

Posted by yudibatang in : Bikers, pengalaman berkendara , 85comments

Halo brother biker 😀 … yups..ini dia artikel yang ditunggu-tunggu para pembaca setia warung ini…. jangan lupa bikin kopi dulu, bagi yang tinggal sendirian tutup pintu dan jendela rapat-rapat, siapkan botol aqua kosong sapa tau takut kalau mau kencing kebelakang :mrgreen: 😆 melanjutkan postingan bagian yang pertama disini sebelumnya saya ingatkan kembali jalan dialas roban ada tiga. yang pertama, jalan yang dilalui mobil pribadi, sepeda motor dan bus dari arah timur kondisinya biasa dan banyak pedagang dipinggir jalan. jalan yang kedua atau jalan alas roban lama/plelen yang sekarang hanya dilalui oleh truk dan bus saja. yang ketiga jalan beton yang dilalui oleh truk dan bus dari arah barat.

kembali kecerita pengalaman solo riding… entah kenapa waktu itu saya memilih jalan tengah, perasaan hanya ingin merasakan sensasi yang baru saja.. bosen melewati jalan yang itu-itu saja (jalan pertama). Memasuki jalan tengah alas roban,terasa udara segar..jalan masih biasa saja, malah terlihat beberapa truk parkir dipinggir jalan, sekitar satu kilo meter Sebelum memasuki tikungan terlihat pohon yang sangat besar diantara pohon-pohon Jati… sepertinya pohon beringin… dalam hati berkata “apakah ini yang dinamakan tanjakan Poncowati? Yang kata orang-orang terkenal sangat angker? dan hampir setiap bulan pasti ada kecelakaan”.. wah..bodo amat lah udah terlanjur…masuk ketikungan pertama kekiri dan menanjak.. hawanya semakin dingin..cesss.. seperti kalau kita nongkrong didepan lemari es yang dibuka…lanjut tikungan kekanan.. terlihat samar-samar perempuan berbaju kebaya putih dan bawahnya menggunakan kain batik jalan sendirian…oh..iya kain batiknya hanya sebatas betis..
Maksud hati mau menyamperi perempuan tersebut untuk menawarkan tumpangan namun sekitar dua puluh meter hampir mendekati perempuan itu, tiba-tiba perepuan itu membalikan badan sebentar lalu belok kekiri (seperti mau masuk kedalam gang).. saya penasaran mendekati tempat dimana perempuan itu berbelok. Saya berhenti dan motor saya parkir dipinggir jalan.. saya turun dari motor mencari-cari sekedar ingin tahu dimana perempuan tadi dan dimana gangnya??.. setelah diraba-raba pake tangan.. ternyata itu batu yang besarnya sekali !!segede hotel bro!! :shock:… (lihat poto dibawah)

seketika tengkuk merinding… dan terasa ada seseorang yang meniup pelan dibelakang telinga saya..whusss!!.. reflek saya tepok pake tangan kiri… tengak-tengok tidak ada siapa-siapa.. Hiiii..!! makin merinddiiing sekujur tubuh…… segera saya bergegas naik keatas jok motor..nyalakan mesin dan segera pergi dari batu besar itu.. baru sepuluh meter, lihat dispion kiri..lho..kok terlihat perempuan yang yang lain!!.. bajunya putih, rambutnya hitam dan panjang menutupi seluruh mukanya..tak sadar dan nggak konsentrasi pada jalan didepan, padahal didepan ada tikungan tajam yang buta.. tiba-tiba… Thooeeeett!! 😯 Muncul truk gandeng keluar dari tikungan.. langsung reflek rem mendadak. Weis..hampir saja saya ketabrak truk!!.. dag..dig..dug.. jantung saya berdetak keras!! Dan badan terasa lemas sekali… tengok kebelakang lagi, perempuan yang tadi sudah nggak ada!! HHiii.. semakin merinding..Saya coba nyalakan mesin namun tiba-tiba mesin motor nggak mau hidup..aneh?!.. distarter nggak bisa, diengkol nggak bisa!!.. weh.. tambah ngeri ..( saya belum menyadari kalau batu besar dan pohon beringin besar itu katanya sarangnya lelembut dan dedemit penunggu alasa roban!! )… hari semakin gelap..mungkin sekitar jam setengah tujuh petang.. saya tuntun motor menyeberang jalan, bermaksud mencari tempat yang bisa terlihat diantara tikungan, agar bila ada kendaraan yang lewat saya bisa meminta bantuan… saya standar motor dan check mesin motor sambil terus tengak-tengok kuatir kalau-kalau punggungnya ada yang nyolek..hhiii!!..

Perasaan campur aduk..cemas, takut, ngeri… sendirian dijalan alas roban yang sepi dan gelap, motornya mogok lagi 😥 . Pokoknya perasaanya nggak karuan. Mau jalan kaki balik lagi keperkampungan namun harus melewati batu besar tempat perempuan aneh tadi, mau jalan kaki kearah depan malah jauh tak terhingga!! Keringat dingin semakin bercucuran.. wis..berdo’a sebisa-bisanya sambil duduk dibebatuan berharap ada motor atau mobil yang lewat…. mencoba tetap tenang sambil mengeluarkan bungkusan rokok dari saku celana dan ambil sebatang rokok. Baru mau meyalakan rokok dan belum hilang perasaan yang nggak karuan, terdengar langkah –langkah kaki yang tak beraturan seperti menginjak-injak daun-daun kering.. krosak..krosak..krosak…!!.. saya sembunyi dibalik motor dan badan semakin merinding..sambil melongok diatas jok motor, mata memandang sekeliling mencari tahu mahluk apa yang akan muncul… suasana tegang, penasaran, takut mengumpul jadi satu…. ternyata!! Segerombolan monyet yang muncul dari bawah lembah!! Terlihat satu monyet paling besar didepan (sepertinya pemimpinnya) saya terpana dan terbengong-bengong… kok masih ada monyet dialas roban??!! Muncul rasa ketakutan yang luar biasa!! Weh..kalau dikroyok monyet gimana nih?!.. sipemimpin monyet berdiri dipinggir jalan membelakangi saya dan monyet yang lainnya (jenis monyetnya seperti yang ditopeng monyet dan banyak banget sekitar ratusan mungkin) mereka melompat-lompat menyebrang jalan kearah batu besar itu… suaranya mulai bersautan..u’u..a’a.. setelah gerombolan monyet habis masuk kearah batu besar, sepertinya sipemimpim monyet mau menengok kearah saya,

weis.. mau dikatain penakut juga nggak apa-apa, saya sembunyi dan menutup mata dengan tangan, jongkok dibalik jok motor. Mulut terus komat-kamit membaca-baca do’a sebisanya.. jantung terus berdetak kencang… setelah beberapa menit saya beranikan melongok dibalik jok motor sambil melihat kearah monyet-monyet tadi…. Alhamdulillah sudah nggak ada… terlihat cahaya lampu sepeda motor menuju kearah saya.. Bersambung…

video komplitnya jalan alas roban disini 😀

*Artikel terkait

*Pengalaman solo riding dirubung lelembut dijalan wonogiri – Purwantoro jawa timur

*Pengalaman solo riding tengah malam dan terjebak dikampung siluman

*Pengalaman solo riding malam bertemu lelembut diUnnes semarang

*Riding malam? kenali aroma khas mahluk halus

*Pengalaman touring melewati hutan angker dimalam hari

*Pengalaman duo riding tengah malam melewati jalan pedesaan yang angker

*Pengalaman solo riding tengah malam dijalan Cilengsi-Jonggol jawa barat

Pengalaman solo riding melewati alas roban mengalami hal aneh… bagian 1 November 24, 2011

Posted by yudibatang in : Bikers, pengalaman berkendara, Tips sepeda motor , 44comments

Halo brother biker… 😀 Mencoba untuk mengingat-ingat lagi pengalaman-pengalaman riding yang serem dimasa lalu, ketemu satu lagi pengalaman yang cukup serem yang terjadi ditahun 2005 😀 yups..waktu itu hari kamis sore saya riding menggunakan honda Supra fit dari Semarang jam empat sore mau pulang keBatang. Sesampai diGringsing (sebuah desa kecamatan yang mau memasuki alas roban) jam setengah enam sore. perlu pembaca ketahui diAlas roban dulunya menyimpan sejuta misteri tentang cerita begal dan hantu-hantu yang serem… dan dulu hanya ada satu jalan yang melewati alas roban yang dinamakan “plelen”, sebuah jalan aspal dua arah yang hanya cukup dilalui dua mobil dengan kondisi jalan berkelok-kelok sangat ekstim dan naik turun yang sangat curam. (lihat anak panah merah pada poto 😀 )

Bahkan waktu saya kecil, pernah diajak ibu saya naik bis dari tegal keSemarang, Bila bis melewati “plelen” alas roban..semua penumpangnya pada berdoa, ada yang mengaji dan ada yang dzikir… dipinggiran jalannya banyak monyet yang berkeliaran… pokoknya siang saja sudah serem.. apalagi malam hari…hiii…
namun sekitar tahun 90an sudah dibuat dua jalan baru diantara jalan yang meliuk-liuk tersebut, dan jalan meliuk tersebut hanya dilewati oleh truk. Nah.. entah kenapa waktu itu saya ingin melewati jalan meliuk tersebut.. padahal tidak ada satupun biker yang melewati jalan tersebut, disamping jarak tempuhnya lebih lama juga kondisi jalannya yang sangat ekstrim….. (Bersambung)

%d bloggers like this: