Siperusak pesta itu bernama “sisikut” Ben spies

Pembalap kelahiran Germantown, Tenesee pada 11 juli 1984 ini, lahir bukan dari keluarga pembalap yang menorehkan prestasi apik.  Ben’s kecil lebih suka bermain sepeda, dan menghabiskan waktu berjam-jam untuk melihat TV.
Memasuki usia remaja, Ben’s muda adalah pemuda yang enerjik dan pintar, kegemarannya menonton tontonan balap, sering kali membuat dia kagum melihat salah satu pembalap favoritnya Valentino Rossi. Berawal dari hal ini cita-cita Ben’s untuk menjadi pembalap professional mulai ia tekuni dengan ikut bergabung di salah satu tim lokal di Amerika.

Ben Spies memenangkan perlombaan pertamanya di Pikes Peak International Raceway pada tahun 2001, dengan pacuannya Valvoline Suzuki GSX-R dan semenjak itu karirnya terus meroket. Langkah pertama sisikut adalah mengikuti seri Superbike AMA pro pada tahun 2000 dan balap di AMA Superstock Championship selama dua tahun. Pada musim 2002, Spies bersaing bersama Jason Pridmore di Formula Xtreme Series, ia menjadi juara pada tahun berikutnya. Spies tiga tahun berlaga di kelas Supersport dan mampu berubah menjadi salah satu pembalap top di paddock AMA dengan tim Suzuki Yoshimura Superbike.

Pada tahun 2006 untuk kelas Superbike, Sisikut yang menunggangi Suzuki GSX-R1000 Yoshimura ketika ia “merusak pesta” Mat Mladin yang tampaknya untouchable.  Spies membuktikan kehebatannya dengan mengulangi prestasi tahun 2007 dan tahun 2008.
Dalam sejarah AMA Superbike, Ben Spies adalah pembalap keempat yang memenangkan tiga gelar berturut-turut dan duduk di peringkat ketiga Superbike AMA sepanjang masa kariernya dengan 28 kemenangan. Spies mencatat 90% tingkat podium finish yang tak tertandingi dalam sejarah AMA.

Karier Spies berlanjut ke MotoGP, dengan tiga tiket wildcard entri GP di motor Rizla Suzuki GSV-R. Pertama, saat Loris Capirossi cedera di GP Inggris, spies finish ke 14 dan mencetak poin pertamanya di MotoGP. Race berikutnya di Laguna seca Amerika, mampu finish ke 8 dan race yang ketiga, Spies berhasil finish diurutan ke enam di Indianapolis.
Sayangnya Suzuki tidak bisa memanfatkan “mutiara” yang ada ditimnya, Yamahalah yang beruntung bisa merekrut Spies dan mengikuti seri World Superbike pada tahun 2009 dan dimusim pertamanya Spies langsung mengobrak-abrik , “Elbowz” mencatatkan paling banyak rekor kemenangan dan menjuarai WSBK tahun 2009 bersama Yamaha R-1. lagi-lagi Spies “merusak pesta” saingannya Noriyuki Haga yang digadang-gadang untuk menjadi juara oleh Ducati. Spies mencetak gelar pertama untuk Yamaha dalam seri Superbike Dunia.

 

 

 

 

 

Nggak pake lama, setelah juara WSBK tahun 2009, Spies ditarik bergabung bersama Yamaha Tech3 di ajang MotoGP tahun 2010 menggantikan James Toesland yang lengser keWSBK. Spies berhasil bertengger diurutan ke6 sekaligus mendapat gelar Rokie of the year. Dan ditahun 2011, Spies ditarik keTim Pabrikan Yamaha mengisi kursi yang lowong pasca ditinggal Valentino rossi ke Ducati. Mungkinkah Spies akan merusak pesta lagi digelaran Motogp 2011 ini? Pastikan TV anda tidak rusak, sediakan cemilan, kopi dan rokok :mrgreen: kita tonton bersama-sama dan biarkan waktu yang menjawabnya 😀

 

 

Sejarah Karier Ben Spies :

2011 –   MotoGP – Yamaha                                                                                                         2010 – 6th MotoGP – Yamaha
2009 – 1st WSBK – Yamaha
2008 – 19th MotoGP – Suzuki
2008 – 1st AMA Superbike – Suzuki
2007 – 1st AMA Superbike – Suzuki
2006 – 1st AMA Superbike – Suzuki
2005 – 2nd AMA Superbike – Suzuki
2004 – 4th AMA Supersport – Suzuki
2003 – 1st AMA Formula Xtreme – Suzuki
2003 – 9th AMA Supersport – Suzuki
2002 – 6th AMA Formula Extreme – Suzuki

About yudibatang 2295 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

14 Komentar

  1. Ada pesta terlewat bro, pestanya kwartet alumni 250 di MotoGP tahun kemaren, terutama pestanya Simo.
    Baru tau kalau dia fans Rossi, kirain fans pembalap amerika.
    Go the Elbowz, go the texas terror, go the predator………..destroy the party.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.