Riding membawa balita, lebih baik jangan melewati tempat angker..

Halo brother bikers 😀 .. Sebelumnya saya tegaskan dulu tentang riding disini adalah JJS atau jalan-jalan santai keliling komplek atau keliling kampung 😀 Yups..biasanya bikers yang mempunyai anak kecil entah itu anak sendiri, keponakan, adik, adiknya ceweknya dan lain-lain suka mengajak jalan-jalan santai diwaktu sore hari atau pagi hari 😀 Seperti saya sendiri kalau sore hari suka mengajak JJS anak menggunakan sepeda motor.
mengapa riding membawa anak kecil jangan melewati tempat angker?? yups.. saya dan istri saya masing-masing punya pengalaman pas riding membawa anak kecil melewati tempat angker, terjadi sesuatu yang aneh. Yang pertama pengalaman yang terjadi pada istri saya.

silurah batang
Yups..waktu itu sekitar jam lima sore istri saya jjs menggunakan Honda scoopy memboncengkan pengasuh anak dan anak saya yang kedua berdiri didek scoopy menuju pasar tiban/pasar dadakan untuk belanja. rute melewati jalan aspal (jalan kabupaten). namun ketika mau pulang, jalanan begitu padat dan istri saya melewati jalan tikus. lha dijalan tikus itu ada satu tempat angker yaitu sebuah jembatan kecil yang sekelilingnya ada kebon yang ditumbuhi pohon bambu dan sepi… dua puluh meter menjelang melewati jembatan tersebut, anak saya teriak sambil menutupi mukanya.. “hantu..!..Hantu..!.. ibu..takuuut.. ” Istri saya dan pengasuh anak kaget bukan kepalang, mereka bercerita katanya tengkuknya seperti ada yang niup.. dan merinding sekujur badan..Alhamdulillah istri saya tetap konsentrasi dan tetep bisa mengendalikan motor hingga sampai rumah dengan selamat..

pendopo batang

Pengalaman yang kedua ketika saya mengajak Istri dan anak-anak JJS melewati pendopo kabupaten Batang, ketika itu sekitar jam tujuh malam. Anak saya yang kedua berdiri didek, dan anak saya yang ketiga (cewek) berdiri sambil dipegangin istri saya dibelakang, Seperti biasa anak saya yang cewek kalau naik motor sambil menyanyi dan tepuk tangan.. Entah kenapa ketika motor memutari lapangan pendopo, anak saya seperti melihat sesuatu dan langsung duduk dan sembunyi dan anak saya yang didepan menutupi mukanya. Saya merasa ada sesuatu lelembut yang menampakan diri tapi hanya bisa dilihat oleh anak-anak. Itulah kenapa bila anda JJS dengan anak jangan melewati tempat-tempat angker karena sebagian besar balita memilik kemampuan melihat mahluk halus.

 

Semoga berguna 😀

16 Komentar

  1. aku sendiri masih inget pas kelas 5 SD (habis sunat) malam.jam 8an diajak ibu ke warung nglewati pohon bambu lihat dua sosok wujud orang yg satu tinggi yang pendek sekali, pas tanya ibu cma dijawab biarin itu orang lewat, tp dlm hati tetep curiga soale ibuku seperti ga lihat..

    “mas yuddd aduss durungggg” 🙂

  2. mirip ponakan saya…yang malam2 nangis n ngomong klo ada tuyul lagi mainan di badan ayahnya..
    trus pas nginap di rumah saya juga malam2 bangun n tanya terus, kok ada orang di teras rumah…padahal ga ada sapa2…–“

  3. betul mas bro, semua bayi umur 0 sampai 2 tahun emang bisa liat makhluk halus (ada hadistnya tapi lupa). kalo udah di atas 2 tahun mungkin emang punya bakat atau mungkin cuma merasakan kehadirannya karena anak2 lebih peka katanya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.