Puas rasanya melihat Alay sruntulan “kejeglong” lubang

Halo brother biker 😀 …Seperti biasa setiap akhir pekan saya solo riding dari Cirebon menuju keBatang. Start dari Cirebon jam sembilan pagi, perjalanan lancar namun memasuki kota brebes hingga pemalang riding seperti main video game, karena harus extra waspada agar terhindar dari lubang-lubang jalan yang menganga.

Sampai diterminal pekalongan sekitar jam 11.20. Karena riding dalam kota saya turunkan kecepatan antara 40-50 km/jam. Memasuki perbatasan Pekalongan-Batang, saya mendahuli dua motor yang lagi berjejer. Yang kiri pengendara bebek berboncengan, yang kanan pengendara matik Suzuki spin. tiga ratus meter kemudian ada bus yang sedang mendahului truk, sayapun ikut mendahului truk sambil tetap menjaga jarak sekitar 5 meter dibelakang bus.

Tiba-tiba ada skutik yang mendahului saya dengan kecepatan tinggi dan (ternyata pengendara skutik yang tadi berjejer)..langsung “nyruntul” masuk celah diantara kepala truk dan belakang bus yang hanya berjarak sekita satu meter.. dalam hati berkata (wooh..alay sruntulan.. kejeglong modar kowe.. :mrgreen: ) setelah jarak antara kepala truk dan belakang bus pada kondisi jarak aman (sekitar lima meter), baru saya masuk dan tetap konstan di 50 km/jam… seratus meter didepan terlihat ada jembatan dan beberapa mobil pribadi yang melaju pelan. siBiker alay sruntulan masih juga memacu skutiknya pada kecepatan tinggi, padahal sedikit lagi memasuki jembatan. Jarak saya dengan biker alay sekitar 15 meteran. disisi kiri jalan ada mobil melaju pelan dan disisi kanan ada mobil lain berposisi lebih kebelakang dan ada celah sekitar satu meter. Dan.. Busyet!! sibiker alay kembali mungulangi aksinya, nyruntul mendahului mobil yang disisi kanan. Dan benar dugaan saya, didepan mobil yang kanan ada lubang menganaga, sibiker alay sudah tidak ada ruang menghindar.. lalu..glothak!! pas disaat sibiker alay kejeglong, reflek saya teriak “modiaarr” :mrgreen: setelah kejeglong, motornya montang-manting dan sibiker alay berusaha mengendalikan motornya sambil kepalanya geleng-geleng sendiri. Namun, lima meter didepan sibiker alay kejeglong lagi untuk kedua kalinya dan montang-manting lagi :mrgreen:

Anehnya, itu alay walau sudah kejeglong dua kali tapi tetep memacu skutiknya. Sampai ditraffic light alun-alun batang lampu menyala merah. ketika saya sudah hampir mendekati si biker alay dan siap2 mau mengambil kamera untuk mempoto biker tersebut, lampu sudah keburu hijau..yah..gagal ambil gambar. Dasar alay.. nggak tau ganasnya jalan pantura.. :mrgreen:

About yudibatang 2295 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

20 Komentar

  1. shock e jebol plus velg peyang,kalo mtor dah rusak..ngerengek minta ortu bwat perbaikin atw bli mtor baru…dasar anak alay,kasian ortunya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.