Re-post..Tips melewati jalanan rawan begal motor

membawa senjata saat naik motor
membawa senjata saat naik motor

Yudibatang.com – Halo brother biker πŸ˜€ ,..kali ini saya ingin menuliskan beberapa tips and trik bila kita melewati daerah atau jalan yang rawan begal motor berdasarkan pengalaman pribadi yang pernah saya tulis dikaskus dan dikolom komentar salah satu artikel blognya MasTriatmono, serta berdasarkan info dari supir travel berjam terbang tinggi serta seorang rekan mantan preman πŸ˜€ . kadang-kadang kita mengalami suatu keadaan yang tak terduga, dimana kita dituntut harus melakukan solo riding dimalam hari. Dan kadang-kadang pula kita dituntut harus melewati jalanan yang rawan kejahatan kususnya begal motor. Jalanan yang rawan begal dibagi menjadi dua πŸ˜€ Jalan raya Provinsi atau jalan raya utama yang menghubungkan antar kota dan Jalan raya kabupaten biasanya jalur alternative.Begal motor khususnya didaerah, biasanya beraksi dimalam hari sekitar jam 12 malam sampai jam empat pagi.

Berikut tips and trik melewati jalanan rawan begal motor :

*Riding melewati jalan Propinsi yang rawan begal. Biasanya area jalan ini panjang mungkin antara 5 – 10 KM.

1. Bila keperluannya nggak penting banget, mendingan berhenti dan menginap dihotel terdekat dan perjalanan dilanjutkan besok paginya.

2. Pastikan bahan bakar terisi penuh

3. Riding dibelakang mobil dan jaga jarak konstant sekitar 5 meter dibelakang mobil disarankan dibelakang mobil yang melaju kencang minimal 80 KPJ

4. Jangan sekali-kali berhenti sendiri dipinggir jalan misal untuk terima telpon, kencing dll. lebih baik berhenti dipom bensin atau rumah makan yang besar atau tempat lain yang ramai

5. Pandangan harus selalu waspada, sesekali lihat kaca spion apakah ada motor lain yang mengikuti atau tidak.

6.Sebelum melewati jalan tersebut ambilah benda keras yang ada dimotor anda , misal kunci pas, obeng dll diselipkan ditempat yang mudah untuk mengambilnya. Misal diselipkan disepatu sebelah kanan, diselipkan dipergelangan jaket sebelah kiri untuk jaga-jaga bila menemui kondisi terburuk.

*Riding melewati Jalan Kabupaten yang rawan begal. Biasanya area jalan ini haya terfokus disatu titik, area yang sering digunakan adalah jembatan, jalan yang kanan kirinya penuh semak/bambu/pohon yang lebat dan lintasan kereta api yang gelap dan sepi.

1. satu kilometer sebelum melewati area tersebut, berhentilah sejenak dan tunggu bikers lain lewat. kalo kelamaat nunggu bikers lain lewat mending batalkan aja dan balik kucing

2. Ambil jalan lain yang lebih aman walaupun jaraknya lebih jauh atau memutar

3.Pandangan harus selalu waspada, sesekali lihat kaca spion apakah ada motor lain yang mengikuti atau tidak.

4. Nyalakan lampu sein sebelah kanan, Ini seperti kode etik sesama penjahat πŸ˜€

5. Bila dalam jarak sekitar 15-20 meter didepan anda melihat benda atau mahluk hidup yang melintang dijalan (biasanya orang, bayi, pohon tumbang dll), segeralah putar balik dan tancap gas.

6.Sebelum melewati jalan tersebut ambilah benda keras yang ada dimotor anda , misal kunci pas, obeng dll diselipkan ditempat yang mudah untuk mengambilnya. Misal diselipkan disepatu sebelah kanan, diselipkan dipergelangan jaket sebelah kiri untuk jaga-jaga bila menemui kondisi terburuk.

Semoga bermanfaat πŸ˜€ dan Waspadalah…waspadalah…

 

34 Komentar

  1. alahdulillah om selama riding malem…walo gag malem2 bgt…insya allah aman dan jangan sampe kejadian ketemu orang jahil di jalan..hehehhe
    kalo jalan malem ane selalu pake jaket kulit yang ada kantong di bagian dalemnya…isinya senter led mini yang terang kunci pas sama obeng minus..hehehhe
    pake sepatu turing diluarnya di iket sangkur om…heheheh….
    syukur belom nemu keadaan terburuk dan jangan sampe..heheheh…

  2. Baluran kalo malem serem banget, ane dulu balik kucing tidur di warung dulu. Jam 4 br cabut lg. Dulu klo di sby plg serem ke perumnas menganti. Jam 6 udah kayak di film2 jadul.

  3. aku terbiasa lewat alas baluran jam tengah malam,,
    ah,,,aman2 aja kok,,,
    malah banyak truk mogok disana,,,atau truk istirahat.
    kadang2 malah macet juga,,coz jalan semi nanjak..
    bus n truk angkat tangan klo yg bginian..larinya pelan bgt,,,70kpj an ,,,
    malah aku yg ngibrit,,
    intinya berdoa dulu agar diberi kslamatan n gaspoooooolllllll…….

  4. bus kadang larinya juga nanggung,,,
    lari nya sperti gak kenceng2 amat,,,tp mau mendahului itu susahnya minta ampun..
    nyalip bus 1 aja sperti nyalip kereta api,,,,
    gak nyampe2,,,,
    betul gak???

    • lewat niki mawon mas, pemalang belok kanan arah radnu dongkal, tembus purbalingga, jadi tinggal purbalingga-purwokerto-kebumen-jogja

  5. ada saran lain yang mungkin jadi alternatif..
    kendarai dengan kecepatan biasa dan jangan pakai helm, biar disangka sebagai penduduk/orang kampung yang baru pulang..

  6. Alhamdulillah mas sering solo riding tengah malem lewat Bogor – Cihideung – Cijeruk (yang katanya dulu rawan begal) gak pernah ada kejadian apa2. intinya yang harus dipersiapkan motor harus dalam kondisi sehat, lampu2 hidup semua. Juga seperti di atas, bensin pastikan cukup.

    Saya mah intinya ngebut aja lah, minimal kecepatan antara 60-80kpj. Juga misal ada orang menyeberang atau minta tolong namun mencurigakan, lebih baik tinggalkan saja. Biasanya itu modus mereka untuk mencari korban atau justru makhluk halus tabrak saja (nah biasanya masalah ini mas yudibatang jagonya) πŸ˜€ Dan, jangan pernah lupa pencet klakson ketika akan melewati tikungan atau jembatan πŸ™‚

  7. bekali juga dg senjata kejut listrik, harganya terjangkau kok dan bentuknya mcm macam malah ada yg bentuk hp. jd klo pas ditodong diminta hpnya keluarin aja dan pastinya penodong gak curiga kan? pas udah mau dipegang baru deh colokin di lehernya atau dadanya pasti shock tuh penodong. langsung jatuh dan kita bs lari cari bantuan.

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pengalaman hampir dibegal dijalan pantura Kanci – gebang, Cirebon | yudibatang personal blog
  2. Solo riding jarak jauh malam hari.. perlukah membawa β€œsenjata”? | yudibatang personal blog

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.