Ridang via pantura? Kenali cara berputar arah truk tronton tanpa kenek

Yudibatang.com – Halo brother biker 😀 … sekedar share salah satu pengalaman berkendara dipantura, yang mungkin dari sebagian besar anda belum mengetahuinya. Yups..Jalan pantura atau pantai utara adalah jalan raya utama antar kota antar propinsi diPulau jawa bagian utara. Kebanyakan jalan ini memiliki dua jalur yang berbeda yang dibatasi oleh sparator. Masing -masing jalur memiliki dua lajur. jalur pantura itu tempat lewatnya berbagai kendaraan bermotor, dan hampir semua truk dan Bis melewatinya. Saat anda riding dipantura. kenali Kenali cara berputar arah truk tronton tanpa kenek.

(Baca :Tekhnik menjaga keseimbangan motor ketika hampir kepeleset jalan berpasir )

tulisan dibak truk 4

Nah khusus truk besar atau truk tronton dan bus besar. biasanya bila mereka mau berputar arah yang mengharuskan melewati ruang diantara sparator umumnya ada satu orang biasanya kenek/kondektur yang memberikan tanda atau aba-aba kepada pengguna jalan lain. bahasa gampangannya “sorry gan mobil ane mau lewat, minta jalan sebentar”.
Namun bagaimana bila sisopir truk tidak membawa asisten atau kenek? nah..begini cara berputar arah truk tronton tanpa kenek

gambar ilustrasi truk berputar arah

Tidak jarang banyak kasus kecelakaan tabrakan beruntun, tabrak belakang dan motor kelindas bermula dari ketidak tahuan pengendara roda empat atau pengendara roda dua. dengan karakter truk dijalan raya. Kuncinya bila ada kendaraan didepan kita menyalakan lampu hazard, kita harus mengurangi kecepatan dan menunggu sejenak apa yang akan dilakukan kendaraan didepan kita.

About yudibatang 2255 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

25 Komentar

  1. mas Yudibatang salah :mrgreen:
    prinsip lampu kuning di Indonesia itu bukan “hati-hati”
    tapi “cepetaaaann”
    contoh:
    saat lampu merah motor berenti ketika lampu berkedip kuning menjelang hijau (belum hijau) semua motor udah tancap gas, begitu juga saat lampu hijau menuju merah, sewaktu lampu berkedip kuning bukannya ngurangi speed malah nambah speed curi waktu.
    apalagi lampu merah baru aja gak sampe sedetik, wooohhh yg nyerobot banyak.
    sama halnya dengan sein, walau udah nyalain sein tetep aja ada yg curi kesempatan nyalip sebelum kendaraan itu berbelok

    • ane juga ngaca diri sendiri om 😀
      pernah merobos lampu merah yg baru aja nyala, eh ternyata dari lawan arah juga ada yg nyerobot sebelum lampu ijo nyala, untung masih diberi keselamatan,
      kapok

    • Apalagi liat yg didepan kita udah nyalain sein tapi tetap ditengah2,jadi jengkel….tambah eneg,pas yg didepan kita udah nyala sein kanan,kita mo nyalip kiri,eh dianya ikut minggir kekiri…jiaann,tepok helm !!!

  2. heran,,,kenapa di jawa banyak truk pakai gandengan (bukan trailer,tp bak yg ditarik), kalau di riau yg seperti itu tak boleh karena berbahaya

    • ya kalo dari pabriknya diijinkan bikin gandengan ya gak masalah dipake oleh masyarakat. kalo trailer mungkin di pedesaan jawa sulit dipake karena jalannya kecil, mending pake gandengan yg bisa menikung di jalan sempit, kalo trailer ya repot

  3. hrs hati2 bagi biker apabila ada kendaraan truk yg tonase berat..krn remnya tdk stabil..apalagi turunan / tanjakan…. untuk kebaikan semua…
    karna truk2 tsb membutuhkan SPACE yg agak besar….berisiko apabila menghalanginya….
    sy bicara hal tsb…karna sy pun suka bawa.. dan merasakan apabila drivernya lg cuti..dgn tonase s/d 15 ton..tanpa membawa kenek.
    good artikel mz…

  4. Sekarang aneh-aneh, di perempatan lurus pakai lampu hazard, hujan pakai hazard, di terowongan pakai hazard, semuanya bikin bingung.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.