Ternyata plat nopol “kadaluwarsa” itu tidak dipermasalahkan oleh polantas Cirebon

Yudibatang.com – Halo brother biker πŸ˜€ … Mohon maap, artikel nglowong lagi satu bulan lamanya. yups..jutagane lagi sibuk kerja dan sibuk merintis usaha πŸ˜€ Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis artikel tentang plat nopol yang belum jadi walau sudah bayar pajak Nah..kejadian ini juga banyak dialami pemilik kendaraan lain yang habis masa berlaku plat noplnya. Dan kebanyakan mereka lebih memilih membuat plat nopol yang tidak legal ditukang plat nopol. Meraka beralasan kuatir kalau2 pas kendaraan dibawa keluar kota, akan dipermasalahkan oleh polisi.

Akhirnya saya menemukan jawabannya hari ini (tadi jam 11 siang), ketika saya solo riding dari Batang-Jawa tengah menuju Cirebon – Jawa barat. Didaerah Kanci (sebelum pintu tol kanci) Cirebon, ada razia Polisi. Ada puluhan polisi disisi kiri dan kanan jalan. Sasaranya truk dan sepeda motor. Polisi memberikan tanda agar kendaraan saya berhenti, sayapun segera menyalakan lampu sein kiri dan menepi. Dalam hati berkata… pokoknya siap berdebat, siapin kamera :mrgreen: Setelah mematikan mesin, saya segera turun dan motor dan melepas helm dan pakPolisi yang ramah itu (entah siapa namaya) mengajak salaman sembari senyum. Sayapun segera mengeluarkan STNK beserta SIM. Sebelum pakpolisi bertanya, saya sudah ngomong duluan “Plat nopolnya belum jadi pak, dari Samsat batangnya hanya menuliskan ambil plat nopol tanggal 27 november 2013”.

Pakpolisi memeriksa stnk sepeda motor saya yg hanya sebelah itu dan membandingkan dengan plat nopol dimotor. Akhirnya pakPolisi mempersilahkan saya melanjutkan perjalanan. Yups..ternyata Plat Nopol kadaluwarsa itu tidak dipermasalhkan oleh Polantas Cirebon. Entahlah..apa karena pakpolisinya sudah melihat wajah saya, apa memang pakpolisinya sudah tahu info tentang plat nopol daerah batang-Jateng belum jadi. Rasanya akan lebih mantab bila pejabat polisi yang berwenang memberikan statemen yang bikin adem pemilik kedaraan bermotor yg plat nopolnya belum jadi πŸ˜€

 

25 Komentar

  1. batire inyong wong tegal kena razia ng mundu crb laka sim stnk kir (pick up carry) diajak damai njaluke 400 nego jd 150rb.
    no papper lolos bgtu sajo dg lembaran pek go, hbt yah isilop crb, pdhl msknya ranmor itu.
    asli kejadiannya 2bln yg lalu razia di dkt smk delta

  2. saya org cirebon om, polisi cirebon yg penting stnk dan sim serta motor ga modif macem2 pasti lolos, apalagi pake motor laki.

  3. Iya Oom, itu masalah kayaknya merata di seluruh Jateng, katanya gara2 kasus si jendral polisi X, jadi urusan stnk n plat nomor terbengkalai gt. denger2 sih gitu.

  4. Kalo ada surat keterangan ya ndak masalah tow, oom…
    Justru kalo pake pake nopol abal abal yang ga ada tulisan ditlantas nya yang bisa kena razia…

  5. Karena di Cirebon pun Plat Nomornya sama Indent om. kebetulan saya org cirebon. Hehehe… BTW, tumben amat ya Polantas Cirebon ramah πŸ˜€ biasanya kalau melihat NOPOL Luar Kota gak akan dilepas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.