Pengalaman horor terakhir bersama “sikibaliyut”, dihadang memedi sawah dipantura, Gebang-Cirebon

Yudibatang.com – Halo brother biker 😀 … Malam Jum’at pas lagi mood, waktunya publish artikel horor. Yups, cerita malam jumat ini adalah pengalaman horor terakhir bersama “sikibaliyut” (motor old vixion) dihadang memedi sawah yang pada akhirnya saya jual. Begini ceritanya…..

Sekitar bulan November 2013, pas dihari Jumat jam 10 malam saya hendak pulang dari Cirebon kebatang dengan mengendarai sikibaliyut. Tidak ada firasat apa-apa sebelum pulang. Seperti biasa bila riding malam, saya selalu waspada, riding dikecepatan 60-70 km/jam. Melewati pintu keluar tol kanci, lalu lintas jalan jadi agak sepi. Saya terus memacu motor dengan santai hingga sampai didaerah pasar gebang, Cirebon.

berkendara malam
yudibatang naik motor malam

Lalu lintas jalan masih relatif sepi, hanya satu-dua mobil saja yang lewat. Lepas dari pasar gebang, saya seperti pengguna tunggal jalan pantura arah semarang. didepan kosong dan sepi, dibelakangpun sama saja. Pas melewati daerah persawahan, dalam jarak lima meter mata saya melihat seperti ada seseorang yang mau menyeberang jalan. Refleks, saya tarik tuas rem depan dan injak pijakan rem belakang. ciiiit…ciiit.. ban belakang sampai ngesoot! saya langsung mengucap Astoughfirulloh! Saya berhenti dibahu jalan dan melihat kebelakang..ternyata tidak ada siapa-siapa.

Saya mencoba untuk tenang…“ah..mungkin itu hanya halusinasiku saja” ucap saya dalam hati. suasana jalan masih sepi sekali tak ada satupun kendaraan yang lewat. Ketika saya mau melanjutkan perjalanan, sripiiiiit…tercium aroma bau buah sawo …tengkuk terasa mulai merinding. Dalam hati berkata.. “Hmmm…bau buah sawo, berarti ada memedi sawah lagi keluar dari sarangnya nih..hiiiii.. “. ( yang belum tau aroma khas mahluk halus baca riding-malam-kenali-aroma-khas-makhluk-halus ).

Terdengar suara disemak-semak.. “krosak..krosak..”. Saya segera menyalakan mesin motor dan pergi meninggalkan tempat tersebut. Karena penasaran saya berkendara sambil melihat spion sebelah kiri. “suara apa itu ya?” guman saya dalam hati. Karena pandangan saya fokus dispion, saya kurang memperhatikan pandangan depan. Ketika mata saya kembali melihat depan….Busyet!! ada kaki segede drum minyak tanah tepat didepan saya!! dihadang memedi sawah !

Dihadang memedi sawah

kembali saya mengerem mendadak dan ngesoot karena menghindari kaki aneh tersebut. Motor keluar dari aspal dan melewati tanah yang berkerikil. glodak..glodak. glodak..dan mesin motorpun mati. Bau aroma buah sawo semakin menyengat! saya mencoba menstarter motor dan mengengkol motor sambil sesekali nengok kebelakang, tapi mesin tetap nggak mau nyala. Muncul perasaan takut luar biasa, keringat dingin mulai bercucuran. anehnya jalanan masih sepi saja.

wis..pasrah saja lah. saya diam dan memandang kebelakang..ternyata tidak ada apa-apa. motor masih tetap nggak mau nyala walau diengkol berulang-ulang. Suasana sepi dan aroma buah sawo masih tercium sangat menyengat. Saya turun dari motor dan berdiri menghadap sawah sambil ngomong sendiri (ikut-ikutan orang-orang tuwa jaman dulu)


begini omonganya pake bahasa tegalan… “Damyang..damyang… enyong nunut liwat, enyong ora ngganggu…aja ngganggu enyong.. “. terjemahan “damyang..damyang..saya numpang lewat, saya nggak ganggu..jangan ganggu saya..” Seketika aroma buah sawo tidak tercium lagi. kemudian terlihat mulai ada kendaraan yang lewat… Alhamdulillah sudah mulai ada temannya.

saya kembali menaiki motor dan menstarter motor..cekikkik…bruumm… “Aneh! tadi nggak mau nyala sekarang baru nyala. Saya kembali melanjutkan perjalanan sambil berkata dalam hati “siKibaliyut terlalu sering ditemploki lelembut, harus dijual!”. Keesokan harinya motor langsung saya tawarkan keorang dan nggak berapa lama langsung sold.

Seminggu kemudian, ketika saya pulang dari cirebon kebatang dengan menggunakan motuba, persis ditempat saya ketemu memedi sawah, terjadi kecelakaan mobil. mobil panther menyeruduk truk. sampai gardan truk belakangnya protol… Hampir setiap jengkal Pantura memang banyak lelembutnya. Jangan lupa baca do’a sebelum riding.

About yudibatang 2295 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

16 Komentar

  1. Allah itu Maha Penolong, Maha Pelindung. Sehebat apa fisik kita buat menandingi setan semacam gunderwo, tetap saja itu atas izin Allah. Di situ pintarnya iblis, kita dibuat sombong gara-gara kemampuan kita bisa menghajar setan-setan. Demi menghindari hal itu, akui bahwasanya tidak ada yang bisa memberi bahaya kecuali atas izin-Nya. Berdoa kepada-Nya. Insya Allah bagaimana pun halang dan rintangan yang ktia hadapin, itu mesti karena Allah menguji hamba-hamba-Nya. Lihat setan ingin mengerjain kita, ingat Allah. Kalo belum terbiasa, latihan. Saya suka lupa juga mas Yud! Makanya biasain terus. Dan selalu minta sama Allah buat dimudahkan dalam urusan berdzikir kepada-Nya.

  2. asieeek…….. artikel kismis nie yg jd ciri khas yg punya warung
    salam kenal om yudi kulo saking pekalongan kota tepatnya di jln veteran dket bank BNI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.