Pengalaman nyetir mobil, mesin over heat, rem macet!!dan hampir menabrak bus Di Jepara Jawa Tengah

mesin over heat
Motuba Daihatsu Charade yudibatang di jepara

Halo Brother biker 😀 … Membaca dan melihat berita kecelakaan sebuah motuba (mobil tua bangka) menabrak bagian belakang bis Didaerah turunan gombel Semarang yang sangat mengerikan. saya jadi ingat pengalaman pribadi.

yaitu pengalaman tentang menyetir atau mengendarai Motuba melewati jalanan menurun tapi mesin over heat dan rem macet!! Jadi ceritanya begini…. Waktu itu sekitar tahun 2013, saya sedang ada prkerjaan didaerah Jepara Jawa Tengah. Saat itu saya mengendarai motuba Daihatsu Charade tahun 1986. Walaupun mobil tua, tapi kondisi mesin, kaki-kaki dan kelistrikan sudah saya upgrade. karena motuba ini saya gunakan untuk perjalanan jarak jauh kadang perjalanan dari Batang-Cirebon kadang dari Batang keJepara.  hanya satu bagian yang belum beres, yaitu AC.

gosok mesin Daihatsu Charade

AC di motuba saya masih bermasalah, kalau AC dinyalakan tapi hasilnya kurang dingin padahal sudah servis Ac dan isi freon. Untuk sementara AC dinyalakan kalau pas hujan saja. Kalau disiang hari ya pake AC alami bin kristalisasi keringat :mrgreen: Berangkat dari Batang sekitar jam 5 pagi sehabis subuh. Sampai Jepara sekitar jam setengah sepuluh pagi. Lagi seneng-senengnya dolanan motuba, sampai diPabrik bukannya istirahat dulu, tapi langsung buka kap mesin dan “otak-atik”. saya coba rubah-raubah posisi selang -selang angin dibagian selenoid AC.

??????????

Setelah itu, saya coba kembali mengendarai motuba saya jalan dalam kondisi AC menyala. Oh iya kebetulan siOwner pabrik yang bernama PakAbdul lagi nyantai dan ikutan naik kemotuba saya. Pertama jalan, kabin motuba masih terasa dingin… melewati jalan Wahid hasyim, jarum indikator temperatur mesin sudah mulai naik (posisi ditengah). Saya nyetir sembari ngobrol-ngobrol dengan pak Abdul. Karena rute ngetes mobil yang dekat dengan lokasi pabrik, saya nggak begitu kawatir dengan temperatur mesin.

Jl.Kop Moh Sukri

Mulai masuk tikungan diJalan Kopral Moh Sukri, saya masih cuek. Dan jalan semakin menurun tapi kondisi lalu lintas sepi. Tiba-tiba mesin mati mendadak!! dan ketika kaki saya menginjak pedal rem, Bah!! pedal tidak bisa ditekan alias macet!! “Busyet!! Over heat nih mesin” guman saya dalam hati. (Pada umumnyaa mekanisme rem pada motuba menggunakan  boster yang berhubungan dengan kompresi mesin, jadi kalau mesin mati karena over heat, booster rem juga tudak bekerja alias macet CMIIW). Jalan semakin menurun curam dan didepan ada bus kecil, disisi kanan ada trotoar tinggi lalu ada tembok pembatas dan sungai. Disisi kiri jalan aspal hanya tanah dengan rumput sedikit.

Yudibatang nyetir charade pake topi

Tindakan pertama yang saya lakukan adalah Saya berusaha tetap tenang dan tidak panik, saya tidak bilang ke pakAbdul kalau mesin mobil mati. Tindakan kedua saya matikan saklar AC mobil. Sementara siBus kecil malah berhenti menurunkan penumpang!! Saya bersikap pura-pura tidak terjadi apa-apa agar pakAbdul tidak Panik. Saya tetap mendahului bus kecil. Tindakan ketiga saya turunkan gigi bertahap.. dari gigi empat kegigi tiga, gigi tiga kegigi dua dan sampai pada gigi satu. Proses menurunkan gigi secara bertahap ini lumayan bisa mengurangi laju mobil. Tindakan keempat saya saya tarik tuas rem tangan. dan akhirnya mobil bisa berhenti dan saya pinggirkan kepinggir aspal. Setelah itu saya pura-pura membuka kaca jendaela dan bilang kePak Abdul kalau saya mau merokok. Saya coba menyalakan mesin…cekikikiki… mbreeemmm!!.. Alhamdulillah mesin menyala lagi. Pak Abdul bertanya “Lho kok tadi mesinnya dimatikan masyudi?” . Sambil tersenyum saya menjawab “Tadi mesinnya over haet dan mati sendiri, remnya juga macet”. “Walaaaahhh Mas… untungnya masyudi nggak ngomong, kalau saya tahu tadi mesinnya mati dan remnya macet dijalanan menurun, saya mungkin sudah teriak-teriak minta tolong”!! Ujar pak Abdul dengan wajah cemas… Just share, memiliki motuba harus tahu seluk belum motuba tersebut. Selalu check dan re-chek kondisi motuba. Tapi kalau tidak tahu dan tidak bisa menangani satu masalah pada motuba lebih baik  serahkan saja pada ahlinya. jangan lupa membaca doa sebelum berkendara dan tetap hati-hati dan waspada.

 

Semoga pengalaman ini berguna bagi pembaca 😀

Artikel terkait yang berbau horor :

Pengalaman horor supir mobil rental, diteror kuntilanak penunggu jembatang pungangan pekalongan

Pengalaman supir travel nyetir ditemani lelembut tanjakan angker limpung sukorejo Batang

About yudibatang 2297 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

18 Komentar

  1. hahaha saya juga pernah mesin modar pas di tanjakan, alhasil rem keras dan ga bisa di injak, sempat takut juga ngegelosor ke blakang

  2. ini ada kesaksian kecelakaan mas. ternyata bus ini sudah lama berhenti buat menaikkan penumpang.

    di sumber lain saya baca, pemotor yang buntutin motuba mengatakan, ‘mobil itu melaju sangat kencang lalu pelan, lalu kencang dan menabrak’. nah loh!

    lagi pula ini bukan turunan yang curam. salah motuba kah?

  3. Motuba itu harus dijajanin utk bagian pendinginan mesinnya seperti radiator plus selang2nya, thermostat, waterpump serta blowernya dan diwajibkan diganti baru. Serta klo bisa alternator dan fuelpumpnya juga…..Share pengalaman karena komponen2 di atas paling yg bekerja keras dan jangan lupa pastikan REM harus kondisi prima

  4. Saya juga pernah mengalami hal yg sama… Bukan Motuba malah, sya pake Daihatsu Sirion 2013… Kebetulan jalan untuk ke garasi rumah agak menanjak, pas mau masukin mobil eh mesin tiba2 mati trus pedal rem nya jam alias macet, alhasil, mobil meluncur kembali ke jalan.. untung aja jalan lagi sepi… sempat kaget juga… Sya jdi bertanya2, apa memang problem seperti ini bisa terjadi di mobil baru sekalipun…? Btw, pas kejadian tadi sya memang baru saja menempuh perjalan yg lumayan jauh…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.