Mau kemesjid naik motor? lebih baik tetap menggunakan celana panjang dan helm

Halo brother bikers 😀 … Sebagian dari anda pasti pernah melihat atau mengalami sendiri ketika mau kemasjid entah itu unuk tujuan ibadah solat wajib, sholat Jumat dan lain-lain dengan menggunakan sepeda motor. Busana yang digunakan umumnya hanya Baju koko, Sarung, Picis dan sandal 😀

Bonsai naik motor pake sarung

*Poto Mbah Bonsai biker

Dengan asumsi perjalanan yang ditempuh relatif dekat, banyak pemotor yang mau pergi kemesjid hanya dengan memakai sarung dan baju koko. Mereka pada umumnya mengabaikan faktor keselamatan dan kelengkapan berkendarapun. “Ingat !!kecelakaan biasanya terjadi pada saat riding menempuh perjalanan jarak dekat” kalau anda masih sayang nyawa dan keluarga, lebih baik tetap menggunakan celana panjang dan helm. Berikut beberapa alasan yang mendukungnya 😀

10947313_879654078723968_7897695300579700172_n

*Poto Rudy Soul

1. Mengendarai sepeda motor menggunakan Helm dan celana panjang (minimum safety gear), akan mengurangi resiko bila terjadi kecelakaan.

2. Mengendarai motor menggunakan celana panjang, otomatis dompet beserta isinya seperti uang, KTP dan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK tetap terbawa 😀 .. jadi kalau seandainya pas pulang jum’atan ada razia pulisi, andapun tidak perlu repot2 kena tilang. dan kalau pulang jumatan mau langsung mampir kewarung untuk membeli makanan, sudah ada uang didompet 😀

3. Bila berkendara motor menggunakan celana panjang dan helm, seandainya anda telat jumatan.. misalkan tinggal sepuluh meter lagi hampir sampai kemesjid..eh..ternyata jum’atannya sudah selesai dan orang-orang sudah berjalan keluar dari masjid. Anda bisa dengan mudah “mlengos” tanpa malu..pura-pura dalam perahu :mrgreen: motor diarahkan lurus melewati masjid. Coba seandainya anda memakai sarung dan picis terus gak jadi kemesjid dan dilihatin tetangga…wuaaa.. isin masbro 😆

Semoga berguna 😀

About yudibatang 2209 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

5 Komentar

    • malu kenapa Bro? masbuq shalat jumat karena udzur tinggal kita lanjut saja shalat dhuhur bila ketinggalan semua rakaat shalat jumatnya & insya Alloh shalat dhuhur kita akan terhitung shalat berjamaah meski dilakukan sendirian.
      ngapain musti malu kalo masbuq?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.