Motogp : Musuh utama Marquez adalah dirinya sendiri

Halo brother biker 😀 … Marc Marquez pembalap fenomenal yang telah menjadi juara dunia Motogp diawal debutnya ditahun 2013 dan mengulang menjadi juara dunia kembali ditahun 2014. Dua tahun tersebut adalah masa keemasan Marquez yang begitu perkasa melibas lawan-lawannya.

Marc Marquez juara Motogp Austin 2015

Namun siapa sangka diMotogp tahun 2015, Marc Marquez sering mengalami nasib sial dan terjatuh saat balapan, hingga membuat dirinya gagal mendapatkan poin dan semakin tertinggal dari lawan-lawannya. Nah.. setelah melihat dan mengamati saat Race seri pertama hingga race seri ketujuh motogp tahun 2015, Ternyata marquez sering melakukan kesalahan sendiri hingga terjatuh.

Rossi vs Marquez motogp argentina 2015

1. Balapan Motogp seri ketiga disirkuit Argentina.

Saat itu Marquez memang berada diposisi depan, namun dilap-lap akhir performa Honda RC213V tunggangan Marc mulai menurun, Hingga Valentino rossi berhasil mendekat dan Over take Marquez. Namun Marquez tidak rela kalau disalip Rossi, Nah…disinilah kesalahan Marquez ..andai dia mau bersabar dan tidal ngotot memaksakan diri, tentu dia bisa finish nomer dua dan dapat poin 20.

CGVaqZUWgAAcQab

2. Balapan Motogp seri keenam disirkuit Mugello Italia.

Balaapan Mugello seri enam Marc Melakukan pertarungan seru melawan Andrea Ianonne. Kembali marquez membuat kesalahan sendiri, saat dia berada diposisi ketiga dibelakang Ianonne dan terjatuh dilap kesembilan belas. Lah..balapan sudah tingga sedikit lagi, karena kurang sabar akhirnya Marquez gagal mendapatkan poin.

mm crash 29

3. Balapan Motogp seri ketujuh disirkuit Catalunya Spanyol

Ini kejadian baru sekitar seminggu yang lalu, saat itu marquez sudah berada diposisi kedua dibelakang Jorge Lorenzo. Lagi-lagi Marquez kurang sabar dan terburu-buru mau mengover take Lorenzo. Karena kesalahan sendiri melakukan tekanan terlalu keras , akhirnya marc Jatuh dan kembali gagal dapat poin.

93-marquez-Lemans

Dari tiga kejadian tiga kali jatuh ditujuh balapan, menurut yudibatang, musuh besar Marc Marquez dalam balapan adalah dirinya sendiri. kalau Marrquez bisa mengontrol emosi dan lebih bersabar dalam mencari timing yang tepat dalam petempuran, tidak menutup kemungkinan minimal sekarang Marc ada diperingkat 2 atau tiga klasemen pembalap. 😀

 

4 Komentar

  1. oya bangyud, memang dari tes pra musim wajah marquez sudah ga sumringah. di qatar yang biasanya kalo kalah tetap tebar senyum, eh malah penuh tanda tanya.

    sejak beberapa seri doi bermasalah, saya yakin ada feeling yang aneh dirasakan olehnya. dia pun bingung, karena tim pun belum menemukan jalan keluar.

    tipikal marquez sejak awal ikut balap motogp memang begitu. sebelum racd target juara dipikirkan, tapi kalo sudah di lintasan yang ada adalah melewati lawan tanpa menghitung resiko.

    wajar kan kalo dia pernah nyaris kena sanksi akibat terlalu agresif. tapi tetap aja maju nih semut, yang penting tampilan menyenangkan.

    saya tambah yakin dengan prinsip balap marquez. 2 tahun doi bikin rekor baru, ga lain tujuannya buat menghibur penontonnya.

    tapi jadi membosankan karena dia tetap juara. makanya marquez menampilkan balapan salip menyalip. masih ingat gak kalo di akhir debut ke 2 motogp nya doi seolah hati2 dengan poin. padahal doi itu sudah ga terkejar. tapi tetap hati2, kan gagal juga kalo dnf terus. doi merasa harus melambat, biarkan lawan di depan, karena pada saat itu lawan terberatnya cuman rossi. tau lah rossi saat itu banyak masalah. lorenzo sakit2an dan feeling balap jadi buyar.

    saat sekarang saja marquez ga bisa main2 kek dulu lagi. tapi prinsip semutnya itu loh, pantang menyerah, jatuh ya jatuh, ga menang, asal sudah berjuang maka kalah terhormat.

    kan memang kek nya title juara itu memang mainan saja. doi lebih suka balapan yang seru. tapi sekarang aja rcv ga bisa diandalin.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.