Cagiva Stella 125, motor bebek kencang rasa italia nan dasyat!!

Yudibatang.com – Halo brother biker 😀 …. Artikel tentang motor lawas sebagai khasanah pengetahuan dunia permotoran. Bicara tentang motor – motor bebek super dua tak era 90an hingga 2000an, yang terdengar ditelinga kita umumnya ya sekitar motor bebek produksi pabrikan Jepang seperti Honda Nova Dash, Yamaha Tiara 120 serta Suzuki RK cool 110 dan  Satria 120.

bikepics-355477-full

Pada pertengahan tahun 90an hingga pertengahan tahun 2000an, pasar motor bebek hyper underbone di Thailand lagi booming, ada tiga pabrikan jepang yang bermain disana… Honda dengan Nova Dashnya, Yamaha dengan Yamaha Tiaranya dan Suzuki dengan Suzuki RK coolnya. Melihat pasar yang menjanjikan, produsen motor sport asal Italia yaitu Cagiva tertarik dan ikut “bermain” jualan motor bebek sport high Tech. Dan keluarlah motor bebek hyper underbone produksi Cagiva yang bernama Cagiva Stella (ada yang 110cc dan 125 cc).

cagiva-stela-125_11

Sekitar awal tahun 2000an, boomingnya trend motor ayam jago dinegeri Gajah Putih yang juga sampai ke Indonesia dan menarik minat importir umum untuk mencoba memasukan serta memasarkan langsung produk Cagiva Stella kenegeri ini secara gelondongan. Namun karena kurangnya informasi yang masuk kepotensial buyer, Cagiva Stella kurang mendapat respon dari pecinta motor hyper underbon ditanah air.

cagiva-stela-125_21

Jujur saja, hingga saat ini yudibatang belum pernah melihat langsung penampakan motor bebek super Cagiva Stella ini. Padahal dilihat dari harganya, harga Cagiva Stella ini tidak jauh berbeda dengan “artis” motor bebek hyper underbone saat itu. Konsumen lebih melirik motor bebek hyperunderbone bikinan Jepang. Padahal, secara tehnologi, Cagiva Stella ini lebih mantab dibandingkan kompetitornya.

Cagiva Stella 125 menggendong mesin 2 langkah berkapasitas 123.54 cc. Reed valve. Silinder x Stroke adalah 55.0 mm x 52.0 mm, rasio kompresi 8.2 :1 , dibekali karburator khas Italia nan bengis Dell Orto VM 28. sudah berpendingin cairan atau sudah dilengkapi radiator.

motorcycle_97407085793987945

Tenaga maksimal yang bisa dimuntahkan adalah 23.8 PS pada 10.300 rpm. Torsi 1.66 kgm pada 10.000 rpm. Transmisi 6 percepatan.  Kopling basah, Aki basah, Manual stater. Rem sudah mengaplikasi disk brake depan belakang double piston, Kapasitas tangki bahan bakar 5.6lt, Kapasitas oli samping 1.25lt, Diameter roda depan 17″-70/90 sedangkan belakang 17″-80/90, Total berat motor keseluruhan 110kg, Setang sudah mengaplikasi setang jepit, Dan yang terakhir bebek ini dilengkapi dengan teknologi CTS (Cagiva Torque System). merupakan perangkat elektronik hasil pengembangan para insinyur Cagiva di Thailand yang berfungsi sebagai pengatur besar kecilnya lubang buang secara elektronis pada motor ini… Konon hanya Cagiva Stella 125 yang bisa ngejabanin Kawasaki Ninja 150RR.

Cagiva mito 125

 

About yudibatang 2297 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

12 Komentar

  1. Pernah liat beberapa kali tuh motor di kota solo, suaranya khas mirip ninja 2 tak, pernah baca di salah satu tabloit tanah air, klaimnya top speed standar yg 110 cc tembus 130 km/jam, sedangkan yg 125 cc bisa tembus 155 km/jam…

  2. mtr idola dan legendaris di era 2tak,cm yg punya duit lbh yg mmpu beli mtr 2tak ayago jaman itu plgi sklas stela,,tp ane saat itu cm ngiler liat 125z sm tzm 150, cm mmpu punya fizr caltex

  3. Duluuu banget pas awal2 kerja di Solo (2002/2003) pernah ketemu Cagiva Stella di Solo (sepertinya Stella yg 110cc). Waktu itu belum tahu kalau itu Italian bike… Ya, suaranya mirip2 Ninja 150RR standar. Seingatku ketika itu iklannya gencar di Harian SoloPos (iklan kolom BW, ada gambarnya) utk produk Cagiva Stella dan Mito. Kalau yg Cagiva Mito belum pernah ketemu di Solo…

  4. Kalau mau lihat langsung ada di balikpapan kaltim, ada team racing,, setiap roadrace pasti main tuh motor… silahkan datang ke sirkuit kalan samarinda waktu ada event roadrace…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.