pengalaman bapak, tengah malam dihadang hantu banaspati didesa balapulang

*poto ilustrasi

YUDIBATANG.COM – Halo brother biker 😀 ,.. Sekarang malam jumat waktunya artikel horor khas yudibatang. Okay,.. artikel horor kali ini menceritakan pengalaman seram yang dialami oleh Alamarhum bapak saya sendiri,.. tengah malam dihadang hantu banaspati atau hantu kemangmang didesa Balapulang kabupaten tegal. Cerita pengalaman horor lain bapak saya pernah saya tuliskan dibawah

(Baca : Tips agar bisa melihat lelembut )

Kambali pada cerita Hantu banaspati, Waktu itu kejadian sekitar tahun 60an. Desa Balapulang merupakan kampung halaman saya yang terletak di wilayah kabupaten Tegal propinsi jawa Tengah. Tahun 60an Desa Balapulang penduduknya masih jarang dan kalau malam hari kondisinya gelap gulita karena belum ada listrik. Untuk Penerangan dimalam hari, para penduduk mengandalkan lampu minyak. Ibu dan bapak waktu itu masih tinggal dirumah kakek yang berada dijalan mangga. Waktu itu ibu saya sedang mengandung anak pertama (kakak sulung saya). Dan apesnya menjelang tengah malam ibu mengalamai tanda-tanda mau melahirkan. Spontan bapak saya segera pergi keluar rumah untuk memanggil dukun bayi ditemani adik ibu saya yang bernama Maksudi (Almarhum).

dr jalan mangga lewat polsek balapulang untuk kekaanganyar

Rumah dukun bayi terletak di desa karangayar yang berjarak kurang lebih satu kilometer. Namun perjalanan menuju desa tersebut harus melewati kebon-kebon kosong yang kalau malam hari suasananya seram! Sekitar jam setengah dua belas malam bapak bersama maksudi berjalan kaki menyibak kegelapan malam. Dari jalan mangga ke menuju jalan raya, kemudian melewati polsek balapaulang dan lanjut menyusuri jalan setapak yang dikanan kirinya terdapat kebon kosong nan seram namanya kebon kaliandra.

Dihadang hantu banaspati

Saat menusuri jalan setapak, mereka berdua berjalan beriringan. posisi bapak berjalan didepan dan maksudi mengikuti dibelakangnya. Suasana malam hari didesa balapulang tahun 60an itu serem! saat berjalan dijalan aspal tak ada kendaraan yang lewat. yang terdengar hanya suara jangkrik, suara burung malam dan suara-suara serangga malam. Apalagi saat berjalan dijalan setapak dibelakang polsek balapulang. Hawanya sudah dingin bikin ngeri,.. jalan setapak yang harus dilewati berjarak sekitar 100 meter dan sepanjang jalan itu tak ada rumah penduduk hanya ada pohon-pohon besar serta pohon-pohon bambu yang lebat. bapak dan maksudi sudah menempuh lima puluh meter dan masih aman. saat perjalanan sudah sekitar 70 meter, bapak tiba-tiba berhenti dan karena gelap maksudi menabrak punggung bapak.

Maksudi : “ana apa mas?” ( Ada apa mas)

Bapak     : “ana lampu ceplik ” (ada cahaya lampu minyak). “kowen ngerti belih kuwe umahe sapa? (kamu tahu nggak itu rumah siapa?) . Namun maksudi tidak menjawab.

Bapak : “Di? kowen nang endi?” (Di? kamu dimana?)

Ternyata maksudi sudah tidak ada alias pergi dari jalan setapak tersebut. Bapak saya terheran-heran sendiri sambil ngomong sendiri “Bocah koh,.. ditakoni malah mlayu” (Ni anak gimana, ditanya malah lari). Karena bapak penasaran dengan cahaya lampu minyak tersebut, bapak terus berjalan menuju cahaya lampu minyak tersebut.

pelan-pelan bapak terus mendekat ke arah cahaya lampu minyak. ketika jarak dari bapak ke lampu tinggal 10 meter,… mulai terlihat pandangan sekitar lampu minyak tersebut. Ternyata bukanlah rumah penduduk melainkan rimbunan pohon bambu! Mak prekitikk!! Dan cahaya yang dikira bapak lampu minyak ternyata bentuknya perlahan-lahan menjadi besar! Sesaat bapak masih tertegun dan tetap berdiri memandang cahaya tersebut. Ternyata semakin lama cahayanya semakin besar. “Ora salah kiya banaspati!” (Nggak salah lagi,.. ini hantu banaspati ). Bapak langsung putar balik dan lari sekencang-kencangnya meninggalkan hantu banaspati tersebut!.

hantu banaspati
ilustrasi hantu banaspati

Saking takutnya sembari lari bapak masih sempatkan menengok kebelakang untuk memastikan hantu banaspati tersebut tidak mengejarnya. itu membuat bapak terjatuh. Akhirnya dengan tergopoh-gopoh bapak berhasil keluar dari kaliandra tempat hantu banaspati itu. karena tujuan awal untuk memanggil dukun bayi, bapak tetap melanjutkan perjalanan menuju rumah dukun bayi dengan melewati jalan memutar yang sebenarnya jalannya seram juga.

(Baca : Pengalaman wak isah diikutin kuntilanak penunggu pohon kelapa didesa balapulang)

Mak prekkitiiikk,…

About yudibatang 2200 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

8 Komentar

  1. Kalau almh ibu pernah lihat memedi colok pas jalan pulang dari rumah saudara, wujudnya kayak perempuan tua trus yg menyala ujung jari telunjuknya, waktu itu sama ibunya (nenek saya) langsung ditarik lari.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.