nyetir motuba sendirian jarak jauh, nggak ada salahnya ngompreng

kegunaan topi bagi pengendara motuba
poto diperankan oleh model

YUDIBATANG.COM – Halo brother biker 😀 ,.. Ngompreng merupakan kata yang menggambarkan mencari penumpang secara tidak resmi bagi kendaraan roda empat. Umumnya kendaraan yang ngompreng ini ber plat nomor hitam alias kendaraan pribadi. Saya punya pengalaman berkendara ngompreng dengan motuba saat nyetir motuba sendirian jarak jauh.

(Baca : Pengalaman naik mobil baru kiriman dealer yang ngompreng )

Dulu sekitar tahun 2012-2013, Saya sering nyetir motuba sendirian dari Batang Jawa tengah menuju ke Cirebon Jawa barat dan arah sebaliknya. Biasanya senin pagi saya sendirian berangkat ke cirebon menggunakan motuba dan Pada hari Jumat sore atau jumat malam saya pulang dari Cirebon menuju ke Batang juga nyetir sendirian dengan motuba. Motuba yang saya pakai adalah Daihatsu Charade tahun 1986.

membeli mobil bekas

Begini awal mula saya sering ngompreng cari penumpang dengan menggunakan motuba. Waktu itu sekitar jam 9 malam saya dalam perjalanan pulang dari Cirebon menuju ke Batang. Start dari Kedawung  cirebon. Namun sampai di traffic light terminal Cirebon, mata terasa ngantuk. Kemudian saya minggir berhenti dipinggir jalan mencari warung kopi terdekat. Lokasi warung kopi sekitar 100 meter setelah terminal Cirebon.

Ngompreng pake Motuba

ngompreng nyetir mobil

Saat saya menikmati kopi dan sebatang rokok untuk mengusir rasa kantuk, saya melihat beberapa calon penumpang bis yang belum dapat bis. Muncullah ide untuk menawarkan tumpangan dengan bayar seikhlasnya. Tujuannya buat teman ngobrol agar tidak ngantuk. Setelah ngobrol-ngobrol dengan para calon penumpang tersebut. ternyata mereka yang berjumlah 4 orang, berprofesi sebagai pordimen alias nyamPOR weDI dan seMEN alias tukang batu. mereka hendak menuju ke Tegal namun sudah berjam-jam belum dapat bis. Setelah saya tawarkan ngompreng naik motuba saya, mereka sangat senang dan mau numpang motuba saya. Disepakati ongkosnya satu orang 20 ribu. Lumayanlah buat beli rokok…

Sepanjang perjalanan kami ngobrol-ngobrol sambil klepas-klepus. Tak terasa kami sudah sampai di Tegal. Dan mereka para pordimen turun sembari bersalaman dan mengucapkan terima kasih. Dari Tegal menuju ke batang saya kembali nyetir sendirian namun mendingan rasa kantuk sudah hilang. Semenjak itu saya sering ngompreng saat nyetir motuba sendirian malam hari.

About yudibatang 2295 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

6 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.