Dirumah kosong bertemu kuntilanak menangis, saat neduh kehujanan

kuntilanak penunggu pohon bambu

YUDIBATANG.COM – Halo brother biker 😀 ,.. Malam jumat waktunya artikel horor… aaauuuu… Okay artikel horor malam jumat kali ini menceritakan pengalaman teman dari Kerinci Sumatra. Beliau bernama Andre. Andre memiliki pengalaman dirumah kosong bertemu kuntilanak menangis saat sedang hujan dan berteduh dirumah kosong! Mak..prekkiittiiikkk.

(Baca : Pengalaman uwak dihadang kuntilanak penunggu perempatan angker didesa Balapulang Tegal )

Ceritanya begini, sekitar 3 tahun lalu Andre hendak pergi ke arah Sumatera barat tujuan ke Padang aro. Andre pergi berdua bersama tetangganya yang bernama bang iwal. Tujuan mereka berdua hendak membeli kartu perdana buat dijual di konter bang Iwal. Andre dan bang Iwal berangkat menggunakan sepeda motor berboncengan sekitar jam 5 sore dari kerinci. Sebelum berangkat, sebenernya andre , merasa gundah seperti ada yang tidak beres. Padahal Andre sebelumnya tidak pernah merasakan hal seperti itu. Karena Andre sudah janjian dengan bang Iwal, mau nggak mau Andre tetap berangkat sekalian jalan – jalan biar nggak suntuk dirumah.

tiba di perbatasan Kerinci – sumatera barat, cuaca mulai berkabut dan hawanya terasa dingiiin sekali. andre tetap berpikir positif, mungkin karena sudah sore dan mendung jadi wajar kalau hawanya dingin. Andre bertanya pada bang Iwal : “bang, malem ini kita mau puter kepala apa nginep nih?” Siabang menjawab “mending kita nginep aja ndre,, malem2 jg bahaya kalo dipaksain jalan, lagian ngapain kita buru2 pulang?, Disana kan ada sepupu Abang jg, amanlah kalo mau nginep”. andre menuruti apa kata bang Iwal. lagian. FYI daerah perbatasan yang dilalui Andre dan bang Iwal keadaan di kiri dan kanan jalan hanya ada pohon – pohon, semak – semak dana gubuk atau rumah yg ditinggal dann terbangkalai.

dirumah kosong bertemu kuntilanak

Ditengah jalan yang asing, turunlah hujan agak deras disertai kabut tebal. sehingga mengganggu perjalanan, karena jarak pandang terbatas. Disaat bersamaan mereka melihat sebuah rumah kosong yang penghuninya sudah meninggal dunia. Bentuk rumahnya seperti leter L namun memiliki teras sekitar 5 sampai 6 meter memanjang kebelakang. Karena hujan turun semakin deras, mereka berdua langsung menuju rumah kosong tersebut untuk berteduh. bang Iwal memarkir motornya dibagian depan.

Berteduh dirumah kosong bertemu kuntilanak

Waktu menunjukan jam setengah enam sore dan hampir memasuki waktu solat maghrib. karena cuaca dingin, Andre kepikiran mau membuat api unggun diteras untuk mengusir hawa dingin. mulailah kejadian – kejadian aneh muncul disitu. pertama saat andre mau mengambil kardus disamping teras dekat pojokan. andre mencoba mengambil kardus menggunakn bambu, karena posisi kardus ditali. tiba – tiba Andre merasakan telinga sebelah kirinya ada yang niup,.. wush!!  Refleks Andre berkata yang ditujakn pada bang Iwal “bang gak usah usil ngapa??”.  Siabang bingung dan cuma bilang “hah?”. Ternyata begitu begitu andre lihat bang iwal, ternyata jarak andre dan bang Iwal terpaut sekitar 3 meteran. Bang Iwal berdiri disamping motor, sedangkan andre berdiri didekat dinding.

cerita horor supir truk

Andre merasa ada hal yang aneh, sambil mikir dalam hati “kok bisa???, siapa tadi yang niup telinga saya?”. Andre masih belum menyadari kalau dirumah kosong itu merupakan sarang lelembut. andre terus berusaha mengambil kardus bekas yang ditali tadi. Anehnya andre tetep nggak bisa mengambil kardus bekas tersebut. Rasanya kardus-kardus tersebuts eperti ada yang menahan ketika andre mau menariknya. akhirnya andre nyerah dan mencari cara lain. Andre mencoba mencari plastik atau botol oli bekas yangg penting bisa dibakar. namun andre tetap tidak menemukan benda lain yang bisa dibakar.

Karena sudah stres menahan hawa dingin, Bang Iwal memberikan ide lain. “ndre coba buka pintu kamar tuh ada 3, cobain satu persatu siapa tau ada sampah yg bisa dibakar”. Andre mengikuti ide bang iwal. Andre mencoba membuka pintu kamar pertama yang posisinya paling belakang. ternyata pintu terkunci. Andre bergeser dan mencoba membuka pintu kamar yang kedua. Saat andre memgang gagang pintu, langsung tercium bau bunga kanti!. pelan-pelan andre mendorong pintu kearah dalam. kreett…!!  Saat pintu terbuka, andre ngucapin “assalamualaikum”. Seketika itu andre merasakan seperti ada sekelebat bayangan putih… mak prekkiitiikk!! Anehnya mata andre malah ngikutin sekelebatan bayangan putih tersebut. dan ternyata.. diatas dibagian atapnya yang tanpa plafon terlihat ada dua pasang kaki melayang layang!! seketika tengkuk andre langsung merinding!

dirumah kosong bertemu kuntilanak

Dirumah kosong bertemu kuntilanak kakinya uncang-uncang

Reflek Andre langsung mengucapt “astaghfirullahhaladzim, laila ha ilallah, la Haula Hua laquata ila Billah, ya Allah” . Mendengar Andre mengucap seperti itu, bang Iwal Panik mendadak. bang Iwal lari menuju ke Andre dan bertanya “ada apa ndre??”. Andre menjawab “nggak ada apa2 bang, ada tikus tadi gede banget”. Terpaksa andre berbohong agar situasi tetap kondusif, walau jantung Andre berasaa mau lompat keluar. “Bener ga ada apa2?” bang Iwal kembali bertanya. dan Andre cuma senyum saja.  Karena pintu kamar kedua sudah terlanjur kebuka, andre memberanikan diri masuk kedalam kamar untuk mencari beberapa botol bekas buat dibakar.

Sambil mencari, andre mengucap sendiri “maaf saya disini cuma numpang berteduh saya gak berniat jahat”. Setelah selesai ngomong begitu, malah muncul bayangan perempuan dipojok ruangan. Tak salah lagi dirumah kosong bertemu kuntilanak nih. Dan kuntilanak itu seperti mengawasi Andre. mak prindingg!! Andre berusaha untuk tidak memperdulikan kuntilanak tersebut, walau dihinggapi perasaan ketakutan yang amat parah. setelah sukses mengambil sampah dan keluar ruangan, reflek Andre kembali menutup pintu kamar dan mengikat gagang pintu menggunakan tali rafia. Andre tetp tidak cerita kepada bang Iwal kalau dirumah kosong bertemu kuntilanak. “bang, ada dikit nih sampah nya buat dibakar,, daripada kita yg masuk angin..”. bang Iwal memperhatikan Andre dan merasa keheran sambil berkata ” lah kok badan kamu keringetan ndre?” Andre menjawab : “Ah nggak papa, didalam tadi pengap banget emang”.

dirumah kosong bertemu kuntilanak

Dirumah kososng bertemu kuntilanak menangis

setelah itu Andre dan bang Iwal membuat api. Andre tetap tidak memberi tahu apa yg terjadi didalam kamar tadi. Lagi anget-angetnya menikmati api unggun, Andre merhatiin pintu kamar yangg paling ujung yang belum sempat dibuka tadi. Andre bertanyapada bang iwal “bang, rumah ini ada listriknya ya?,Ada yang nungguin?,Atau ada orang nginep?”. Semua dijawab 1 kata “enggak”. Kembali Andre berkata “Coba lihat bang, pintu kamar yang belum saya buka tadi. perhatikan dibayangan bawah pintu nya. nggak ada listrik, atau karena ada cahaya dari atap yang transparan? atau ada orang yang nginep didalam? lah kok ada cahayanya?“. bang Iwal diam tidak menjawab. Mereka berdua terdiam dan hujan pun berhenti pas menjelang Maghrib. Lalu sayup – sayup terdengar suara tangisan perempuan. suaranya lirihhh banget. Dan seperti terdengar dari jauh. Andre teringat kata orang tua, kalau mendengar suara tangisan perempuan seolah-olah terdengar dari jarak jauh, itu pertanda kuntilanak itu posisinya malah dekeet banget.

Andre dan bang Iwal sarling berpandangan. “Suara tangisan cewek ndree” kata siabang keliatan wajahnya pucettt kaya mayat. “mana?? Ah.. ngayal nih” jawab Andre, padahal Andre juga mendenger suara tangisan tersebut, “seriusan lah”. “ah perasaan sampean tuh, sudah lah ayo kita cabut.. dah malem nih”  . Buru-buru mereka berdua menuju motor dan nyalakan mesin motor langsung ngueeeng.

malemnya setelah urusan bisnis sudah kelar dan g ada beban lagi.. Andre baru Carita kalau dia dirumah ksoong bertemu kuntilanak menangis. bang iwal klangsung pucettt pasi dan keringat dingin. apalagi pas diceritain soal “kaki” behh… ,, Akhirnya kami malah sekalian g bisa tidur sampai subuh. Dan dari kejadian ini kami buat kesepakatan bahwa kami g akan pernah singgah lagi ke “rumah itu” hiiii…

About yudibatang 2472 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.