Pengalaman dicolek lelembut rumah sakit, ngeri-ngeri prekitik

dicolek lelembut rumah sakit

YUDIBATANG.COM – Halo brother biker 😀 ,.. Malam jumat waktunya artikel horor pertama di tahun 2020!! Artikel horor kali ini menceritakan pengalaman saya sendiri saat di rawat di rumah sakit. yups,.. Pengalaman dicolek lelembut rumah sakit. Okay,.. langsung saja ceritanya begini,..

Hari selasa tanggal 31 Desember 2019, saya dirawat di sebuah Rumah sakit swasta di daerah Pekalongan jawa tengah. Penyakit yang saya derita katkanlah bisulan dan harus dilakukan operasi. jam 10 pagi saya mulai menjalani puasa, karena itu merupakan salah satu syarat kalau mau dioperasi. Saya dijadwalkan akan di operasi pada jam 3 sore. Namun ternyata jadwal saya mundur. jam lima sore, saya mulai dipindahkan menuju keruang operasi. Ph,.. iya saya sudah ganti baju kusus operasi dengan kancing dibelakang. dan tangan saya masih di infus. Ruangan operasinya ternyata sangat luas, sebelum masuk keruangan operasi utama, saya masuk ke bagian depan ruangan operasi dulu.

mohon maaf blog nglowong

Masuk bagian depan ruang operasi, saya dipindahkan keranjang kusus ruangan operasi. Saya sudah pasrah dan hanya mampu berdoa berharap operasinya berjalan lancar. Kemudian ranjang saya didorong melewati beberapa ruangan lagi dan sampailah pada sebuah lorong dengan lebar sekitar 2 meter dan disisi kiri saya terdapat tiga pintu besar yang terbuat dari stainless serta ada kacanya. mirip kaya kaca mobil gitu.

Kemudian petugas membuka pintu stanless bagian tengah. Terlihat ruangan yang sangat terang dan dibagian tengahnya terpat lampu besar berbentuk bulat seperti yang di film-film. dibawah lampu terda[at ranjang lagi dan disampingnya terdapat alat-alat elektronik kedokteran. Saya didorong masuk kedalam ruangan operasi utama tersebut. Saya mau dipindahkan lagi keranjang dibawah lampu besar. Ketika saya mau dipindah keranjang utama, tiba-tiba salah satu dokter berkata. “Wah,.. sudah masuk waktu solat maghrib,.. kita istirahat dulu”. Lalu perawat bilang kepada saya kalau sementara istirahat solat dulu dan saya akan diletakkan dilorong depan ruang operasi utama. Saya hanya bisa pasrah mengikuti instruksi perawat.

dicolek lelembut rumah sakit

dicolek lelembut rumah sakit

Ternyata saya yang masih berada diatas ranjang dengan tangan diinfus, ditinggal sendirian! waduh! horor nih,.. maghrib2 ditinggal sendirian. Selanjutnya saya sendirian dan suasananya hening dan sunyi. posisi saya tidur menyamping kekiri. Saya lihat kesekeliling lorong,.. tak ada siapapun. saya diam sambil memandangi pintu stainlis kamar operasi. wuuussshhh!! mak prekitikkk!! mulai nih,.. ada sesuatu yang meniup telinga kiri saya. Saya tepuk pelan telinga kiri saya. kemudian hembusan angin hilang sesaat. Gantian leher bagian belakang saya serasa ada yang nekan pake telunjuk. kembali saya tepuk leher bagian belakang saya. pek!! Kali ini nggak diam! bantal saya ditarik hingga bantal terjatuh kebawah.

Prekkktiiikk!! Nggak salah lagi nih,.. dicolek lelembut rumah sakit! Saya benar2 tak berdaya dan tak mampu untuk mengambil bantal yang jatuh. Saya berusaha melihat kebagian ujung lorong,.. dan ternyata… Mak jegagik! ada seseorang yang berdiri diujung lorong dengan gaun putih dan berambut panjang! Saya palingkan pandangan dan membaca do’a sebisanya. Alhamdulillah nggak berapa lama ada perawat yang datang. saya panggil perawat tersebut dan minta tolong untuk mengambil bantal yang jatuh. Perawat mendekat dan mengambil bantal sembari bertanya. Kenapa bantalnya jatuh? saya menjawab nggak sengaja jatuh pak. Saya kembali melihat kearah tempat lelelmbut yang berdiri diujung lorong tadi. Ternyata sudah nggak ada. Seteah semua selesai solat barulah saya masuk ruang operasi dan alhamdulillah operasi berjalan lancar. Hhmm,.. rumah sakit memang gudangnya lelelmbut,.. hhiii..

Baca juga Pengalaman uwak dihadang kuntilanak penunggu perempatan angker di desa balapulang Tegal

About yudibatang 2522 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor

4 Komentar

    • Mantab sampai ditarik bantalnya. Udah horror banget mbah itu. Jangan sampai saya ngalami deh meski cuma ditiup telinga & tengkuk saya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.