Perjalanan hidup dan mati, Naik motor juga termasuk. hati-hatilah!

pamit dengan orang rumah

YUDIBATANG.COM – Halo brother biker 😀 ,… Tak bosan – bosannya saya sering mengingatkan tentang keselamatan berkendara kepada para pembaca. Yups,.. perjalanan hidup dan mati. Bukan hanya berperang, naik motor juga termasuk didalamnya. Berdasarkan pengalaman pribadi, berkendara diatas roda dua atau sepeda motor, itu seperti perjalanan hidup dan mati. Kenapa demikian?? karena ada beberapa alasan seperti dibawah ini :

perjalanan hidup dan mati

1. dijalan raya sepeda motor adalah jenis kendaraan bermotor yang rodanya paling sedikit alias cuman dua. jadi sipengendara dituntut untuk lebih konsentrasi dalam mengendarai dan menjaga keseimbangan motornya. Kesenggol sedikit dan hilang keseimbangan, bisa langsung ndlosoorr. kadangkala kecelakaan terjadi pada pemotor yang melakukan perjalanan jarak dekat.

2. dijalan raya sepeda motor adalah kendaraan bermotor yang terkecil dan lebih rentan terjatuh. Selain itu, pengendaranya kontak langsung dengan jalan aspal dan prasarana jalan seperti trotoar, tembok, tiang listrik dan lain sebagainya. Berbeda dengan mobil, bila terjadi benturan sipengendara mobil masih terlindung didalam kabin mobil.

3. Berkendara sepeda motor lebih menguras tenaga dibandingkan kendaraan lain. Hal ini karena badan sipengendara hanya dilindungi oleh pakaian atau jaket dan terkena panas matahari secara langsung. Atau terkena hujan saat cuaca hujan. Selain itu, posisi sipengendara monoton dengan kedua tangan memegang setang dan kedua kaki berpijak pada foot step atau dek matik.

4. berkendara sepeda motor, pada kondisi tertentu lebih mudah tersulut emosinya dibanding kendaraan lain. misalkan saat terjebak kemacetan dicuaca yang panas. wis.. bawaanya pengin ngamuk.

5. Prosentase kecelakaan lalu lintas, lebih didominasi pengendara motor daripada kendaraan yang lain. Kadang seorang pengendara sepeda motor sudah sangat hati-hati, namun tetep celaka gara – gara pengendara lain teledor, melanggar lalu lintas atau mengantuk.

Naik motor termasuk perjalanan hidup dan mati

anak salim sama bapak

Maka dari itu mari berhati-hatilah dan waspada dalam berkendara diatas roda dua. karena naik motor juga termasuk perjalanan hidup dan mati. Bacalah do’a sebelum perjalanan naik motor. Siapkan fisik dan mental, bekali diri dengan ketrampilan berkendara motor yang baik, lindungi diri anda dengan safety gear maksimal (minimal menggunakan helm). pastikan sepeda motor anda dalam kondisi layak jalan dan pandai membaca situasi lalu lintas. yang paling utama adalah Utamakan keselamatan atau cari aman. Karena, dalam setiap perjalanan naik motor pasti sanak saudara berharap anda selamat sampai tujuan. Entah itu orang tua, teman, pacar, suami, istri dan anak-anak anda.

Baca Yang dicari pemotor dewasa dalam berkendara adalah cari aman

About yudibatang 2663 Articles
Pemotor sederhana yang suka berbagi pengalaman seputar sepeda motor dan cerita horor. Contact email yudi.indonesia@yahoo.co.id

2 Komentar

  1. Teman saya (yg anti naik motor) bilang:

    “Naik motor itu sama dgn besi dibungkus daging. Kalo naik mobil, itu daging dibungkus besi, jadi lebih aman”.

  2. Ya mau motor atau mobil sama aja sebetulnya cm bedanya klo motor lngs bersentuhan dgn aspal. lg pula org Indonesia naik motor udh gak takut mati.

    Sering melihat motor melawan arah bahkan menabrakan dirinya ke mobil/truk yg di depannya, hanya karena gak mau mengalah dan melawan arah. Pikirnya abis tabrakan bangun terus bag bug bag bug memperlihatkan kejantanannya, padahal abis tabrakan lngs mokat atau cedera parah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.